
Jakarta, Pintu News – Harga brent oil kembali menjadi sorotan setelah Barclays menaikkan proyeksi harga minyak mentah Brent ke level USD 100 per barel atau sekitar Rp1.683.500 per barel (kurs Rp16.835). Revisi tajam ini muncul di tengah eskalasi konflik di Timur Tengah yang memicu kekhawatiran gangguan pasokan global. Lonjakan harga energi seperti ini kerap berdampak luas, termasuk pada pasar saham, komoditas, hingga aset crypto dan cryptocurrency.
Barclays meningkatkan proyeksi harga Brent dari USD 80 menjadi USD 100 per barel dalam waktu singkat. Kenaikan ini mencerminkan risiko geopolitik yang dinilai dapat memicu gangguan suplai minyak global. Jika terealisasi, harga tersebut setara sekitar Rp1,68 juta per barel.
Sebelumnya, Brent sempat ditutup di kisaran USD 72,48–72,87 per barel atau sekitar Rp1,22 juta. Artinya, potensi kenaikan menuju USD 100 mencerminkan lonjakan signifikan dalam waktu relatif cepat. Pasar energi kini berada dalam fase sensitif terhadap sentimen konflik.
Baca Juga: 5 Hal Penting Mengenai Gold Bullion, Instrumen Safe Haven Paling Solid Selain Crypto!

Eskalasi terjadi setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan ke sejumlah target di Iran. Iran merespons dengan serangan rudal ke wilayah Israel dan negara Teluk. Ketegangan ini memunculkan kekhawatiran akan terganggunya stabilitas kawasan produsen energi utama dunia.
Pasar minyak sangat responsif terhadap risiko geopolitik di Timur Tengah. Kawasan ini menyumbang porsi besar produksi dan distribusi energi global. Ketidakpastian keamanan langsung diterjemahkan menjadi premi risiko pada harga.
Sekitar 20% konsumsi minyak global melewati Selat Hormuz yang terletak antara Oman dan Iran. Jalur ini menjadi titik krusial distribusi minyak dari Arab Saudi, Irak, dan Uni Emirat Arab. Gangguan sekecil apa pun dapat berdampak besar pada pasokan global.
Analis menilai penutupan penuh Selat Hormuz kecil kemungkinannya karena akan merugikan semua pihak, termasuk Iran sendiri. Namun, risiko gangguan lalu lintas tanker tetap menjadi faktor ketidakpastian. Inilah yang membuat pasar bersiap menghadapi volatilitas harga.
Beberapa lembaga riset energi memperkirakan harga bisa naik USD 5–10 hanya karena sentimen ketakutan pasar. Dalam skenario konflik lebih luas yang mengganggu infrastruktur atau pengiriman minyak, harga berpotensi melampaui USD 90 per barel. Level tersebut setara sekitar Rp1,51 juta per barel.
Jika ketegangan meningkat lebih jauh, proyeksi USD 100 menjadi semakin realistis. Kenaikan harga energi biasanya berimbas pada inflasi global dan biaya transportasi. Dampaknya bisa merambat ke berbagai sektor ekonomi.

Iran mengekspor sekitar 1,6 juta barel minyak per hari, sebagian besar ke China. Jika suplai ini terganggu, pembeli utama seperti China harus mencari sumber alternatif di pasar global. Pergeseran permintaan tersebut berpotensi mendorong harga lebih tinggi.
Pasokan tambahan dari produsen lain belum tentu mampu menutup kekurangan secara cepat. Ketidakseimbangan sementara antara penawaran dan permintaan dapat memperkuat tekanan harga. Hal ini menjadikan situasi geopolitik sebagai variabel kunci pergerakan brent oil.
Lonjakan harga minyak sering memicu kekhawatiran inflasi dan mempersempit ruang kebijakan moneter bank sentral. Ketika inflasi naik, suku bunga bisa bertahan lebih tinggi lebih lama. Kondisi ini turut memengaruhi sentimen di pasar saham dan cryptocurrency.
Bagi investor crypto, kenaikan harga energi dapat berdampak tidak langsung melalui tekanan makroekonomi global. Biaya operasional sektor industri, termasuk penambangan aset digital tertentu, juga sensitif terhadap harga energi. Oleh karena itu, dinamika brent oil tetap relevan untuk dipantau lintas kelas aset.
Secara keseluruhan, proyeksi USD 100 per barel mencerminkan tingginya risiko geopolitik yang sedang berlangsung. Realisasi harga tersebut sangat bergantung pada perkembangan konflik dan stabilitas jalur distribusi minyak global. Investor perlu mencermati faktor fundamental serta risiko jangka pendek sebelum mengambil keputusan di tengah volatilitas pasar.
Baca Juga: 5 Keunggulan Deposito Emas Pegadaian
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman serta investasi emas crypto dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin (BTC) dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.