Download Pintu App
Jakarta, Pintu News – Saham Intel (NASDAQ: INTC) tengah menjadi perbincangan hangat di kalangan investor setelah mengalami penurunan tajam dalam beberapa pekan terakhir. Sektor semikonduktor secara keseluruhan memang sedang diterpa aksi jual besar-besaran, sehingga harga saham INTC anjlok hingga 17,30% dalam sebulan terakhir dan kehilangan hampir 22 poin.
Namun, di tengah tekanan tersebut, Bank of America Securities justru melihat peluang emas untuk masuk ke saham Intel. Analis terkemuka, Vivek Arya, memberikan sinyal positif dengan menaikkan target harga saham Intel dan menyebut saat ini sebagai momen terbaik untuk akumulasi.
Bank of America Securities melalui analis Vivek Arya, secara resmi menaikkan target harga saham Intel menjadi $135. Dalam catatan kepada klien, Arya menilai bahwa Intel memiliki potensi kenaikan hingga 26% dari harga saat ini. Strategi akumulasi pada rentang harga sekarang, atau menunggu penurunan lebih lanjut di bawah $100 akibat tekanan sektor semikonduktor, dinilai sangat menguntungkan bagi investor yang ingin memaksimalkan profit.
Dilansir dari Watcher Guru, jika prediksi tersebut terbukti, investasi sebesar $1.000 di saham Intel berpotensi tumbuh menjadi $1.260 dalam waktu dekat. Optimisme terhadap saham Intel juga didukung oleh derasnya arus dana dari investor ritel maupun institusi yang memburu peluang di sektor AI dan semikonduktor.

Banyak perusahaan sekuritas di Wall Street yang turut merevisi naik proyeksi harga INTC, bahkan memperkirakan pertumbuhan dua digit dalam beberapa bulan ke depan. Namun, di balik optimisme tersebut, masih ada sejumlah analis yang menaruh keraguan terhadap keberlanjutan reli saham Intel. Mereka menyoroti performa lima tahun terakhir yang dinilai kurang memuaskan dan belum mampu memenuhi ekspektasi pasar.
Dalam lima tahun terakhir, saham Intel hanya mampu naik kurang dari 50%, sebuah angka yang dianggap kurang impresif untuk ukuran raksasa semikonduktor. Sejak tahun 2021 hingga Maret 2026, harga saham INTC cenderung bergerak stagnan dan tidak menunjukkan lonjakan signifikan. Baru pada kuartal kedua tahun ini, saham Intel mulai menunjukkan tren positif dengan melonjak dari $50 ke level tertinggi tahunan di $111.
Namun, para analis memperingatkan bahwa kenaikan ini lebih disebabkan oleh sentimen positif di sektor semikonduktor secara umum, bukan karena kekuatan fundamental Intel sendiri. Kondisi ini membuat sejumlah pakar pasar memperkirakan bahwa setelah mencapai target harga berikutnya, saham Intel berpotensi mengalami koreksi kembali.
Reli yang terjadi saat ini dinilai masih sangat dipengaruhi oleh tren industri semikonduktor dan hype seputar teknologi AI. Jika tekanan jual di sektor ini berlanjut, harga saham INTC bisa saja kembali tertekan. Oleh karena itu, strategi akumulasi pada saat harga turun dinilai lebih bijak bagi investor yang ingin meraih keuntungan optimal.
Nikmati kemudahan investasi saham global seperti Nvidia (NVDAX), Amazon (AMZNX), Apple (AAPLX), hingga aset komoditas seperti emas dan perak dalam wujud tokenized stocks dari xStocks dan Ondo langsung di aplikasi Pintu!
Kenapa harus coba investasi tokenized stocks di Pintu?
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalaman trading crypto hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihat harga emas perhiasan hari ini dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.
Unduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Nikmati pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi