Pemula
Disertai Video

Apa itu Saham Intel (INTC) dan Tokenized Stock INTCx?

Update 9 Jul 2026 • Waktu Baca 8 Menit
Gambar Apa itu Saham Intel (INTC) dan Tokenized Stock INTCx?
Reading Time: 8 minutes

Chip Intel kemungkinan besar ada di dalam laptop yang sedang kamu pakai sekarang. Namun, selama bertahun-tahun, saham Intel (INTC) justru jadi salah satu saham teknologi yang paling sering diremehkan oleh Wall Street karena kalah bersaing di era AI. Situasinya berbalik drastis pada 2026. Saham Intel sempat melesat lebih dari 280% dari awal tahun dan menyentuh rekor tertinggi dalam 25 tahun pada akhir Juni, sebelum terkoreksi tajam di awal Juli menyusul kekhawatiran “bubble” AI di sektor chip. Meskipun begitu, kenaikannya sepanjang tahun berjalan masih di atas 200%. Kesepakatan foundry dengan Apple dan Microsoft jadi pendorong utama reli ini, dan kini investor Indonesia bisa ikut membeli eksposurnya lewat INTCx tokenized stock di jaringan blockchain, cukup dengan modal receh dan tanpa menunggu jam bursa Amerika Serikat.

Ringkasan Artikel

  • 🔄 Comeback 25 Tahun: Harga saham Intel meroket ke level tertinggi dalam 25 tahun di kisaran $140 dengan kapitalisasi pasar mencapai $673,43 miliar pada Juli 2026.
  • 🤝 Katalis Foundry: Reli harga ini didorong oleh kontrak produksi strategis bersama Apple dan Microsoft, serta masuknya investasi dari pemerintah AS dan Nvidia.
  • ⛓️ Akses via Blockchain: Saham ini dapat dibeli secara fraksional mulai dari $1 melalui INTCx, sebuah aset crypto yang dipatok 1:1 dengan saham asli Intel.
  • ⚠️ Risiko Nyata: Lonjakan harga tersebut murni didorong oleh ekspektasi pendapatan tahun 2027, mengingat Intel masih mencatat kerugian bersih dan rasio P/E negatif di awal 2026.

Mengenal Intel, Raksasa Chip yang Bangkit Kembali

Intel Corporation didirikan pada tahun 1968 oleh Robert Noyce dan Gordon Moore, dua mantan karyawan Fairchild Semiconductor. Perusahaan yang berkantor pusat di Santa Clara, California ini adalah pencipta arsitektur prosesor x86 yang selama beberapa dekade mendominasi komputer pribadi dan server di seluruh dunia lewat merek seperti Pentium dan Core.

Dominasi itu terkikis dalam sepuluh tahun terakhir. Intel tertinggal dari TSMC dalam teknologi manufaktur, kalah dari Nvidia dan AMD di pasar chip AI, dan sempat mencatat rugi sebelum pajak $10,18 miliar pada 2024 menurut data Companiesmarketcap. Di bawah CEO Lip-Bu Tan, Intel kini bertransformasi lewat dua mesin utama.

  • Produk Intel: Prosesor untuk PC, laptop, dan server, termasuk lini Xeon 6 yang kini banyak dipakai berdampingan dengan chip grafis Nvidia di pusat data AI.
  • Intel Foundry: Jasa manufaktur chip untuk perusahaan lain, bersaing langsung dengan TSMC dan Samsung. Segmen inilah yang menjadi pusat cerita kebangkitan Intel di 2026.

Reli 2026: Saham Intel Meroket dari $40 ke $142

Sumber: Investing

Sepanjang paruh pertama tahun 2026, saham Intel (INTC) menunjukkan tren kenaikan yang sangat agresif. Mengawali tahun di kisaran level $40-an, harga sahamnya terus melesat tajam tanpa henti hingga sempat menyentuh titik tertingginya (52-week high) di level $142,35.

Meskipun saat ini harga sedang mengalami fase koreksi dan berada di level $120,35 (penutupan 2 Juli 2026), performa saham ini tetap luar biasa. Koreksi dua hari terakhir dipicu oleh peringatan Bank of America soal potensi “bubble” pada saham-saham AI dan chip, yang turut menyeret AMD dan TSMC turun serupa. Meski begitu, data menunjukkan INTC telah mencetak kenaikan sebesar 205,61% hanya dalam enam bulan terakhir, menandakan momentum positif yang masif bagi perusahaan di tahun 2026.

Lonjakan fantastis ini utamanya didorong oleh ledakan ekosistem Kecerdasan Buatan global yang memicu rotasi modal investor ke saham semikonduktor dengan valuasi atraktif seperti Intel. Selain itu, perkembangan signifikan pada bisnis Intel Foundry sebagai alternatif utama manufaktur chip di luar TSMC, dipadukan dengan realisasi kucuran subsidi strategis dari pemerintah, sukses memulihkan kepercayaan pasar terhadap perbaikan fundamental dan prospek pertumbuhan jangka panjang perusahaan.

Apakah Fundamental Intel Kuat?

Pendapatan Q1 Sentuh $13,6 Miliar, Namun Masih Catat Rugi $3,7 Miliar

Di balik reli harga, kinerja keuangan Intel masih dalam fase pemulihan. Companiesmarketcap mencatat laba sebelum pajak Intel sebesar -$10,18 miliar pada 2024, membaik menjadi $2,64 miliar pada 2025, namun kembali minus $0,75 miliar secara trailing twelve months (TTM) per Juli 2026. Laporan kuartal pertama 2026 menunjukkan pendapatan sekitar $13,6 miliar dengan rugi bersih $3,7 miliar. Manajemen menargetkan margin kotor naik dari titik terendah 35% di akhir 2025 menjadi sekitar 50% pada akhir 2027.

Rasio P/E Intel -181, P/S Naik ke 3,28

Sumber: Companiesmarketcap

Karena masih merugi, rasio P/E Intel tercatat negatif, di kisaran -160-an per awal Juli 2026 (sempat -181 saat harga masih di $133,99, dan bergerak seiring naik-turunnya harga saham). Rasio P/E negatif bukan berarti sahamnya “murah” atau “mahal”, melainkan sinyal bahwa perusahaan belum mencetak laba sehingga investor membeli berdasarkan ekspektasi masa depan. Sebagai pembanding, P/E Nvidia berada di 43,7 dan AMD di 202.

Sumber: Companiesmarketcap

Rasio price to sales (P/S) Intel yang membandingkan harga saham dengan pendapatan berada di kisaran 2,9-3,3 (TTM) tergantung waktu akses data, naik dari 1,65 di akhir 2024. Angka ini masih jauh lebih rendah dibandingkan Nvidia (23,4) dan AMD (16,4), yang oleh sebagian analis dibaca sebagai ruang kenaikan, dan oleh sebagian lainnya sebagai cerminan bisnis Intel yang marginnya memang lebih tipis.

Kenapa Saham Intel (INTC) Melonjak di 2026? Beberapa Alasan Fundamental

Berikut adalah beberapa faktor utama kenapa saham Intel (INTC) melonjak di 2026:

Lompatan Teknologi Intel 18A-P vs 18A Standar

Pada Simposium VLSI 16 Juni 2026, Intel mengumumkan proses manufaktur 18A-P resmi memasuki tahap risk production, yaitu fase produksi awal untuk menguji kesiapan massal. Proses ini menawarkan performa 9% lebih tinggi pada daya yang sama dibandingkan 18A standar. CFO Intel David Zinsner menyebut yield atau tingkat keberhasilan produksinya dua kuartal lebih cepat dari perkiraan. Generasi berikutnya, 14A, bahkan disebut lebih matang dibandingkan 18A pada usia pengembangan yang sama.

Selain jadwal produksinya yang maju 2 kuartal lebih cepat, cip 18A-P membawa peningkatan spesifikasi yang sangat signifikan berkat teknologi Enhanced RibbonFET dan PowerVia. Berikut detail peningkatannya:

  • Performa (+9%): Kinerja cip 9% lebih tinggi.
  • Efisiensi Daya (-18%): Konsumsi listrik dipangkas hingga 18%, menjadikannya jauh lebih hemat.
  • Manajemen Suhu (20-40%): Suhu operasional 20-40% lebih dingin (better thermals), membuat cip lebih stabil saat bekerja berat.

Secara keseluruhan, Intel tidak hanya berhasil mempercepat produksi, tetapi juga menciptakan cip yang lebih cepat, lebih hemat daya, dan lebih dingin sekaligus.

Validasi Klien Raksasa: Kesepakatan Foundry dengan Apple dan Microsoft

Katalis terbesar reli Intel bukan cuma soal teknologi, melainkan validasi dari klien kelas dunia terhadap Intel Foundry. Presiden Donald Trump mengumumkan pada 18 Juni 2026 bahwa Apple sepakat memproduksi chip di Intel Foundry menggunakan node 18A yang disebut setara node 2nm TSMC, menyusul laporan awal kesepakatan ini yang mencuat sejak Mei 2026. Hari pengumuman itu, saham Intel ditutup di rekor $133,99, penutupan tertinggi sepanjang sejarah perusahaan saat itu.

Microsoft turut mengamankan slot produksi di node 18A dan 18A-P untuk chip AI Maia generasi berikutnya, dengan total nilai kontrak wafer dan advanced packaging Intel Foundry yang dilaporkan melampaui $15 miliar. Kepercayaan dua raksasa teknologi ini diperkuat oleh dukungan modal besar: pemerintah AS memegang sekitar 10% saham Intel senilai $8,9 miliar sejak Agustus 2025 (total investasi $11,1 miliar termasuk hibah), sementara Nvidia menyuntikkan $5 miliar lewat pembelian saham di harga $23,28 per lembar pada September 2025, sekaligus menjalin kerja sama pengembangan chip x86 kustom dan SoC PC berbasis RTX bersama Intel.

Apa itu INTCx, Tokenized Stock Intel?

INTCx adalah tokenized stock alias representasi digital dari saham Intel yang diterbitkan di blockchain oleh Backed, penerbit Real-World Asset (RWA) asal Swiss lewat produk bernama xStocks. Setiap satu token INTCx didukung 1:1 oleh satu saham Intel asli yang dibeli melalui broker resmi dan disimpan di kustodian teregulasi. Token ini tersedia sebagai token SPL di jaringan Solana dan ERC-20 di Ethereum.

Bagi investor Indonesia, bedanya terasa langsung di dua hal. Pertama, jam perdagangan. Bursa NASDAQ hanya buka pada malam hingga dini hari WIB, sedangkan INTCx bisa diperdagangkan di bursa crypto hampir sepanjang waktu dan token-nya bisa dipindahkan on-chain kapan saja. Kedua, modal. Kamu tidak perlu membeli satu lembar penuh seharga $133,99 atau lebih dari Rp2 juta. Lewat pembelian fraksional, modal Rp100.000 pun sudah cukup untuk mulai memiliki eksposur ke saham Intel.

Satu hal penting: memegang INTCx memberi eksposur ekonomi terhadap pergerakan harga saham Intel, tetapi tidak menjadikan kamu pemegang saham resmi Intel. Kamu tidak punya hak suara di rapat pemegang saham.

Pelajari lebih dalam tentang Tokenisasi Aset: Pengertian, Cara Kerja, dan Risiko RWA di 2026 di Pintu Academy.

Perbedaan Saham INTC vs INTCx Tokenized Stock

AspekSaham INTC (NASDAQ)INTCx (Tokenized Stock)
Bentuk asetSaham ekuitas tradisionalToken crypto berbasis RWA
Status kepemilikanPemegang saham resmi, ada hak suaraEksposur ekonomi saja, tanpa hak suara
JaminanKepemilikan langsungSaham INTC asli 1:1 di kustodian teregulasi
Jam perdaganganJam bursa AS (malam hingga dini hari WIB)Hampir sepanjang waktu di bursa crypto, transfer on-chain 24 jam
Modal minimumUmumnya per lembar penuhFraksional, mulai sekitar $1
InfrastrukturKliring tradisional (DTCC)Blockchain Solana dan Ethereum

Faktor Risiko INTC yang Perlu Diperhatikan

  • Fundamental belum menyusul harga

Reli 250% lebih terjadi saat Intel masih merugi. Pendapatan dari chip Apple diperkirakan baru masuk laporan keuangan pada 2027, sehingga ada jeda 12 hingga 18 bulan antara ekspektasi dan realisasi.

  • Risiko eksekusi 18A dan 14A

Menurut analis yang dikutip TradingKey, keterlambatan perbaikan yield 18A-P selama enam bulan saja bisa menunda target margin ke 2028 dan memicu koreksi harga 25% hingga 30%.

Sebagian klaim soal kemitraan datang dari pernyataan Presiden Trump, bukan pengumuman resmi perusahaan. Laporan keuangan kuartal kedua pada 23 Juli 2026 menjadi ujian pembuktian berikutnya.

  • Risiko khusus tokenized stock

Pemegang INTCx menanggung risiko tambahan berupa keamanan smart contract, risiko penerbit, dan potensi selisih harga tipis terhadap saham aslinya di kondisi pasar ekstrem.

  • Volatilitas tinggi dan pandangan analis yang terbelah

Saham Intel sempat anjlok 6-9% dalam dua hari (1-2 Juli 2026) setelah Bank of America memperingatkan potensi “bubble” pada saham AI dan chip. Pandangan analis pun terbelah tajam: HSBC menaikkan target harga ke $200 (potensi upside), sementara konsensus rata-rata Wall Street berada di sekitar $96 (potensi downside). Hal tersebut mencerminkan ketidakpastian besar soal valuasi Intel saat ini.

Regulasi dan Pajak Tokenized Stock di Indonesia

Sejak 10 Januari 2025, pengawasan aset crypto dan aset keuangan digital di Indonesia resmi berada di bawah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia, beralih dari Bappebti berdasarkan amanat Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 (UU P2SK). Dari sisi pajak, transaksi aset crypto di bursa lokal mengacu pada PMK Nomor 50 Tahun 2025, di mana PPN atas transaksi crypto dihapus dan diganti PPh Final sebesar 0,21%.

Pelajari juga Perbandingan Pajak Tokenisasi Saham vs Saham Konvensional AS di Pintu Academy.

Kesimpulan

Intel (INTC) menjalani salah satu cerita pembalikan arah paling dramatis di pasar saham 2026. Kombinasi kesepakatan foundry dengan Apple dan Microsoft, kemajuan teknologi 18A-P dan 14A, serta dukungan pemerintah AS mendorong sahamnya ke level tertinggi 25 tahun dengan kapitalisasi pasar $673,43 miliar. Meski begitu, laporan keuangannya menunjukkan perusahaan masih merugi, sehingga harga saat ini banyak bertumpu pada ekspektasi.

Lewat INTCx tokenized stock, investor Indonesia bisa mengambil posisi pada cerita kebangkitan Intel ini dengan modal kecil dan jam perdagangan yang fleksibel, selama memahami bahwa risikonya berlapis: risiko bisnis Intel itu sendiri ditambah risiko aset berbasis blockchain.

Artikel ini bersifat edukatif dan bukan merupakan saran investasi. Harga aset crypto bersifat volatil dan dapat berubah sewaktu-waktu. Selalu lakukan riset sendiri (DYOR) sebelum berinvestasi.

Frequently Asked Questions (FAQ)

Apakah membeli INTCx sama dengan memiliki saham Intel?

Tidak persis sama. INTCx memberi eksposur terhadap pergerakan harga saham Intel karena didukung 1:1 oleh saham asli di kustodian, tetapi kamu bukan pemegang saham resmi dan tidak memiliki hak suara di perusahaan.

Kenapa P/E Intel negatif padahal sahamnya naik ratusan persen?

P/E Intel negatif karena perusahaan masih mencatat rugi dalam 12 bulan terakhir. Kenaikan harganya didorong ekspektasi pendapatan foundry dari Apple dan Microsoft yang baru akan terlihat di laporan keuangan mulai 2027.

Berapa modal minimum untuk membeli tokenized stock Intel?

Sangat kecil. Karena bisa dibeli secara fraksional di platform crypto, kamu bisa mulai dari kisaran $1 atau puluhan ribu Rupiah, tanpa harus membeli satu lembar penuh.

Bagaimana Cara Membeli Tokenized Stock Intel di Pintu?

Jika aset tokenized stock Intel sudah tersedia di aplikasi Pintu, kamu bisa membelinya dengan langkah berikut:

  1. Buka dan masuk ke akun aplikasi Pintu kamu.
  2. Masuk ke menu Market.
  3. Cari aset dengan ticker terkait Intel (INTCx).
  4. Masukkan nominal Rupiah yang ingin diinvestasikan.
  5. Konfirmasi dan selesaikan transaksi.

Referensi

Bagikan

Lihat Aset di Artikel Ini

AI
->

Harga AI (24 Jam)

Rp 0

Kapitalisasi Pasar

-

Volume Global (24 Jam)

-

Suplai yang Beredar

-