Harga Bitcoin Capai Level $81.000 Hari Ini (6/5): Bagaimana Skenario Bullish BTC Selanjutnya?

Di-update
May 6, 2026
Bagikan
Gambar Harga Bitcoin Capai Level $81.000 Hari Ini (6/5): Bagaimana Skenario Bullish BTC Selanjutnya?

Jakarta, Pintu News – Bitcoin kembali menembus angka di atas $80.000 untuk pertama kalinya dalam tiga bulan, namun para analis membaca reli ini dengan pandangan yang berlawanan, terbagi antara yang menganggapnya sebagai uji ketahanan bullish atau justru persiapan untuk penurunan lebih lanjut.

Ketidaksepakatan ini mencakup tingkat partisipasi, aliran keuntungan, dan dinamika pasar spot. Setiap analis melihat pergerakan ke $80.000 yang sama, tetapi kesimpulan mereka tentang apa yang akan terjadi selanjutnya mengarah ke arah yang berbeda.

Harga Bitcoin Naik 0,74% dalam Waktu 24 Jam

Pada 6 Mei 2026, harga Bitcoin tercatat berada di level $81,604 atau setara dengan Rp1.418.353.570, mengalami kenaikan 0,74% dalam 24 jam terakhir. Sepanjang periode ini, BTC menyentuh level terendahnya di Rp1.402.640.848 dan harga tertingginya di Rp1.418.957.351.

Saat penulisan, kapitalisasi pasar Bitcoin berada di sekitar Rp28.306 triliun, dengan volume perdagangan dalam 24 jam terakhir yang turun 18% menjadi Rp729,45 triliun.

Baca jugaWhale Crypto Bergerak! Ini 3 Altcoin yang Diborong & Dijual Whale di Awal Bulan Mei 2026

Mengapa Reli Bitcoin Menimbulkan Kekhawatiran

Dalam sebuah postingan di X (sebelumnya Twitter), Santiment menyoroti apa yang mereka sebut sebagai ketidakselarasan yang mencolok. Jumlah dompet Bitcoin aktif harian berada di sekitar 531.000, sementara pembuatan dompet baru berkisar di angka 203.000.

Kedua angka tersebut berada di titik terendah dalam 2 tahun terakhir, meskipun BTC telah naik 22% selama lima minggu terakhir.

“Secara historis, berdasarkan data Santiment, kenaikan harga yang tidak didukung oleh pertumbuhan partisipasi on-chain cenderung rapuh. Sederhananya, ada lebih sedikit ‘bahan bakar pembelian’ di balik pergerakan tersebut,” tulis postingan itu.

“Paradoksnya, titik terendah aktivitas jaringan dalam 2 tahun terakhir sebenarnya dapat menjadi sinyal bahwa Bitcoin sedang bersiap untuk pergerakan naik yang jauh lebih besar. Titik dasar dari sebuah aktivitas sering kali menandai akhir dari sikap apatis, bukan kelanjutannya.”

Michael Nadeau, pendiri The DeFi Report, juga menyoroti adanya sinyal bearish. Nadeau mencatat bahwa Spot Volume Delta BTC berubah menjadi positif yang mana ini baru kedua kalinya terjadi pada bear market (pasar turun) saat ini.

Hal ini menunjukkan bahwa pembeli mulai menjadi lebih agresif dibandingkan penjual di pasar spot. Meski begitu, ia mencatat bahwa setiap kali sinyal ini berubah menjadi positif pada periode bear market sebelumnya, tren koreksi harga yang baru cenderung menyusul setelahnya.

“Pada tahun 2022, ada empat siklus ‘bilasan’ (flushes) signifikan di mana pihak penjual memegang kendali penemuan harga. Bilasan ketiga terjadi sekitar 7 bulan setelah bear market berjalan, dan bilasan terakhir terjadi setelah lebih dari 12 bulan. Kita saat ini sedang memasuki bulan ke-7 dari bear market yang sedang berlangsung. Kita baru saja melihat gelombang likuidasi short yang mendorong harga ke level resistensi utama, dan tingkat pendanaan (funding rates) baru saja berubah menjadi positif,” ungkapnya.

Skenario Bullish Bitcoin di $80.000

Di sisi lain, Santiment mencatat laba bersih yang direalisasikan (net realized profits) sebesar $207,56 juta pada hari Minggu, yang merupakan lonjakan bulanan tertinggi. Mereka melihat lonjakan ini sebagai uji ketahanan (stress test), karena BTC berhasil melewati angka $80.000 meskipun terdapat tekanan pasokan yang besar.

Baca juga: Prediksi Harga Pi Network: Tekanan Jual Mereda, Harga PI Stabil di Tengah Pembaruan Mainnet?

“Ketika tingkat pengambilan untung (profit taking) yang tinggi terjadi di saat pasar sedang naik, umumnya ini adalah sinyal bullish bahwa tren naik dapat berlanjut,” tulis perusahaan tersebut.

Darkfost memperkuat pandangan bullish ini. Aliran masuk dari pemegang jangka pendek (STH – short-term holder) dalam posisi untung tercatat sekitar 13.000 BTC, dan aliran masuk STH mingguan di Binance mencapai 36.500 BTC. Angka ini termasuk salah satu yang terendah dalam siklus saat ini.

“Di tengah ketiadaan permintaan yang sangat kuat, penyusutan pada tekanan jual ini tetap mendukung skenario konsolidasi BTC di atas level $80.000,” tulisnya.

Terakhir, analis Plan C memperluas sudut pandangnya. Analis tersebut membingkai pergerakan pasar saat ini sebagai bagian dari siklus super (supercycle) Bitcoin yang dimulai sejak titik terendah bulan November 2022 di harga $16.000. Ia memproyeksikan puncak harga akan mencapai lebih dari $250.000 pada akhir tahun 2027 hingga awal 2028.

Untuk saat ini, angka $80.000 berada di pusat dari empat narasi yang saling bersaing, dan pergerakan harga dari titik ini akan menentukan tesis mana yang akan tervalidasi dan mana yang harus ditulis ulang.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalaman trading crypto hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihat harga emas perhiasan hari ini dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.

Unduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Nikmati pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->