Franklin Templeton Akuisisi Firma Crypto 250 Digital, Perkuat Ekspansi Aset Digital?

Di-update
April 5, 2026
Bagikan

Jakarta, Pintu News – Perusahaan manajemen aset global Franklin Templeton kembali menunjukkan keseriusannya dalam ekspansi ke sektor crypto dan cryptocurrency. Kali ini, perusahaan tersebut mengumumkan rencana akuisisi terhadap 250 Digital, firma investasi crypto yang merupakan spin-off dari CoinFund.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar untuk memperkuat posisi di pasar aset digital yang terus berkembang. Akuisisi ini juga menandai semakin kuatnya minat institusi terhadap teknologi blockchain dan investasi cryptocurrency.

Franklin Templeton Bentuk Unit Crypto Baru

Melalui akuisisi ini, Franklin Templeton akan membentuk divisi baru bernama Franklin Crypto. Unit ini akan dipimpin oleh Christopher Perkins sebagai head dan Seth Ginns sebagai Chief Investment Officer. Keduanya sebelumnya memiliki pengalaman luas di industri crypto, sehingga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan bisnis digital perusahaan. Selain itu, Tony Pecore juga akan bergabung dalam tim kepemimpinan untuk memperkuat strategi operasional.

Divisi baru ini akan berada di bawah pengawasan Sandy Kaul sebagai head of innovation. Fokus utama Franklin Crypto adalah mengembangkan layanan investasi aset digital untuk klien institusional. Dengan dukungan tim yang kini terdiri dari lebih dari 50 profesional, perusahaan siap memperluas kapabilitas di bidang blockchain dan cryptocurrency. Hingga akhir 2025, Franklin Templeton telah mengelola aset digital senilai sekitar $1,8 miliar atau setara Rp30,6 triliun.

Baca juga: Ripple Bikin Gebrakan, Integrasi XRP dan RLUSD Bisa Picu Lonjakan Adopsi Crypto Institusi?

Struktur Akuisisi dan Inovasi On-Chain

etf kripto franklin templeton
Sumber: CryptoSlate

Salah satu aspek menarik dari akuisisi ini adalah penggunaan teknologi blockchain dalam proses transaksi. Franklin Templeton memperkenalkan komponen pembayaran on-chain menggunakan token BENJI dalam kesepakatan ini. Token tersebut merepresentasikan Franklin OnChain U.S.

Government Money Fund (FOBXX), yang merupakan reksa dana berbasis blockchain pertama yang terdaftar di Amerika Serikat. Inovasi ini menunjukkan bagaimana teknologi crypto mulai terintegrasi dalam transaksi keuangan tradisional.

Penggunaan BENJI dalam transaksi ini mencerminkan evolusi dalam mekanisme settlement di industri keuangan. Dengan menggabungkan sistem tradisional dan blockchain, Franklin Templeton menciptakan model baru dalam eksekusi transaksi. Pendekatan ini juga memperkuat posisi perusahaan dalam pengembangan aset tokenisasi.

Baca juga: 4 Saham Crypto Meledak di Awal April 2026

Fokus ke Institusi dan Ekspansi Produk Digital

Franklin Crypto akan menargetkan investor institusional seperti dana pensiun, sovereign wealth fund, dan perusahaan besar. Produk yang ditawarkan mencakup investasi token likuid, venture capital di sektor blockchain, serta instrumen berbasis crypto lainnya.

Meskipun pasar sempat mengalami penurunan, minat institusi terhadap cryptocurrency tetap tinggi. Hal ini terlihat dari terus bertambahnya produk dan layanan yang ditawarkan oleh manajer aset besar.

Selain itu, Franklin Templeton juga aktif menjalin kemitraan strategis untuk memperluas ekosistem digitalnya. Perusahaan telah bekerja sama dengan Binance untuk memungkinkan penggunaan saham dana tokenisasi sebagai jaminan perdagangan.

Tidak hanya itu, kolaborasi dengan Ondo Finance juga membuka akses ETF tokenisasi melalui dompet crypto. Langkah-langkah ini menunjukkan integrasi yang semakin erat antara sistem keuangan tradisional dan teknologi blockchain.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoinusdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalaman trading crypto hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihat harga emas perhiasan hari ini dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.

Unduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Nikmati pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->