
Jakarta, Pintu News ā Saham Google (GOOG) milik Alphabet sempat diperdagangkan pada harga $369, naik 6% pada akhir April 2026 setelah mencapai rekor tertinggi baru sepanjang masa pada hari ini.
Hal ini terjadi setelah induk perusahaan Google tersebut melaporkan pendapatan kuartal pertama yang melampaui ekspektasi Wall Street dan menunjukkan permintaan yang lebih kuat untuk produk komputasi awan (cloud computing), iklan penelusuran, dan kecerdasan buatan.
Pada 30 April 2026, saham Kelas C Alphabet mencapai rekor intraday (dalam hari perdagangan) di level $374,22, melampaui rekor penutupan tertinggi sebelumnya di sekitar $350,34 yang tercatat pada awal pekan ini. Pergerakan ini mendorong nilai pasar Alphabet menjadi sekitar $4,4 triliun, lebih dari dua kali lipat dibandingkan posisinya pada tahun lalu.
Baca juga: 3 Prediksi Harga Saham Apple Meroket 4.000% ke Rp1,1 Miliar!

Reli saham ini terjadi menyusul laporan kuartal pertama yang menunjukkan peningkatan pendapatan sebesar 22% secara tahunan (year-over-year) menjadi $109,9 miliar. Laba bersih mencapai $62,58 miliar, atau $5,11 per saham, dibandingkan dengan ekspektasi analis yang berada di kisaran $2,62 per saham.
Angka laba tersebut mencakup keuntungan besar dari efek ekuitas yang tidak dapat diperdagangkan (non-marketable equity securities), namun hasil operasional juga mengalami perbaikan, dengan laba operasional mencapai $39,7 miliar.

Sementara itu, pada tanggal 4 Mei 2026, harga tokenized stocks Alphabet dengan simbol GOOGLX terpantau berada di level Rp6.722.977. Angka ini mencatatkan tren positif dengan kenaikan sebesar 1,21% dalam kurun waktu 24 jam terakhir.
Berdasarkan grafik pergerakan harga harian (24 jam), nilai aset ini sempat menyentuh titik terendah di level Rp6.642.032. Setelah mengalami fluktuasi, harga berhasil merangkak naik dan mencapai titik tertinggi harian di Rp6.734.528 sebelum akhirnya sedikit terkoreksi ke harga saat ini.
Dari sisi metrik pasar, kapitalisasi pasar GOOGLX saat ini tercatat sebesar Rp379,2 Miliar, dengan Nilai Terdilusi Penuh (Fully Diluted Value) mencapai Rp2,76 Triliun. Aktivitas perdagangan aset ini terbilang cukup aktif, yang ditunjukkan oleh Volume Global dalam 24 jam terakhir sebesar Rp93,87 Miliar.
Google Cloud menjadi pendorong terkuat kinerja Alphabet pada kuartal ini. Pendapatan di divisi tersebut naik 63% secara tahunan (year-over-year) menjadi $20,03 miliar, jauh di atas ekspektasi pasar yang berada di kisaran $15,3 miliar.
Baca juga: Harga Dogecoin Melesat 4% Hari Ini (4/5/26): Whale Borong 160 Juta DOGE!
Pertumbuhan ini berkaitan erat dengan tingginya permintaan tingkat perusahaan (enterprise) terhadap infrastruktur AI, layanan komputasi awan, dan alat AI generatif Google. Alphabet menyatakan bahwa backlog kontrak Google Cloud mencapai sekitar $460 miliar pada akhir kuartal, hampir dua kali lipat dari posisi kuartal sebelumnya.
Angka backlog tersebut menunjukkan bahwa perusahaan-perusahaan besar semakin berkomitmen untuk mengalokasikan pengeluarannya pada infrastruktur AI dan layanan komputasi awan. Google Cloud juga mencatat peningkatan tajam dalam laba operasional, yang menunjukkan bahwa divisi ini memberikan kontribusi lebih besar terhadap profitabilitas Alphabet secara keseluruhan.
CEO Sundar Pichai mengatakan bahwa permintaan terhadap model AI dan produk komputasi awan Google terus meluas, ditandai dengan penandatanganan beberapa kontrak pelanggan berskala besar selama kuartal tersebut.
Bisnis inti Penelusuran (Search) Alphabet juga tetap kuat. Pendapatan Penelusuran naik 19% secara tahunan, meredakan kekhawatiran bahwa chatbot AI dapat melemahkan mesin periklanan utama Google.
Perusahaan menyatakan bahwa fitur penelusuran yang didukung AI justru meningkatkan keterlibatan pengguna, alih-alih mengurangi aktivitas penelusuran. Kueri penelusuran mencapai rekor tertinggi selama kuartal tersebut, didukung oleh kehadiran alat AI baru di dalam pengalaman penelusuran Google.
Alphabet juga melaporkan pertumbuhan pada produk-produk yang berkaitan dengan Gemini. Basis pelanggan berbayarnya mencapai 350 juta secara global, dipimpin oleh YouTube Premium dan Google One. Pengguna aktif bulanan berbayar Gemini Enterprise tumbuh 40% dibandingkan kuartal sebelumnya.
Perusahaan menyebutkan bahwa model AI-nya saat ini memproses lebih dari 16 miliar token per menit melalui penggunaan API langsung, naik 60% dari kuartal sebelumnya.
Alphabet menaikkan proyeksi belanja modalnya (capital expenditure) untuk tahun 2026 menjadi hingga $190 miliar. Pengeluaran ini akan difokuskan terutama pada pusat data, cip AI, infrastruktur jaringan, dan kapasitas komputasi awan (cloud).
Perusahaan menghabiskan $91 miliar untuk belanja modal pada tahun 2025, dan manajemen mengatakan bahwa pengeluaran dapat kembali meningkat pada tahun depan. Anggaran yang lebih tinggi ini mencerminkan upaya Alphabet untuk mengimbangi permintaan tingkat perusahaan terhadap layanan AI.
Para investor sedang memantau apakah pertumbuhan pendapatan AI dapat terus menjustifikasi biaya ekspansi infrastruktur tersebut. Hasil kinerja terbaru Alphabet memberikan bukti kepada pasar bahwa pengeluaran yang dilakukan berhasil mendukung pertumbuhan, khususnya di Google Cloud.
Dewan direksi juga menaikkan dividen kuartalan menjadi $0,22 per saham, yang akan dibayarkan pada tanggal 15 Juni kepada para pemegang saham yang tercatat (shareholders of record) per tanggal 8 Juni.
Nikmati kemudahan investasi saham global seperti Nvidia , Amazon , Meta hingga aset komoditas seperti emas dan perak dalam wujud tokenized stocks dari xStocks dan Ondo langsung di aplikasi Pintu!
Kenapa harus coba investasi tokenized stocks di Pintu?
Ikuti kami diĀ GoogleĀ News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto danĀ teknologi blockchain. CekĀ harga Bitcoin, usdt to idr dan hargaĀ saham nvidiaĀ tertokenisasi lewat Pintu Market.
Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalamanĀ trading cryptoĀ hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihatĀ harga emas perhiasan hari iniĀ dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.
Unduh aplikasi crypto Pintu melaluiĀ PlayĀ Store maupun App Store sekarang juga. Nikmati pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi.Ā Segala aktivitas jualĀ beli BitcoinĀ dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi: