Gebrakan Baru AS: Aturan AML Stablecoin Resmi Diusulkan di Bawah GENIUS Act!

Di-update
April 12, 2026
Bagikan

Jakarta, Pintu News – Departemen Keuangan Amerika Serikat baru saja merilis rangkaian ekspektasi terbaru bagi para penerbit aset kripto stabil atau stablecoin terkait penanganan risiko keuangan ilegal. Langkah ini merupakan bagian dari implementasi operasional GENIUS Act yang telah ditandatangani menjadi undang-undang pada Juli 2025 lalu. Melalui usulan ini, regulator berupaya memperketat pengawasan terhadap ekosistem crypto guna memastikan keamanan sistem keuangan nasional tanpa menghambat inovasi teknologi finansial digital di Amerika Serikat.

Kepatuhan Terhadap Bank Secrecy Act

Departemen Keuangan AS mengusulkan agar penerbit stablecoin masuk ke dalam perimeter regulasi yang sama dengan lembaga keuangan tradisional. Hal ini berarti para penerbit wajib mematuhi ketentuan Anti-Pencucian Uang (AML), pencegahan pendanaan terorisme (CTF), serta kerangka kepatuhan sanksi di bawah Bank Secrecy Act. Dengan aturan ini, penerbit stablecoin diharapkan dapat mendukung upaya penegakan hukum dalam mendeteksi dan mencegah kejahatan finansial di dunia cryptocurrency.

Selain itu, usulan aturan ini mewajibkan setiap perusahaan penerbit untuk membangun sistem yang mumpuni dalam mengidentifikasi aktivitas mencurigakan. Penerbit stablecoin harus memiliki kemampuan teknis untuk memblokir, membekukan, hingga menolak transaksi yang dinilai melanggar ketentuan hukum jika diperlukan. Langkah tegas ini diambil untuk melindungi integritas sistem keuangan AS dari ancaman keamanan nasional yang mungkin muncul melalui aset digital.

Baca Juga: 6 Level Kritis Harga XRP di April 2026: Skenario Bullish & Bearish Terbaru!

Penunjukan Compliance Lead Berbasis di AS

stablecoin
Sumber: Brookings Institutions

Salah satu poin penting dalam usulan ini adalah kewajiban bagi setiap penerbit stablecoin untuk menunjuk individu khusus yang bertanggung jawab atas sistem kepatuhan. Individu tersebut harus merupakan personel yang berbasis di Amerika Serikat guna memudahkan koordinasi dan pengawasan oleh otoritas setempat. Kebijakan ini bertujuan untuk memastikan adanya akuntabilitas langsung dari pihak perusahaan terhadap regulasi yang berlaku di wilayah hukum AS.

Pemerintah juga menetapkan kriteria ketat bagi individu yang akan mengisi posisi compliance lead tersebut. Kandidat tidak boleh memiliki catatan pelanggaran keuangan, seperti penipuan, kejahatan siber, maupun perdagangan orang dalam (insider trading). Pengetatan kriteria ini dilakukan untuk menjamin bahwa operasional kepatuhan perusahaan dijalankan oleh individu dengan integritas tinggi demi menjaga kepercayaan publik terhadap ekosistem pembayaran stablecoin.

Oversight dan Perlindungan Cadangan Stablecoin

Implementasi GENIUS Act melibatkan kerja sama antar-lembaga, di mana Financial Crimes Enforcement Network (FinCEN) dan Office of Foreign Assets Control (OFAC) telah membuka periode komentar publik selama 60 hari. Selain aspek pencegahan kejahatan, Federal Deposit Insurance Corporation (FDIC) juga memberikan klarifikasi mengenai perlindungan bagi pemegang aset. Meskipun pemegang stablecoin tidak menerima asuransi simpanan secara langsung, cadangan dana yang mendasari penerbitan token tersebut akan tetap terlindungi di bawah kerangka kerja yang ada.

Di sisi lain, pembagian tanggung jawab pengawasan antara otoritas federal dan negara bagian masih terus didiskusikan. Penerbit skala kecil kemungkinan dapat memenuhi syarat untuk mendapatkan pengawasan di tingkat negara bagian apabila mereka mampu memenuhi standar yang ditetapkan oleh pemerintah federal. Penyesuaian ini diharapkan dapat memberikan ruang bagi perusahaan pembayaran stablecoin yang lebih kecil untuk tetap kompetitif sambil tetap mematuhi standar keamanan nasional.

Baca Juga: 5 Fase Siklus BTC Menuju $215.000: Target Bitcoin Rp3,65 Miliar?

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalaman trading crypto hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihat harga emas perhiasan hari ini dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->