Harga Bitcoin (BTC) Sempat Anjlok ke $70.623, Harga Minyak Melonjak Justru Melonjak?

Di-update
April 14, 2026
Bagikan

Jakarta, Pintu News – Pasar keuangan global kembali diguncang setelah Amerika Serikat mengumumkan blokade Selat Hormuz, menyusul gagalnya perundingan damai dengan Iran. Keputusan ini langsung berdampak pada harga Bitcoin (BTC) yang turun tajam hingga ke level $70.623, sementara harga minyak mentah melonjak drastis.

Ketegangan geopolitik yang meningkat antara AS dan Iran tidak hanya memicu volatilitas di pasar minyak, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran di kalangan investor aset kripto. Situasi ini menandai babak baru dalam dinamika pasar global yang semakin tidak menentu.

Ketegangan AS-Iran Picu Gejolak Pasar Kripto dan Minyak

Pengumuman blokade Selat Hormuz oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menjadi pemicu utama gejolak di pasar keuangan pada akhir pekan lalu. Dalam pernyataannya di Truth Social, Trump menegaskan bahwa kegagalan perundingan damai disebabkan oleh penolakan Iran untuk menghentikan program nuklirnya, yang dianggap sebagai isu paling krusial.

Selat Hormuz sendiri merupakan jalur vital yang mengalirkan sekitar seperlima perdagangan minyak dunia, sehingga setiap gangguan di wilayah ini langsung berdampak pada harga minyak global. Tidak mengherankan jika harga minyak mentah langsung melonjak 9,5% ke level $105 per barel hanya dalam waktu setengah jam setelah pasar dibuka.

Di sisi lain, Bitcoin (BTC) mengalami tekanan jual yang signifikan, dengan harga turun 1,9% ke $71.686 setelah pengumuman blokade. Penurunan berlanjut hingga menyentuh $70.623 ketika pasar futures AS mulai dibuka pada Minggu malam.

Baca juga: Harga Bitcoin Hari Ini (14/4): Siap Tembus $80.000 di April? Ini Analisisnya!

Permintaan Iran dan Respons Amerika Serikat

Dalam perundingan damai yang berlangsung sebelumnya, Iran mengajukan beberapa tuntutan kepada Amerika Serikat, termasuk pembayaran kompensasi perang dan pencairan aset keuangan Iran yang diblokir. Namun, Presiden Trump tidak secara langsung menanggapi permintaan tersebut dalam pernyataannya, melainkan menyoroti penolakan Iran untuk menghentikan program nuklir sebagai penyebab utama kegagalan negosiasi.

Trump juga mengecam penggunaan ranjau oleh Iran di Selat Hormuz serta permintaan pembayaran tol sebagai bentuk pemerasan global. Sebagai respons, Trump memerintahkan Angkatan Laut AS untuk memblokir kapal-kapal yang membayar Iran dan menghancurkan ranjau yang ditemukan di jalur pelayaran tersebut.

Langkah tegas Amerika Serikat ini semakin memperkeruh situasi di kawasan Teluk Persia, yang selama enam minggu terakhir sudah mengalami ketegangan tinggi. Volatilitas di pasar minyak mencapai level tertinggi sejak invasi Rusia ke Ukraina pada awal 2022, memperlihatkan betapa sensitifnya pasar terhadap isu geopolitik.

Baca juga: Grayscale Pangkas Daftar Altcoin Q2 2026: Fokus pada Proyek AI, Hapus Token Konsumen?

Performa Bitcoin (BTC) di Tengah Konflik AS-Iran

Meskipun sempat mengalami penurunan tajam, Bitcoin (BTC) secara keseluruhan masih mencatat kenaikan sekitar 7,4% sejak konflik AS-Iran memanas pada 28 Februari lalu. Kenaikan ini terjadi setelah serangan udara Amerika Serikat yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, yang menjadi titik awal eskalasi konflik.

Dalam periode tersebut, Bitcoin (BTC) bahkan mampu mengungguli performa indeks S&P 500 dan emas, dua aset yang biasanya menjadi pilihan utama saat terjadi ketidakpastian global. Hal ini menunjukkan bahwa minat terhadap aset digital tetap tinggi, meskipun volatilitas pasar meningkat akibat faktor eksternal.

Namun, perlu dicatat bahwa harga Bitcoin (BTC) masih jauh dari rekor tertingginya yang sempat menyentuh $126.080 pada Oktober lalu. Penurunan harga dalam beberapa hari terakhir menjadi pengingat bahwa pasar kripto sangat rentan terhadap sentimen global, terutama yang berkaitan dengan isu geopolitik dan kebijakan ekonomi makro.

Para analis memperkirakan volatilitas akan tetap tinggi selama ketegangan di Selat Hormuz belum mereda. Investor disarankan untuk tetap berhati-hati dan memperhatikan perkembangan situasi secara seksama.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalaman trading crypto hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihat harga emas perhiasan hari ini dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.

Unduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Nikmati pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->