
Jakarta, Pintu News ā Pasar mata uang crypto global kehilangan hampir $150 miliar dalam 24 jam terakhir karena sentimen investor yang mulai berhati-hati. Penurunan ini mendorong harga Bitcoin turun di bawah $88.000, mencatat penurunan hampir 3%.
Kripto berkapitalisasi besar lainnya seperti Ethereum juga turun di bawah $3.000 setelah mengalami penurunan sebesar 6%. Sementara itu, XRP , Solana , TRON , dan Monero juga mengalami penurunan antara 4% hingga 18%.
Lalu, apa yang menyebabkan aksi jual besar-besaran ini, dan mengapa pasar kripto turun hari ini?

Salah satu penyebab utama penurunan pasar adalah kekhawatiran baru terkait tarif yang dilontarkan oleh Presiden AS, Donald Trump. Ia memperingatkan delapan negara Uni Eropa tentang kemungkinan pengenaan tarif, yang kabarnya terkait dengan tuntutan terhadap Greenland.
Baca juga: 3 Alasan Mengapa Januari Jadi Fase Konsolidasi Krusial bagi Bitcoin!
Para pemimpin Eropa dengan cepat menolak hal tersebut dan memberi sinyal bahwa mereka mungkin akan merespons dengan tindakan balasan.
Menambah kekhawatiran, Mahkamah Agung AS kembali menunda keputusan terkait isu tarif ini. Para investor mengharapkan kejelasan, namun penundaan ini justru memicu kekhawatiran bahwa keputusan tersebut bisa saja mendukung Trump.
Penjualan oleh investor institusi juga menekan harga Bitcoin. ETF Bitcoin spot mencatat penarikan dana hampir $874,4 juta dalam dua hari terakhir. Fidelity memimpin dengan penarikan sekitar $357,3 juta, diikuti oleh Grayscale, Bitwise, dan ARK Invest.
Penarikan yang terus berlanjut ini mencerminkan meningkatnya kehati-hatian di kalangan institusi di tengah risiko geopolitik.
Akibatnya, modal banyak berpindah ke aset safe-haven tradisional seperti emas dan perak, yang keduanya baru-baru ini mencapai harga tertinggi sepanjang masa.
Penurunan harga yang tajam memicu likuidasi besar-besaran di seluruh pasar kripto. Data dari CoinGlass menunjukkan bahwa 183.050 trader mengalami likuidasi dalam 24 jam terakhir, dengan total likuidasi mencapai $1,02 miliar.
Hampir 90% dari likuidasi tersebut adalah posisi long, dengan nilai sekitar $928,45 jutaāpara trader bullish bertaruh akan adanya pemulihan, namun hal itu tak terjadi. Likuidasi terbesar terjadi di Bitget, di mana posisi BTC/USDT senilai $13,52 juta terhapus.
Baca juga: Harga Bitcoin Anjlok ke $89.000 Hari Ini (21/1/26): Apakah Bull Run BTC Sudah Berakhir?
Dalam tiga hari terakhir, harga Bitcoin turun dari sekitar $97.000 menjadi mendekati $88.000. Sementara itu, Indeks Ketakutan dan Keserakahan (Fear and Greed Index) turun ke angka 32āmemasuki zona ketakutan, menunjukkan bahwa trader mulai menjauhi aset berisiko di tengah ketidakpastian yang meningkat.
Namun, trader kawakan Peter Brandt baru-baru ini memperingatkan bahwa Bitcoin bisa turun ke kisaran $58.000ā$62.000 dalam dua minggu ke depan.
Ia menyebutkan ada kemungkinan 50-50 pergerakan tersebut bisa terjadi.
Meski harga menurun, volume perdagangan meningkat, menunjukkan aktivitas tinggi saat para trader mengatur ulang posisi mereka.
Ikuti kami diĀ Google NewsĀ untuk mendapatkan informasi terkini seputar duniaĀ cryptoĀ dan teknologi blockchain. CekĀ harga Bitcoin,Ā usdt to idrĀ danĀ harga saham nvidiaĀ tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalamanĀ trading cryptoĀ yang mudah danĀ amanĀ dengan mengunduhĀ aplikasi cryptoĀ Pintu melaluiĀ PlayĀ Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalamanĀ web tradingĀ dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi.Ā Segala aktivitas jualĀ beli BitcoinĀ dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi: