
Jakarta, Pintu News – Pengumuman Presiden Donald Trump tentang pengalihan jutaan barel minyak Venezuela ke Amerika Serikat telah memicu spekulasi tentang aset Venezuela lainnya yang mungkin menjadi target berikutnya, termasuk dugaan kepemilikan Bitcoin negara tersebut.

Presiden Trump mengumumkan melalui Truth Social bahwa minyak tersebut akan “dijual dengan harga pasar” dan hasilnya “dikendalikan oleh saya, sebagai Presiden Amerika Serikat.” Dengan harga sekitar $56 per barel, transaksi ini bisa bernilai hingga $2,8 miliar.
Pertemuan di Kantor Oval telah dijadwalkan pada hari Jumat dengan eksekutif dari Exxon, Chevron, dan ConocoPhillips untuk membahas sektor minyak Venezuela, menunjukkan bahwa minat Washington melampaui transfer satu kali. Venezuela memiliki cadangan minyak mentah terbukti terbesar di dunia. Menteri Energi Chris Wright telah diperintahkan oleh Trump untuk melaksanakan rencana tersebut “segera,” dengan kapal penyimpanan yang akan mengangkut minyak langsung ke pelabuhan AS.
Baca Juga: Ethereum (ETH) Terus Melaju, Apakah Tahun 2026 Waktu yang Tepat untuk Membeli?
Dengan aset fisik yang mulai mengalir ke Washington, perhatian kini beralih ke dugaan kepemilikan kriptokurensi Venezuela. Beberapa laporan mengklaim bahwa rezim Maduro telah mengumpulkan “cadangan bayangan” dari Bitcoin (BTC) untuk menghindari sanksi internasional. Estimasi jumlahnya sangat bervariasi.
Project Brazen melaporkan bahwa Venezuela mungkin memiliki sekitar $60 miliar dalam Bitcoin (BTC), mengutip sumber yang tidak disebutkan namanya. Bitcointreasuries.net menempatkan angka tersebut hanya pada 240 BTC, senilai sekitar $22 juta. Tidak ada estimasi yang telah diverifikasi melalui analisis on-chain.

Berbeda dengan tanker minyak yang dapat dialihkan ke pelabuhan AS, Bitcoin (BTC) tidak dapat disita secara fisik. Untuk menyita kriptokurensi, diperlukan kunci privat atau kerjasama dari penyimpan dalam yurisdiksi AS. Sangat tidak mungkin Venezuela menggunakan layanan penitipan Amerika atau sekutunya mengingat status sanksi mereka. Lingkaran dalam Maduro kemungkinan telah menyebarkan kepemilikan mereka di berbagai dompet, membuatnya sangat sulit untuk dilacak.
Namun, sifat-sifat yang membuat Bitcoin (BTC) sulit untuk disita juga membuatnya sangat mudah untuk dipindahkan—bagi siapa saja yang mendapatkan informasi yang benar. Berbeda dengan batangan emas atau barel minyak yang memerlukan logistik fisik, siapa pun dengan kunci privat dapat memindahkan Bitcoin (BTC) ke mana saja di dunia dalam hitungan menit.
Sementara minyak Venezuela menuju ke pelabuhan Amerika, Bitcoin (BTC) mereka, jika ada, tetap terkunci di balik kunci yang tidak diketahui—di luar jangkauan bahkan tindakan penegakan hukum yang paling agresif. Spekulasi ini menambah bobot mengingat perintah eksekutif Trump untuk menciptakan cadangan strategis Bitcoin (BTC) “tanpa biaya bagi para pembayar pajak.”
Baca Juga: Strategi Baru dalam Dunia Kripto: Akuisisi 680.000 BTC oleh Strategy!
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin hari ini, harga Solana hari ini, Pepe coin dan harga aset crypto lainnya lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi kripto Pintu melalui Google Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.