5 Analisa dan Prediksi XAUUSD 25 Februari 2026: Emas Antam Turun Rp52.000, Saatnya Serok?

Di-update
February 25, 2026
Bagikan
Gambar 5 Analisa dan Prediksi XAUUSD 25 Februari 2026: Emas Antam Turun Rp52.000, Saatnya Serok?

Jakarta, Pintu News – Pergerakan harga emas dunia atau XAUUSD kembali menjadi sorotan utama setelah mengalami penurunan tajam yang cukup signifikan pada perdagangan pekan ini. Memasuki hari Rabu, 25 Februari 2026, harga emas batangan domestik seperti Antam juga terpantau mengikuti tren koreksi global setelah sempat mencatatkan reli panjang. Bagi kamu yang sering memantau dinamika pasar cryptocurrency, fluktuasi pada aset logam mulia ini memberikan gambaran penting mengenai kondisi sentimen risiko global saat ini.

Penurunan Tajam Harga Emas Antam di Pasar Domestik

Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) pada hari ini tercatat mengalami koreksi tipis dengan kecenderungan fluktuatif di level Rp3.068.000 per gram. Penurunan yang lebih mencolok justru terlihat pada harga buyback atau harga jual kembali yang melorot hingga Rp52.000 per gram menjadi Rp2.802.000. Kondisi ini dipicu oleh aksi ambil untung atau profit taking massal yang dilakukan oleh para investor setelah harga emas mencapai titik jenuh belinya.

Kamu perlu memperhatikan bahwa meskipun harga domestik turun, nilai intrinsik emas masih sangat dipengaruhi oleh pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS. Jika dikonversi menggunakan kurs Rp16.831 per USD, harga emas dunia saat ini mencerminkan dinamika ekonomi fisik yang sangat berbeda dengan aset digital. Investor disarankan untuk tetap waspada terhadap potensi koreksi lanjutan jika level dukungan psikologis Rp3.000.000 per gram tertembus dalam waktu dekat.

Baca Juga: Top 3 Crypto Februari 2026: Pippin (PIPPIN) Meroket Fantastis 98,70%!

Analisa Teknikal XAUUSD: Pola Harami dan Sinyal Rebound

harga beli emas hari ini

Berdasarkan grafik harian, harga emas dunia di pasar spot ditutup pada level US$5.140,1 per troy ons dengan koreksi harian sebesar 1,67%. Namun, indikator teknikal pada kerangka waktu H4 baru saja mendeteksi munculnya pola Bullish Harami yang sering dianggap sebagai sinyal pembalikan arah. Pola ini menunjukkan bahwa tekanan jual mulai mereda dan ada potensi harga untuk kembali merangkak naik dalam sesi perdagangan hari ini.

Secara teknis, indikator Relative Strength Index (RSI) 14 hari masih berada di area 57, yang berarti emas masih berada dalam zona tren naik atau bullish. Jika harga mampu bertahan di atas area permintaan (demand zone) sekitar US$5.140, maka jalur menuju target kenaikan berikutnya tetap terbuka lebar. Kamu bisa mencermati titik *pivot* di level US$5.160 sebagai penentu apakah emas akan menguji level resistensi US$5.193 per troy ons.

Pengaruh Kebijakan Global dan Tarif Impor Amerika Serikat

Tekanan pada harga emas dunia belakangan ini juga dipicu oleh penguatan Dolar AS yang terjadi setelah pemberlakuan tarif impor global oleh Presiden Donald Trump. Kebijakan tarif sebesar 10% hingga 15% ini menciptakan ketidakpastian ekonomi yang cukup tinggi di pasar keuangan internasional. Meskipun emas biasanya diuntungkan sebagai aset safe haven, penguatan mata uang Dolar AS justru memberikan tekanan balik terhadap harga komoditas global.

Ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan perkembangan isu nuklir Iran tetap menjadi faktor pendukung utama yang mencegah harga emas jatuh lebih dalam. Banyak bank sentral dan institusi keuangan besar masih melihat emas sebagai instrumen perlindungan nilai yang lebih stabil dibandingkan mata uang fiat. Kamu harus terus memantau rilis data ekonomi dari Amerika Serikat karena hal tersebut akan sangat menentukan arah kebijakan suku bunga The Fed ke depan.

Perbandingan Volatilitas Emas dengan Pasar Cryptocurrency

Dalam beberapa pekan terakhir, performa emas sering dibandingkan dengan aset digital populer seperti Bitcoin atau Ethereum . Ketika pasar cryptocurrency mengalami volatilitas ekstrem, banyak investor besar mulai mengalihkan sebagian modal mereka kembali ke aset fisik seperti emas. Hal ini menunjukkan bahwa emas masih memegang peran krusial sebagai jangkar dalam portofolio investasi yang terdiversifikasi dengan baik.

Berbeda dengan Ripple atau koin komunitas seperti Pepe Coin , emas memiliki permintaan industri dan cadangan bank sentral yang nyata. Fenomena capital flight ke aset safe haven biasanya terjadi dalam durasi pendek sekitar 2 hingga 4 minggu sebelum pasar kembali normal. Kamu bisa memanfaatkan momentum penurunan emas saat ini untuk menyeimbangkan risiko dari aset-aset spekulatif di dalam dompet digitalmu.

Prediksi Target Harga dan Strategi Investasi Hari Ini

Untuk perdagangan hari ini, analis memprediksi harga emas akan bergerak di antara level dukungan US$5.124 hingga resistensi optimis di US$5.370 per troy ons. Dalam rupiah, target skenario bullish untuk emas Antam diprediksi bisa kembali menyentuh kisaran Rp3.080.000 hingga Rp3.100.000 per gram. Sebaliknya, jika tekanan jual berlanjut, harga mungkin akan terkonsolidasi di area Rp3.045.000 per gram sebagai level penyangga terdekat.

Strategi yang direkomendasikan bagi kamu adalah melakukan manajemen risiko defensif dengan tidak terburu-buru membeli di harga puncak. Menunggu konfirmasi pantulan harga pada zona demand di level US$5.140 bisa menjadi pilihan bijak bagi para trader harian. Tetaplah disiplin dengan target keuntungan dan batasan kerugian agar modal investasimu tetap terlindungi di tengah tingginya dinamika pasar energi dan logam mulia saat ini.

Baca Juga: Top 3 Crypto Sepekan: Solana Mobile Seeker (SKR) Pimpin Reli 32,27%!

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga BitcoinUSDT to IDR dan harga saham Nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->