3 Fakta Mengejutkan Trader Crypto Pindahkan Rp1.733 Triliun ke Emas, Ada Apa?

Di-update
April 29, 2026
Bagikan

Jakarta, Pintu News – Pasar cryptocurrency secara global saat ini sedang mengalami fase konsolidasi panjang akibat meningkatnya ketegangan geopolitik internasional serta ketidakpastian kondisi ekonomi makro yang belum kunjung mereda. Di tengah situasi ketidakpastian tersebut, para trader uang digital secara mengejutkan mulai mengalihkan fokus mereka secara strategis dari aset berisiko tinggi menuju instrumen pelindung nilai tradisional yang dianggap jauh lebih aman.

Fenomena pergeseran modal besar-besaran ini telah memicu lonjakan volume perdagangan kontrak emas yang sangat fantastis hingga sukses menembus angka ratusan triliun rupiah hanya dalam waktu yang sangat singkat.

Lonjakan Volume Perdagangan Mencapai Rp1.733 Triliun

Sejak peluncuran fitur perdagangan komoditas emas berjangka pada pertengahan bulan Januari lalu, bursa pasar kripto global telah sukses mencatatkan rekor volume transaksi melampaui batas $100 miliar atau setara dengan Rp1.733 Triliun. Angka akumulasi nilai fantastis yang berhasil dicapai dalam kurun waktu kurang dari empat bulan ini bukanlah sekadar cerita sukses peluncuran produk baru, melainkan sebuah sinyal perubahan perilaku pasar yang sangat jelas.

Para pelaku pasar keuangan yang biasanya selalu aktif bertransaksi Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) kini secara kolektif mengarahkan aliran dana raksasa mereka menuju aset safe-haven tertua di dunia perbankan ini. Komoditas logam mulia ini pada kenyataannya menjadi penerima manfaat utama dari memanasnya ketegangan geopolitik dengan mencatatkan lonjakan harga sekitar 210% sejak bulan Oktober 2023 sebelum akhirnya terkoreksi sehat sebesar 16,5%.

Fase koreksi teknikal semacam ini sangat wajar terjadi setelah sebuah reli panjang dan pergerakan tersebut justru sukses menarik perhatian spesifik dari para investor berskala institusional untuk kembali melakukan akumulasi besar-besaran. Berikut adalah rincian data volume perdagangan instrumen emas berjangka yang membuktikan secara nyata tingginya tingkat minat serta perputaran modal dari para partisipan aktif di pasar aset digital:

  • Standar perputaran volume pada sesi harian tercatat berkisar antara Rp8,66 Triliun hingga Rp17,33 Triliun.
  • Beberapa sesi perdagangan saat masa koreksi akhir Maret sempat melonjak melampaui angka Rp52 Triliun.
  • Rekor puncak transaksi harian tertinggi berhasil dieksekusi dengan menembus nilai fantastis sebesar Rp114,41 Triliun.

Baca Juga: Harga Emas Gadjah Hari Ini, 29 April 2026

Keunggulan Akses Pasar Nonstop 24 Jam

Salah satu daya tarik utama dari ekosistem bursa crypto dalam memfasilitasi perdagangan instrumen komoditas fisik ini adalah kemampuannya untuk terus beroperasi tanpa henti bahkan selama periode akhir pekan sekalipun. Berbeda dengan mekanisme pasar emas konvensional yang wajib tutup pada hari libur nasional, platform desentralisasi modern ini memungkinkan kamu untuk segera merespons setiap perkembangan berita geopolitik secara langsung tanpa harus menunggu lama.

Bagi para trader profesional yang senantiasa menjadikan volatilitas pasar sebagai ruang potensial untuk mencari keuntungan, akses permanen terhadap paparan harga logam mulia ini merupakan sebuah kapabilitas operasional revolusioner yang sebelumnya tidak pernah ada.

Seorang analis teknikal terkemuka yang dikenal dengan nama Darkfost secara terbuka menilai bahwa langkah strategis peluncuran fitur komoditas berjangka ini merupakan sebuah keputusan bisnis yang sangat cermat dan tepat sasaran. Tingginya angka partisipasi modal pasar yang terekam pada grafik transaksi membuktikan bahwa para investor ritel sangat membutuhkan instrumen alternatif untuk berlindung saat pergerakan tren harga aset cryptocurrency sedang lesu darah.

Rasio Bitcoin Terhadap Emas Mengalami Reset

Di sisi analisis teknikal yang lebih mendalam, grafik rasio perbandingan nilai antara aset kripto utama terhadap komoditas emas saat ini sedang mencoba menemukan pijakan kestabilan kembali setelah sempat mengalami penurunan yang cukup tajam. Rasio pergerakan perbandingan harga tersebut sempat memasuki tren penurunan yang persisten setelah pihak pembeli gagal mempertahankan level resistensi utamanya pada zona kritis yang berada di kisaran angka 35 hingga 37.

Hilangnya tingkat dukungan dari garis pergerakan rata-rata jangka pendek maupun menengah ini menjadi sebuah sinyal teknikal yang sangat jelas bahwa sang raja kripto tersebut kini sedang tertinggal jauh dari kinerja emas di pasar global. Terjadinya koreksi penurunan rasio harga menuju kisaran level 13 hingga 15 pada bulan ini menandai terjadinya sebuah proses kalibrasi ulang atau reset fundamental yang sangat vital dalam siklus pergerakan perdagangan tahun ini.

Titik level nilai tersebut sejajar dengan area konsolidasi historis yang pernah terjadi pada tahun lalu, sehingga mempertegas gambaran bahwa sentimen pasar kini telah kembali menginjak titik zona permintaan dasar yang terbukti cukup kuat. Meskipun rasio perbandingan tersebut saat ini sedang berupaya merangkak naik untuk merebut kembali level 17, deretan aset digital populer layaknya Ripple (XRP) masih harus berjuang ekstra keras guna membalikkan dominasi mutlak dari komoditas fisik ini.

Baca Juga: Harga Emas UBS Hari Ini, 29 April 2026

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalaman trading crypto hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihat harga emas perhiasan hari ini dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->