Prediksi Harga XRP: Mengapa Target $7 Masih Bertahan Meski Harga Sempat Ambruk

Di-update
February 2, 2026
Bagikan
Gambar Prediksi Harga XRP: Mengapa Target $7 Masih Bertahan Meski Harga Sempat Ambruk

Jakarta, Pintu News – Pasca penurunan tajam yang membuat banyak pelaku pasar gelisah, Ripple justru memunculkan pola teknikal yang dinilai belum menutup peluang reli lanjutan. Sejumlah analis menilai pergerakan terbaru lebih menyerupai fase pembersihan likuiditas ketimbang akhir siklus.

Pada kerangka waktu bulanan, area harga tertentu kembali menjadi pusat perhatian karena pernah memicu pembalikan besar pada periode sebelumnya. Dari sinilah narasi target $7 kembali menguat, meski sentimen pasar sempat memburuk.

Zona $1,60 Jadi Kunci Struktur Bulanan XRP

Analis Egrag Crypto menyoroti bahwa pada grafik bulanan, Ripple (XRP) sempat menguji area dukungan krusial di sekitar $1,60–$1,61. Titik terendah penurunan bahkan menyentuh kisaran $1,50 sebelum harga kembali menguat. Yang dianggap penting, penutupan bulan tetap berada di atas $1,60 sehingga struktur dukungan belum runtuh.

Awal Februari juga dibuka di sekitar $1,66, menandakan minat beli masih aktif pada zona tersebut. Area $1,60–$1,61 dinilai bukan sekadar angka psikologis, melainkan simpul historis yang pernah menjadi titik balik pada siklus sebelumnya.

Ketika harga turun cepat lalu segera dipulihkan, pola itu kerap dibaca sebagai pengambilan likuiditas atau liquidity grab. Dalam fase ini, pasar biasanya “mengguncang” posisi lemah agar stop-loss tersapu sebelum arah utama berlanjut. Dengan kata lain, penurunan singkat dapat berfungsi sebagai pemanasan sebelum pergerakan yang lebih besar.

Baca juga: Ethereum (ETH) Terjun Bebas di Bawah $2.500, Analis Crypto Ramal Jebol $2.000?

Dua Skenario Lanjutan Setelah Fase Likuiditas

Berdasarkan jejak historis, terdapat dua skenario yang sering muncul setelah konfigurasi serupa. Skenario pertama adalah pantulan jangka pendek yang diikuti penurunan sekali lagi untuk menguji level lebih rendah. Setelah pengujian ulang itu selesai, harga biasanya membangun dorongan naik yang lebih kuat dan lebih terstruktur.

Pola ini sering membuat pasar terlihat ragu-ragu di awal, tetapi kemudian bergerak agresif ketika pasokan jual menipis. Skenario kedua adalah Ripple (XRP) langsung melanjutkan kenaikan tanpa perlu penurunan tambahan. Dalam beberapa siklus, pasar memilih jalur ini ketika pembeli sudah cukup dominan di area dukungan dan penjual kehilangan tenaga.

Menariknya, reli besar pada masa lalu tidak selalu menunggu kondisi bull market yang “rapi” dan seragam. Bahkan ketika pasar kripto lain seperti Bitcoin dan Ethereum bergerak tidak menentu, Ripple (XRP) pernah mencatat lonjakan tajam karena struktur teknikalnya sendiri.

Baca juga: Ethereum Terancam Ambruk Lagi? Peter Brandt Bunyikan Alarm, Vitalik Tarik 16.384 ETH!

Target $7 Bertumpu pada Pola Siklus Historis

Penutupan bulanan di bawah $1,60 memang dapat menjadi sinyal melemahnya tren yang lebih luas. Meski begitu, sejarah pergerakan Ripple (XRP) menunjukkan bahwa reli paling eksplosif justru kerap lahir saat fase koreksi atau suasana bearish. Pada periode seperti itu, pasar sering dipenuhi keraguan, volume berubah drastis, dan volatilitas meningkat. Kombinasi tersebut dapat menciptakan kondisi yang ideal untuk pemulihan cepat ketika tekanan jual mulai habis.

Target $7 dijelaskan melalui pendekatan pemetaan struktur, bukan sekadar optimisme. Jika Ripple (XRP) mampu mempertahankan level struktural kunci dan meniru pola yang mirip dengan siklus 2021, proyeksi pemulihan sekitar 340% menjadi dasar perhitungan menuju area $7.

Pergerakan semacam ini sering dimulai ketika kepercayaan pasar berada pada titik rendah, sehingga kenaikan awal kerap tidak dipercaya. Karena itu, fokus utama analis berada pada validasi level bulanan dan respons harga terhadap zona dukungan, bukan pada narasi sentimen harian.

Kesimpulan

Penurunan terbaru Ripple (XRP) belum otomatis menandai akhir siklus, terutama jika penutupan bulanan tetap bertahan di atas $1,60. Pola pengambilan likuiditas, dua jalur skenario lanjutan, serta rekam jejak reli saat fase koreksi menjadi alasan target $7 masih dianggap relevan.

Meski risiko tetap ada, pembacaan struktur jangka panjang memberi konteks yang lebih luas dibanding fluktuasi sesaat. Pada akhirnya, arah berikutnya akan sangat ditentukan oleh kemampuan harga menjaga zona kunci dan membangun momentum dari area dukungan tersebut.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.


*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->