
Jakarta, Pintu News ā Paruh kedua pasar kripto kembali tegang setelah nama Kevin Warsh menguat sebagai calon Ketua Federal Reserve berikutnya. Sosok mantan gubernur bank sentral AS ini dinilai membawa arah kebijakan yang lebih ketat, sehingga memicu kekhawatiran terhadap aset berisiko.
Di saat yang sama, sinyal dari Gedung Putih soal pengumuman pekan depan membuat spekulasi makin liar. Dampaknya, Bitcoin ikut terseret karena pelaku pasar menilai perubahan kepemimpinan The Fed dapat mengubah arus likuiditas global.
Donald Trump menyatakan bahwa nama Ketua The Fed berikutnya akan diumumkan pekan depan. Pernyataan itu muncul setelah bank sentral mempertahankan suku bunga, yang kembali memicu kritik Trump terhadap Jerome Powell. Trump menilai suku bunga masih terlalu tinggi dan mendorong pemangkasan agresif. Bahkan, ia menyebut pemotongan sebesar 2 hingga 3 poin persentase sebagai langkah yang seharusnya dilakukan.
Di tengah belum adanya konfirmasi resmi, Kevin Warsh paling sering disebut dalam berbagai laporan. Warsh pernah menjabat sebagai anggota Dewan Gubernur Federal Reserve pada 2006 hingga 2011. Rekam jejak tersebut membuat namanya dianggap memiliki kredibilitas dan pengalaman menghadapi periode krisis. Situasi ini memperbesar perhatian pasar karena pergantian figur di puncak The Fed kerap mengubah ekspektasi kebijakan moneter.
Baca juga: 3 Altcoin Ini Disebut Berpotensi Cetak All-Time High Baru pada Februari 2026

Sinyal terkuat datang dari prediction market Polymarket yang menempatkan Warsh dengan peluang sekitar 92,5%. Angka itu jauh meninggalkan Rick Rieder yang berada di kisaran 3,4% serta Judy Shelton sekitar 2,2%. Ketimpangan probabilitas tersebut membuat pelaku pasar menganggap skenario Warsh sebagai hasil yang paling mungkin. Ketika probabilitas sudah sedemikian dominan, reaksi harga sering terjadi bahkan sebelum keputusan resmi diumumkan.
Kenaikan peluang Warsh juga memengaruhi sentimen terhadap aset kripto secara luas, bukan hanya Bitcoin (BTC). Pasar biasanya mengaitkan calon Ketua The Fed dengan arah suku bunga, ketersediaan likuiditas, dan biaya modal. Jika pasar menilai kebijakan akan lebih ketat, minat pada aset berisiko cenderung menurun. Karena itu, pergerakan Bitcoin (BTC) yang melemah dipandang sebagai respons atas perubahan ekspektasi, bukan semata faktor teknikal.
Baca juga: 3 Crypto yang Berpotensi Meledak atau Ambruk di Pekan Ini
Warsh dikenal mendukung disiplin moneter yang ketat, termasuk kecenderungan pada suku bunga lebih tinggi dan likuiditas yang lebih terbatas. Pendekatan seperti ini umumnya menekan aset spekulatif karena dana menjadi lebih mahal dan arus uang lebih selektif. Dalam kondisi suku bunga tinggi, investor sering memindahkan alokasi ke instrumen yang dianggap lebih aman.
Akibatnya, Bitcoin (BTC) kerap menghadapi tekanan ketika pasar memperkirakan pengetatan berlanjut. Selain itu, Warsh pernah menyampaikan pandangan skeptis terhadap Bitcoin (BTC) sebagai alat pembayaran karena volatilitasnya. Pernyataan tersebut memperkuat persepsi bahwa ia bukan figur yang ramah terhadap kripto.
Meski demikian, Warsh juga pernah mengakui Bitcoin (BTC) dapat berperan sebagai penyimpan nilai yang mirip emas dalam situasi tertentu. Ia bahkan menyebut Bitcoin (BTC) āmasuk akalā sebagai bagian portofolio ketika dolar AS melemah, sehingga pandangannya tidak sepenuhnya hitam-putih.
Menguatnya peluang Kevin Warsh sebagai Ketua The Fed berikutnya menjadi pemicu utama kegelisahan pasar kripto karena identik dengan kebijakan moneter yang lebih ketat. Di sisi lain, dorongan Trump untuk pemangkasan suku bunga cepat berpotensi menciptakan ketegangan arah kebijakan jika Warsh terpilih.
Ketidakpastian inilah yang membuat Bitcoin (BTC) sensitif terhadap setiap pembaruan berita dan perubahan probabilitas di pasar prediksi. Sampai pengumuman resmi keluar, volatilitas kemungkinan tetap tinggi karena pasar terus menimbang skenario suku bunga, likuiditas, dan selera risiko global.
Ikuti kami diĀ Google NewsĀ untuk mendapatkan informasi terkini seputar duniaĀ cryptoĀ dan teknologi blockchain. CekĀ harga Bitcoin,Ā usdt to idrĀ danĀ harga saham nvidiaĀ tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalamanĀ trading cryptoĀ yang mudah danĀ amanĀ dengan mengunduhĀ aplikasi cryptoĀ Pintu melaluiĀ PlayĀ Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalamanĀ web tradingĀ dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi.Ā Segala aktivitas jualĀ beli BitcoinĀ dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi