Harga Bitcoin Bertahan di $75.000 Hari Ini (21/4/26): BTC Siap Melaju ke Level $90.000?

Di-update
April 21, 2026
Bagikan
Gambar Harga Bitcoin Bertahan di $75.000 Hari Ini (21/4/26): BTC Siap Melaju ke Level $90.000?

Jakarta, Pintu News – Harga Bitcoin diperdagangkan di sekitar $75.000, naik tipis pada hari ini, setelah mengalami penolakan (rejection) di dekat $78.380 pada 17 April. Koreksi (pullback) ini telah menetralkan posisi derivatif, namun para pemegang jangka panjang (long-term holders) terus menambah simpanan mereka dengan laju yang semakin cepat. Perbedaan tersebut telah menciptakan titik penentuan yang krusial untuk beberapa hari ke depan.

Harga Bitcoin Naik 1,24% dalam Waktu 24 Jam

Pada 21 April 2026, harga Bitcoin tercatat berada di level $75,608 atau setara dengan Rp1.299.486.607, mengalami kenaikan 1,24% dalam 24 jam terakhir. Sepanjang periode ini, BTC menyentuh level terendahnya di Rp1.277.627.729 dan harga tertingginya di Rp1.315.996.848.

Saat penulisan, kapitalisasi pasar Bitcoin berada di sekitar Rp25.988 triliun, dengan volume perdagangan dalam 24 jam terakhir yang naik 16% menjadi Rp805,37 triliun.

Baca juga: Prediksi Harga Solana: Dominasi Pasar dan Posisi Long SOL Berubah Menjadi Bullish

Bitcoin Membentuk Bull Flag Setelah Reli 21% dari Titik Terendah Maret

Bitcoin menguat 20,72% dari titik terendahnya pada 29 Maret menuju puncaknya pada 17 April di $78.380, sebuah pergerakan tiang (pole move) sebesar 13.444 poin dalam waktu sekitar tiga minggu.

Sejak mencapai puncak tersebut, harga telah diperdagangkan di dalam saluran paralel yang menurun (descending parallel channel), yakni struktur bull flag yang biasanya menandakan kelanjutan tren setelah kenaikan yang tajam.

Garis tren atas (upper trendline) dari pola bendera tersebut telah diuji dua kali dalam beberapa sesi terakhir, yaitu pada 18 April dan sekali lagi pada 20 April. Upaya terakhir mencetak sumbu atas yang panjang (long upper wick). Sumbu tersebut menandai sesi di mana pembeli mendorong harga ke area resistensi dan penjual mengambil alih sedikit kendali sebelum penutupan.

Kualitas volume juga menunjukkan indikasi yang sama. Volume sesi pembelian di dalam flag tercatat lebih rendah dibandingkan volume sesi penjualan sebelumnya, sebuah asimetri yang membalikkan indikasi bullish pada umumnya. Kompresi volume di dalam sebuah pola flag adalah hal yang normal. Namun, kompresi volume di mana tekanan penjual terus mengungguli pembeli merupakan sinyal yang lebih lemah.

Pola itu sendiri saat ini masih utuh. Akan tetapi, pergerakan saat mencoba menembus batas atas belum memberikan keyakinan yang dibutuhkan oleh para bulls (pembeli) untuk melakukan breakout pada percobaan pertama. Dengan volume pasar spot yang mengirimkan sinyal beragam, pertanyaan selanjutnya adalah apakah posisi derivatif mampu mengisi celah tersebut.

Open Interest Telah Berkurang Hampir 10% Sejak Pola Flag Terbentuk

Sejak puncak 17 April, open interest Bitcoin—total nilai dolar dari posisi kontrak berjangka abadi (perpetual futures) yang belum ditutup—telah turun dari $30,46 miliar menjadi $27,44 miliar. Angka tersebut menunjukkan penurunan sekitar 10% di sepanjang tiga sesi perdagangan.

Tingkat pendanaan (funding rate), yaitu pembayaran berkala antara posisi long (beli) dan short (jual) dalam kontrak perpetual, telah bergerak dari -0,014% pada 17 April menjadi -0,002% pada hari ini. Funding negatif berarti pihak shorts membayar pihak longs. Pergeseran yang mendekati angka nol ini menunjukkan bahwa posisi short telah ditutup, baik secara sukarela maupun terpaksa (forced out).

Setup contrarian bullish biasanya akan memasangkan kenaikan open interest dengan tingkat funding yang sangat negatif, sebagai tanda bahwa para shorts terus bertumpuk di tengah terjadinya reli. Namun, grafik ini menunjukkan hal sebaliknya. Open interest justru menyusut sementara tingkat funding kembali normal menuju nol.

Posisi long Bitcoin yang baru tidak masuk untuk menggantikan posisi short yang keluar. Bahkan, para shorts baru pun masih sekadar memantau di luar pasar (waiting on the sidelines).

Jika diinterpretasikan dengan cermat, pasar derivatif saat ini tidak memberikan suara untuk arah pergerakan yang mana pun. Pasar sedang melakukan reset (pengaturan ulang). Kondisi pasar yang bersih (clean decks) terkadang menjadi awal bagi pergerakan yang berkelanjutan, tetapi sebuah reset saja tidak cukup untuk memberikan pasokan permintaan yang dibutuhkan oleh sebuah breakout.

Dengan netralnya tingkat leverage, posisi pasar spot kini menjadi penentu utamanya.

Pemegang Jangka Panjang Menambah Lebih Dari 10% Sejak Penolakan Harga

Hodler Net Position Change, sebuah metrik dari Glassnode yang mengukur seberapa banyak pemegang jangka panjang melakukan akumulasi setiap harinya, telah menanjak dari 32.942 BTC pada 17 April menjadi 36.482 BTC pada 19 April. Hal ini menandai lonjakan akumulasi hodler sebesar 10,75% dalam tiga sesi perdagangan, sebuah ayunan pergerakan yang terbilang besar untuk skala Bitcoin.

Baca juga: Siap-siap! 306 Juta Token ZRO, MON, dan H Segera Dibuka, Begini Analisis Dampak Harganya

Identitas para penjual menjadi lebih jelas ketika kita membandingkannya dengan HODL Waves, sebuah grafik distribusi dari Glassnode yang membagi pasokan beredar berdasarkan kelompok usia dompet. Kelompok usia 1 minggu hingga 1 bulan, yang menangkap pergerakan pembeli spekulatif terbaru, mencapai puncaknya mendekati 4% pada 9 April dan sejak saat itu telah merosot menjadi 2,781% pada 19 April.

Kelompok tersebut telah menyusut sekitar 30% dalam waktu sepuluh hari. Pola ini sejalan dengan perilaku pembeli spekulatif baru-baru ini yang melakukan aksi ambil untung (booking profits) selama reli terjadi, sementara pemegang jangka panjang menyerap pasokan tersebut ketika harga turun (on the dip).

Rotasi dari weak hands (investor yang mudah goyah) ke strong hands (investor jangka panjang yang tangguh) ini terjadi secara diam-diam di dalam konsolidasi pola flag tersebut. Perilaku para hodler inilah yang menjawab pertanyaan yang tidak mampu dijawab oleh pasar derivatif.

Leverage kini berstatus netral karena pasar spot-lah yang sedang melakukan aksi beli, dan pergerakan selanjutnya dari pola flag ini kini hanya bergantung pada satu pemicu harga tunggal.

Level Harga Bitcoin yang Menentukan Jalur Menuju $90.000

Harga Bitcoin membutuhkan penutupan harian (daily close) di atas $75.190,98, yaitu level Fibonacci 0,236 yang ditarik dari dasar tiang (pole base) di $64.869 hingga ke puncak $78.379. Level tersebut telah diuji dan mengalami penolakan (rejected) pada 20 April, sehingga menjaga kluster resistensi dari pola flag tetap utuh.

Penutupan harga yang meyakinkan (decisive close) di atas $75.190 akan membuka jalan bagi pola flag ini untuk bergerak lebih tinggi. Proyeksi tiang, yang diukur dengan memperpanjang pergerakan tiang sebesar 20,72% dari titik penembusan (breakout), menargetkan angka $90.841,57 pada grafik.

Angka tersebut kira-kira merupakan kenaikan sebesar 21% dari zona saat ini jika breakout tersebut terkonfirmasi oleh volume.

Kemunculan candle hijau hari ini tidak dibarengi dengan penumpukan leverage di pasar derivatif. Ini merupakan pertanda yang sehat, karena pergerakan tersebut masih memiliki ruang untuk berlanjut tanpa langsung berisiko terkena long squeeze (likuidasi paksa posisi beli).

Sebuah breakout yang terkonfirmasi akan mengubah kondisi reset dari leverage yang semula netral menjadi bagaikan pegas yang siap melesat (loaded spring).

Nuansa dari pola ini adalah adanya dua percobaan yang gagal untuk menembus batas atas (ceiling). Pengujian ulang (retest) yang lebih dalam menuju level 0,382 di $73.218 atau level 0,5 di $71.624 bisa jadi mendahului upaya kedua yang lebih meyakinkan. Namun, penurunan hingga menembus level 0,618 di $70.030 sebagian besar akan membatalkan pola bullish tersebut.

Untuk saat ini, level $75.190 menjadi garis pemisah antara skenario kelanjutan tren yang menargetkan $90.000 dengan skenario pengujian ulang yang lebih dalam, yang berpotensi menguras potensi kenaikan dari bull flag tersebut.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalaman trading crypto hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihat harga emas perhiasan hari ini dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.

Unduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Nikmati pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->