3 Mega-IPO Siap Guyur Pasar dengan $3 Triliun Saham Teknologi Overvalued

Di-update
April 12, 2026
Bagikan

Jakarta, Pintu News – Pasar saham global tengah bersiap menghadapi gelombang IPO terbesar sepanjang sejarah. Tiga raksasa teknologi, yakni SpaceX, OpenAI, dan Anthropic, dikabarkan akan melantai di bursa dalam waktu berdekatan dengan valuasi gabungan mendekati $3.000 miliar.

Fenomena ini menimbulkan kekhawatiran apakah pasar publik mampu menyerap lonjakan suplai saham di tengah valuasi yang dinilai terlalu tinggi. Para analis dan investor kini menyoroti potensi risiko besar bagi investor ritel yang mungkin hanya menjadi exit liquidity bagi para pemodal awal.

Ujian Ketahanan Pasar Saham Global

SpaceX telah mengajukan dokumen pendaftaran IPO secara rahasia ke SEC pada 1 April 2026, dengan target valuasi fantastis sebesar $1.750 miliar. Perusahaan milik Elon Musk ini menggandeng 21 bank investasi untuk mengelola penawaran saham perdana yang diberi kode internal “Project Apex”.

Jika IPO ini terealisasi, SpaceX diperkirakan akan meraup dana segar sekitar $75 miliar, lebih dari 2,5 kali lipat rekor IPO Saudi Aramco pada 2019. Lonjakan dana yang masuk ke pasar dalam waktu singkat ini menjadi ujian besar bagi likuiditas dan daya serap investor global. OpenAI dan Anthropic juga tak mau kalah, dengan rencana IPO yang diproyeksikan berlangsung pada kuartal IV 2026 hingga awal 2027.

OpenAI menargetkan valuasi mendekati $1.000 miliar, sementara Anthropic diperkirakan akan mengumpulkan dana lebih dari $60 miliar. Jika digabungkan, ketiga perusahaan ini memiliki kapitalisasi pasar sekitar $2.900 miliar. Menurut analis Tomasz Tunguz, dengan persentase float standar, pasar publik harus menyerap dana antara $432 miliar hingga $576 miliar hanya dalam satu kuartal, padahal total dana IPO di AS selama 2016-2025 hanya $469 miliar.

Baca juga: 5 Raksasa Manajer Aset yang Mendominasi Crypto Wall Street di 2026

Siapa yang Akan Menanggung Risiko?

Kekhawatiran utama dari para pengamat adalah bahwa para investor awal sudah menikmati keuntungan maksimal sebelum saham-saham ini dijual ke publik. Investor publik berpotensi membeli saham di harga puncak, sementara valuasi perusahaan sudah melambung tinggi di pasar privat. Data bocoran menunjukkan, investasi Microsoft sebesar $13 miliar di OpenAI kini bernilai sekitar $228 miliar, atau naik 18 kali lipat.

Bahkan, dana ventura kecil seperti Sound Ventures mampu mengubah investasi $20 juta menjadi $1,3 miliar, menandakan keuntungan luar biasa bagi pemodal awal. Beberapa analis menilai IPO SpaceX dan OpenAI lebih mirip aksi pencairan likuiditas besar-besaran oleh investor awal yang ingin keluar di harga tertinggi.

Tidak sedikit yang menilai valuasi yang ditargetkan kedua perusahaan tersebut sudah tidak masuk akal. OpenAI sendiri diperkirakan akan merugi sekitar $14 miliar pada 2026, dan belum akan mencetak laba hingga 2029 atau 2030. CFO OpenAI, Sarah Friar, bahkan dikabarkan telah memperingatkan bahwa pertumbuhan pendapatan perusahaan tidak akan mampu menopang rencana belanja besar-besaran, termasuk rencana investasi infrastruktur sebesar $600 miliar dalam lima tahun ke depan.

Baca juga: 3 Meme Coin Potensial April 2026

Persaingan Ketat dan Strategi IPO

Waktu pelaksanaan IPO menjadi faktor krusial yang diperebutkan oleh OpenAI dan Anthropic. OpenAI ingin melantai lebih dulu, namun Anthropic dinilai memiliki narasi bisnis yang lebih solid di mata investor Wall Street. Dalam empat bulan terakhir, Anthropic berhasil melipatgandakan pendapatan tahunan dari $9 miliar menjadi $19 miliar, dengan sekitar 80% berasal dari pelanggan korporasi.

Komposisi pendapatan ini biasanya lebih disukai oleh investor publik dibandingkan pendapatan yang didominasi segmen konsumen. Anthropic juga memproyeksikan arus kas bebas positif pada 2027, sementara OpenAI baru menargetkan titik impas pada 2030. Namun, baik OpenAI maupun Anthropic sama-sama belum mencetak laba hingga saat ini.

Selain itu, SEC kemungkinan akan meminta Anthropic untuk mengubah cara pelaporan pendapatan dari kredit komputasi awan, yang bisa berdampak pada angka pendapatan utama sebelum IPO. Persaingan ketat antara kedua perusahaan ini akan menentukan siapa yang lebih dulu menarik minat investor dan mendapatkan valuasi terbaik di pasar.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoinusdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalaman trading crypto hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihat harga emas perhiasan hari ini dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.

Unduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Nikmati pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->