Download Pintu App
Jakarta, Pintu News – Binance kembali menarik perhatian pasar crypto setelah meluncurkan kontrak futures minyak dan gas dengan leverage hingga 100x di tengah krisis energi global. Produk ini memungkinkan trader cryptocurrency untuk berspekulasi pada harga komoditas seperti minyak dan gas tanpa harus menggunakan broker tradisional. Di saat yang sama, langkah ini hadir ketika volatilitas energi meningkat tajam akibat konflik geopolitik, membuat peluang dan risiko menjadi sama besarnya.
Binance meluncurkan tiga kontrak perpetual berbasis USDT untuk komoditas energi, yaitu WTI crude (CLUSDT), Brent crude (BZUSDT), dan natural gas (NATGASUSDT). Kontrak ini mulai tersedia pada 1 April 2026 dan dapat diperdagangkan 24/7, berbeda dengan pasar komoditas tradisional yang memiliki jam terbatas. Hal ini memberi fleksibilitas lebih bagi trader crypto yang ingin mengakses pasar global kapan saja.
Setiap kontrak memiliki ukuran besar, seperti 1.000 barel untuk minyak dan 10.000 MMBtu untuk gas alam. Selain itu, semua kontrak bersifat perpetual, artinya tidak memiliki tanggal kedaluwarsa dan menggunakan mekanisme funding fee setiap 8 jam. Dengan model ini, Binance memperluas ekosistem cryptocurrency ke aset dunia nyata (real-world assets).
Baca Juga: 3 Fakta Prospek Crypto SIREN di April 2026!
Fitur utama dari produk ini adalah leverage hingga 100x, yang berarti pergerakan harga 1% dapat memberikan keuntungan atau kerugian hingga 100%. Jika dikonversi, harga minyak yang sempat menyentuh US$100 per barel setara sekitar Rp1.700.000 per barel. Dengan leverage tinggi, perubahan kecil pada harga ini dapat berdampak besar pada posisi trading kamu.
Namun, leverage tinggi juga berarti risiko likuidasi sangat cepat. Pergerakan harga yang berlawanan hanya 1% saja sudah cukup untuk menghapus seluruh posisi. Oleh karena itu, produk ini lebih cocok untuk trader berpengalaman dibanding pemula yang belum terbiasa dengan volatilitas tinggi di pasar crypto dan derivatif.

Peluncuran produk ini tidak terlepas dari kondisi pasar energi global yang sedang bergejolak akibat konflik antara Amerika Serikat dan Iran. Gangguan di Selat Hormuz, yang mengalirkan sekitar 20% pasokan minyak dunia, menyebabkan harga minyak melonjak dari US$70–80 ke atas US$100 per barel. Kenaikan ini menciptakan peluang spekulasi yang besar di pasar derivatif.
Selain itu, ketegangan geopolitik juga berdampak pada inflasi global dan kebijakan suku bunga. Kondisi ini membuat aset crypto seperti Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) ikut mengalami volatilitas. Dengan kata lain, pasar cryptocurrency dan komoditas kini semakin terhubung, terutama dalam situasi krisis global.
Langkah Binance menunjukkan tren baru di industri cryptocurrency, yaitu integrasi antara aset digital dan komoditas tradisional. Ini membuka peluang diversifikasi bagi trader yang ingin memanfaatkan volatilitas lintas pasar tanpa harus keluar dari platform crypto. Namun, semakin kompleks instrumen yang digunakan, semakin tinggi pula risiko yang harus dipahami.
Bagi kamu, penting untuk memahami bahwa leverage tinggi bukan sekadar alat untuk memperbesar keuntungan, tetapi juga mempercepat kerugian. Strategi seperti manajemen risiko, penggunaan stop-loss, dan ukuran posisi menjadi sangat krusial. Dalam kondisi pasar seperti sekarang, pendekatan yang disiplin jauh lebih penting dibanding sekadar mengejar profit cepat.
Baca Juga: 3 Fakta Ini Justru Bisa Picu Bull Run Baru di April 2026!
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalaman trading crypto hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihat harga emas perhiasan hari ini dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.

Bayangkan kamu bisa memantau dan berpotensi mendapatkan eksposur terhadap pergerakan harga minyak dunia secara langsung melalui aset crypto. Salah satu caranya adalah melalui Chevron (CVXON) dan saham AS lainnya yang dapat kamu akses di platform Pintu, sehingga investor dapat mengikuti dinamika pasar energi global dari ekosistem cryptocurrency.
Dengan memanfaatkan teknologi blockchain, kamu bisa melihat pergerakan harga, melakukan transaksi dengan mudah, serta menjelajahi peluang diversifikasi portofolio antara aset komoditas global dan crypto dalam satu aplikasi.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.