
JPMorgan Chase Ondo Tokenized Stock adalah aset digital inovatif yang menghadirkan saham perbankan tradisional ke dalam ekosistem blockchain melalui proses tokenisasi. JPMon memungkinkan investor mendapatkan eksposur harga dan dividen JPMorgan melalui protokol kripto global yang beroperasi 24 jam tanpa memerlukan pialang tradisional. Dalam artikel ini, kita akan membahas secara mendalam mengenai sejarah JP Morgan Chase, perbedaannya dengan saham tradisional, hingga performa saham JPM dari 1996 – 2026!
JPMorgan Chase memulai sejarahnya pada 1799 melalui Manhattan Company, namun identitas modernnya dibentuk oleh J.P. Morgan Sr. pada akhir abad ke-19 sebagai arsitek keuangan Amerika Serikat. Kekuatannya saat ini merupakan hasil dari merger raksasa antara J.P. Morgan & Co. (spesialis investasi) dan Chase Manhattan Bank (spesialis komersial) pada tahun 2000. Ekspansi ini diperkuat dengan akuisisi strategis selama krisis 2008, seperti pengambilan alih Bear Stearns dan Washington Mutual.
Di bawah kepemimpinan Jamie Dimon, bank ini kini mengelola aset lebih dari $4 triliun per awal 2026, menjadikannya bank terbesar di Amerika Serikat. Fokus perusahaan telah bergeser ke arah teknologi masa depan, dengan investasi miliaran dolar pada AI generatif dan infrastruktur blockchain untuk efisiensi transaksi global. Sebagai pemimpin pasar, JPMorgan Chase tidak hanya mendominasi perbankan ritel dan investasi, tetapi juga berfungsi sebagai jangkar stabilitas ekonomi global di tengah volatilitas pasar modern.
JPMon adalah token saham ERC-20 yang merepresentasikan nilai ekonomi dari saham JPMorgan Chase (JPM) di dalam ekosistem blockchain. Produk ini biasanya diterbitkan oleh platform keuangan terdesentralisasi seperti Ondo Finance atau penyedia Real-World Assets lainnya. JPMon memungkinkan investor mendapatkan eksposur harga dan dividen JPMorgan melalui protokol kripto global yang beroperasi 24 jam tanpa memerlukan pialang tradisional.
JPMon diklasifikasikan sebagai instrumen derivatif yang diterbitkan oleh entitas pihak ketiga dengan saham JPMorgan Chase (JPM) sebagai aset acuan (underlying asset). Hal ini secara fundamental berbeda dengan JPM Coin, yang merupakan infrastruktur pembayaran berbasis teknologi blockchain resmi milik JPMorgan Chase untuk memfasilitasi penyelesaian transaksi dana antarlembaga perbankan.
| Fitur / Risiko | Saham JPM (Tradisional) | Token JPMon (Tokenized Asset) |
|---|---|---|
| Penerbit Resmi | Diterbitkan langsung oleh JPMorgan Chase & Co. | Diterbitkan oleh Ondo Finance. |
| Tempat Transaksi | Bursa Efek New York (NYSE) melalui Broker. | Bursa Kripto (DEX/CEX) atau Platform RWA. |
| Waktu Perdagangan | Senin-Jumat, Jam kerja bursa AS. | 24 Jam sehari, 7 Hari seminggu (Non-stop). |
| Kepemilikan Saham | Tercatat secara legal sebagai pemegang saham resmi. | Kepemilikan tidak langsung (melalui smart-contract). |
| Hak Suara (Voting) | Pemegang saham memiliki hak suara di RUPS. | Biasanya tidak memiliki hak suara perusahaan. |
| Risiko Kustodian | Dilindungi oleh regulasi SEC dan SIPC (asuransi broker). | Tergantung keamanan Smart Contract dan dompet kripto. |
| Distribusi Dividen | Langsung masuk ke rekening dana nasabah. | Biasanya otomatis diinvestasikan kembali ke nilai token. |
JPMorgan Chase mengoperasikan bisnisnya melalui empat segmen utama yang sangat terintegrasi. Struktur ini memungkinkan mereka mendominasi pasar dari layanan perbankan individu hingga transaksi korporat lintas negara. Berikut adalah rincian segmen bisnis utamanya per tahun 2026:
Ini adalah wajah publik JPMorgan melalui merek Chase. Segmen ini melayani lebih dari 80 juta konsumen dan 6 juta usaha kecil di Amerika Serikat.
Segmen ini adalah mesin uang global yang melayani korporasi besar, pemerintah, dan institusi keuangan di seluruh dunia.
Dengan aset kelolaan (AUM) yang mencapai triliunan dolar, segmen ini fokus pada pengelolaan kekayaan jangka panjang.
Segmen ini berada di posisi menengah, melayani perusahaan skala menengah hingga besar serta pengembang real estat komersial.
Catatan: JPMorgan juga memiliki unit "Corporate" yang mengelola treasury perusahaan dan investasi strategis di bidang teknologi (seperti divisi blockchain mereka, Onyx).
Berikut adalah performa saham JPM dari tahun 1996 – 2026, mulai dari pertumbuhan market cap, tren pendapatan hingga P/E dan P/S ratio nya:

Grafik ini menunjukkan tren pertumbuhan kapitalisasi pasar JPMorgan Chase (JPM) selama tiga dekade, dari 1996 hingga Februari 2026. Secara keseluruhan, valuasi perusahaan bergerak dalam tren bullish jangka panjang, dengan lonjakan signifikan yang dimulai setelah tahun 2020. Per Februari 2026, JPM mencapai nilai puncaknya di angka $840,58 Miliar USD, menjadikannya perusahaan paling berharga ke-15 di dunia.
Meskipun menunjukkan pertumbuhan masif, perjalanan ini diwarnai beberapa fluktuasi, seperti koreksi tajam sekitar tahun 2008 (krisis keuangan) dan tahun 2020. Namun, pemulihan pasca-2023 terlihat sangat agresif, di mana grafik menunjukkan kenaikan eksponensial yang menembus batas $800 Miliar. Hal ini mencerminkan dominasi pasar yang kuat dan kepercayaan investor yang tinggi terhadap stabilitas bank tersebut.

Grafik ini menampilkan lintasan pendapatan JPMorgan Chase (JPM) selama hampir tiga dekade, yang menunjukkan pertumbuhan konsisten dari tahun 1996 hingga 2025. Perusahaan mencapai tonggak sejarah baru dengan pendapatan mencapai $179,43 Miliar USD pada tahun 2025 (TTM). Angka ini mencerminkan kenaikan berkelanjutan dari tahun-tahun sebelumnya, di mana pendapatan tercatat sebesar $155,29 Miliar pada 2023 dan meningkat menjadi $169,42 Miliar pada 2024.
Visualisasi data menunjukkan adanya percepatan pendapatan yang sangat signifikan setelah tahun 2020, di mana kurva naik lebih tajam dibandingkan periode stabil antara 2010 hingga 2018. Meskipun sempat mengalami fluktuasi kecil pada periode awal 2000-an, tren jangka panjang tetap mengarah ke atas. Hal ini mengindikasikan perluasan bisnis yang kuat dan kemampuan perusahaan dalam meningkatkan perolehan pendapatan secara masif dalam lima tahun terakhir.

Grafik tersebut menunjukkan fluktuasi rasio P/E JPMorgan Chase (JPM) dari tahun 2001 hingga Februari 2026, di mana angka saat ini berada pada 15,4, meningkat signifikan dibandingkan akhir tahun 2024 yang sebesar 11,9. Secara historis, rasio ini mengalami lonjakan ekstrem mendekati angka 25 pada periode krisis finansial 2008-2009, namun cenderung stabil di rentang 5 hingga 15 dalam satu dekade terakhir.

Grafik riwayat rasio P/S JPMorgan Chase (JPM) dari tahun 2001 hingga 2025 menunjukkan tren kenaikan jangka panjang yang mencapai puncaknya pada level 4,84 per September 2025. Meskipun angka per Februari 2026 sedikit terkoreksi ke posisi 4,68, rasio ini masih jauh lebih tinggi dibandingkan rata-rata historisnya yang sempat berada di bawah level 2,0 pada periode 2008-2012.
Tokenized stock seperti JPMon dipandang sebagai instrumen sekuritas digital dan umumnya tetap tunduk pada aturan sekuritas tradisional walaupun dibangun di atas teknologi blockchain. Di Amerika Serikat, Securities and Exchange Commission (SEC) menegaskan bahwa sekuritas berbasis blockchain harus mematuhi federal securities laws, termasuk kewajiban pendaftaran dan pengungkapan jika terkait dengan saham yang mendasarinya.
Di Indonesia, regulasi aset digital telah mengalami perubahan besar dengan penyesuaian kerangka hukum oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sejak 10 Januari 2025, kewenangan regulasi dan pengawasan terhadap aset keuangan digital termasuk aset kripto telah dialihkan dari Bappebti ke OJK berdasarkan Government Regulation No. 49 of 2024 dan OJK Regulation No. 27 of 2024, yang mengklasifikasikan crypto sebagai digital financial assets dan mengharuskan aktivitas terkait mematuhi aturan OJK.
Di Pintu, pembelian JPMon dapat dimulai dengan nominal yang sangat terjangkau, yaitu mulai dari Rp11.000, sehingga pengguna dapat memperoleh eksposur terhadap valuasi JPMorgan Chase tanpa modal besar.
Selain JPMon Pintu juga menyediakan berbagai tokenized stock lain seperti TLTon, MAon, dan aset sejenis lainnya melalui laman Market Tokenized Stocks, memungkinkan pengguna mengakses beragam saham global dalam bentuk on-chain dengan mudah.
Berikut cara mudah beli JPMon di Pintu:
Per awal 2026, JPMorgan Chase mengukuhkan dominasinya di pasar perbankan AS dengan aset fantastis melebihi $4 triliun dan pendapatan tahunan mencapai $179,43 miliar. Meskipun indikator fundamental tetap bullish, investor perlu mencermati rasio P/E dan P/S yang kini telah melampaui rata-rata historisnya. Sebagai solusi modern, hadir JPMon yang merepresentasikan saham JPM secara 1:1 di ekosistem blockchain untuk memungkinkan perdagangan 24/7 tanpa perantara. Teknologi ini juga mempermudah reinvestasi melalui fitur auto-compounding dividen otomatis yang dikelola secara efisien oleh smart contract.
Disclaimer: Semua artikel dari Pintu Academy ditujukan untuk tujuan edukasi dan bukan merupakan nasihat keuangan.
Referensi:
Bagikan
Table of contents
Lihat Aset di Artikel Ini
Harga JPMON (24 Jam)
Kapitalisasi Pasar
-
Volume Global (24 Jam)
-
Suplai yang Beredar
-