
Jakarta, Pintu News – Harga Bitcoin masih bergerak di bawah tekanan yang berkelanjutan dan kesulitan untuk kembali menembus level $70.000. BTC tetap tertahan oleh tren turun yang persisten, yang selama beberapa pekan terakhir membatasi setiap upaya kenaikan.
Data siklus historis serta sinyal on-chain terkini mengindikasikan bahwa fase bearish kemungkinan belum berakhir. Meski reli jangka pendek dapat terjadi, indikator struktural menunjukkan Bitcoin berpotensi tetap terbatas di bawah $70.000. Lalu, bagaimana pergerakan harga Bitcoin hari ini?

Pada 2 Maret 2026, harga Bitcoin tercatat berada di level $66,811 atau setara dengan Rp1.124.224.093 mengalami koreksi 0,63% dalam 24 jam terakhir. Sepanjang periode ini, BTC menyentuh level terendahnya di Rp1.093.536.155 dan harga tertingginya di Rp1.132.626.219.
Saat penulisan, kapitalisasi pasar Bitcoin berada di sekitar Rp22.388 triliun, dengan volume perdagangan dalam 24 jam terakhir yang turun 19% menjadi Rp706,69 triliun.
Baca juga: 5 Altcoin Undervalued Incaran Maret 2026: Diprediksi akan Breakout?
Pi Cycle Top Indicator memberi konteks penting untuk fase Bitcoin saat ini. Metrik ini menggunakan moving average 111 hari serta moving average 350 hari yang dikalikan dua. Ketika kedua garis rata-rata tersebut saling mendekat atau berpotongan, pasar biasanya dianggap berada dalam kondisi terlalu panas (overheated).
Sebaliknya, ketika jarak di antara keduanya melebar jauh, aset sering dipandang berada pada kondisi undervalued. Pada siklus saat ini, Bitcoin tidak menunjukkan kedua ekstrem tersebut. Alih-alih, posisinya terlihat berada di titik tengah dalam fase bearish yang lebih luas.
Secara historis, periode bearish di pertengahan siklus dalam pola empat tahunan Bitcoin kerap berlangsung selama satu tahun atau lebih. Struktur serupa pada siklus-siklus sebelumnya juga sempat menahan BTC dalam tekanan sebelum akhirnya memasuki fase pemulihan.
Kondisi divergensi saat ini antara 111 SMA dan 350 SMA x2 lebih mengarah pada kelanjutan tren bearish dibandingkan sinyal pemulihan.

Indikator Spent Output Profit Ratio (SOPR) turut memperkuat pandangan kehati-hatian. SOPR masih berada di bawah level kunci 1, yang menandakan banyak investor menjual dalam kondisi rugi. Pembacaan yang bertahan di bawah 1 biasanya menunjukkan profitabilitas yang terbatas di kalangan pelaku pasar.
Dinamika ini cenderung menekan setiap upaya pemulihan harga. Perilaku jual rugi sering merefleksikan respons berbasis ketakutan. Selama SOPR belum bergerak dan bertahan secara konsisten di atas 1, harga Bitcoin berpotensi sulit membangun momentum kenaikan yang berkelanjutan.

Per 1 Maret, Bitcoin sempat diperdagangkan di $66.443 dan masih tertahan di bawah garis resistance menurun yang sudah aktif hampir satu bulan. Kegagalan berulang untuk menembus area tersebut menegaskan bahwa pelemahan masih terjadi. Tanpa dorongan beli yang lebih kuat, BTC berpotensi tetap terjebak di bawah trendline ini.
Money Flow Index (MFI) menunjukkan tekanan jual yang masih aktif. Pembacaan MFI mengindikasikan arus keluar modal masih lebih dominan dibanding arus masuk. Ketidakpastian makro global dan ketegangan geopolitik turut meningkatkan sikap menghindari risiko. Kondisi ini mendorong pelaku pasar bersikap lebih defensif dan membatasi akumulasi secara agresif.
Baca juga: 3 Crypto yang Menonjol dan Bersinar di Tengah Pasar Bearish

Dengan situasi tersebut, harga Bitcoin kemungkinan terus bergerak bolak-balik dalam rentang yang relatif sempit. Jika turun menembus $65.000, area support $62.893 berpotensi menjadi target berikutnya. Level ini sudah diuji dua kali dalam sepekan, sehingga risikonya meningkat apabila tekanan jual menguat.
Meski demikian, perubahan sentimen makro dapat mengubah arah pergerakan. Jika Bitcoin mampu mempertahankan support $66.224 dan menarik arus dana baru, harga berpeluang menguji resistance $68.830.

Pergerakan yang tegas di atas $70.000 akan menggugurkan skenario bearish saat ini dan menjadi sinyal kembalinya kekuatan struktural.
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman serta investasi emas crypto dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi: