23% Trader Yakin The Fed Pangkas Suku Bunga di Maret, Tapi Warsh Bikin Pasar Waspada?

Di-update
February 9, 2026
Bagikan
Gambar 23% Trader Yakin The Fed Pangkas Suku Bunga di Maret, Tapi Warsh Bikin Pasar Waspada?

Jakarta, Pintu News – Ekspektasi pemangkasan suku bunga pada rapat Federal Open Market Committee (FOMC) Maret 2026 mulai bergeser, dengan lebih dari 23% pelaku pasar kini memperkirakan The Fed akan memangkas bunga.

Pergeseran ini muncul di tengah kekhawatiran bahwa Kevin Warsh, calon Ketua The Fed pilihan Presiden AS Donald Trump, akan membawa kebijakan yang lebih hawkish. Di saat yang sama, pasar masih mencoba membaca dampak kombinasi ekspektasi pemangkasan terbatas dan potensi pengetatan likuiditas jangka panjang terhadap aset berisiko, termasuk crypto.

Ekspektasi Pemangkasan Suku Bunga Naik ke 23%

Data dari CME Group menunjukkan bahwa porsi trader yang memprediksi pemangkasan suku bunga pada rapat FOMC bulan Maret naik menjadi sekitar 23%. Angka ini meningkat hampir 5 poin persentase dibanding Jumat sebelumnya, ketika hanya 18,4% pelaku pasar yang mengantisipasi pemotongan bunga.

fomc meeting cme group
Sumber: Cointelegraph

Mayoritas pelaku pasar yang mengharapkan pemangkasan memperkirakan skala penurunan sebesar 25 basis poin (bps). Tidak ada konsensus signifikan yang mengarah ke pemangkasan yang lebih agresif, seperti 50 bps atau lebih.

Meskipun persentase ekspektasi pemangkasan meningkat, angka 23% masih menunjukkan bahwa skenario dasar pasar tetap suku bunga bertahan di level saat ini. Dengan kata lain, pelaku pasar belum melihat The Fed akan secara cepat berbalik arah menuju kebijakan moneter yang sangat akomodatif.

Baca juga: Era Baru Crypto: Tom Farley Ramalkan Gelombang Akuisisi Besar-Besaran

Nominasi Kevin Warsh dan Ketakutan Likuiditas

Penunjukan Kevin Warsh sebagai calon Ketua The Fed menggantikan Jerome Powell, yang masa jabatannya berakhir Mei, menjadi salah satu sumber utama kegelisahan pasar. Analis menilai Warsh cenderung lebih hawkish, dengan pandangan bahwa neraca The Fed saat ini ā€œtriliunan lebih besar dari yang diperlukanā€.

kevin warsh the fed
Sumber: Bloomberg

Analis Nic Puckrin mengaitkan penurunan tajam logam mulia pada akhir Januari dan awal Februari dengan persepsi pasar terhadap Warsh yang dinilai pro-suku bunga tinggi lebih lama. Harapan investor terhadap era likuiditas murah dan pelonggaran cepat menjadi terkoreksi.

Thomas Perfumo dari bursa crypto Kraken menilai sinyal makro ini ā€œcampuranā€: di satu sisi, nominasi Warsh dapat menandakan stabilisasi kredit dan likuiditas, tetapi di sisi lain mematahkan ekspektasi ekspansi likuiditas yang sebelumnya diantisipasi pelaku pasar crypto.

Baca juga: Bitcoin (BTC) Jeblok di Bawah US$70.000, Institusi Justru Ramai Masuk Pasar?

Implikasi bagi Pasar Crypto dan Aset Berisiko

Kebijakan suku bunga dan likuiditas berperan penting bagi dinamika harga aset crypto. Penurunan suku bunga dan pelonggaran likuiditas biasanya dilihat sebagai katalis positif karena menurunkan biaya pendanaan dan mendorong investor mencari imbal hasil lebih tinggi di aset berisiko.

Sebaliknya, lingkungan suku bunga tinggi dan neraca bank sentral yang diketatkan cenderung menekan harga aset, dari saham hingga Bitcoin dan altcoin. Ekspektasi pemangkasan terbatas di Maret, ditambah potensi sikap hawkish jangka menengah, membuat reli kuat di aset berisiko berpotensi tertahan.

Bagi pasar crypto, pesan yang terbaca saat ini bukanlah ā€œgelombang stimulus baruā€, melainkan kemungkinan stabilisasi di level suku bunga relatif tinggi dengan likuiditas yang tidak banyak berkembang.

Hal ini menempatkan fokus pada fundamental proyek, arus masuk institusional, dan dinamika on-chain ketimbang hanya mengandalkan ā€œangin belakangā€ kebijakan moneter. Investor yang sebelumnya berharap bull market berikutnya akan ditopang oleh kebijakan super-akomodatif perlu menyesuaikan ekspektasi dengan lanskap makro yang lebih ketat.

Kesimpulan

Kenaikan ekspektasi pemangkasan suku bunga FOMC Maret 2026 menjadi 23% mencerminkan adanya harapan terbatas bahwa The Fed mungkin mulai melonggarkan kebijakan, tetapi jauh dari sinyal pelonggaran agresif. Nominasi Kevin Warsh sebagai calon Ketua The Fed justru menambah lapisan ketidakpastian baru terkait arah likuiditas dan neraca bank sentral.

Bagi pasar crypto dan aset berisiko, kondisi ini berarti fase penyesuaian terhadap realitas suku bunga tinggi dan likuiditas yang lebih disiplin, di mana narasi pertumbuhan dan fundamental akan semakin penting dibanding sekadar berharap pada ā€œban serepā€ kebijakan moneter.

Ikuti kami diĀ Google NewsĀ untuk mendapatkan informasi terkini seputar duniaĀ cryptoĀ dan teknologi blockchain. CekĀ harga Bitcoin,Ā usdt to idrĀ danĀ harga saham nvidiaĀ tertokenisasi lewat Pintu Market.

Nikmati pengalamanĀ trading cryptoĀ yang mudah danĀ amanĀ dengan mengunduhĀ aplikasi cryptoĀ Pintu melaluiĀ PlayĀ Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalamanĀ web tradingĀ dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.


*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi.Ā Segala aktivitas jualĀ beli BitcoinĀ dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->