
Dalam setahun terakhir, volume trading harian perpetual DEX melonjak hingga menembus $100 miliar yang didorong oleh proyek Hyperliquid, Aster, dan pendatang baru seperti Lighter. Lighter adalah perpetual DEX layer 2 berbasis zk-rollup di atas Ethereum yang memperkenalkan konsep verifiable order book. Artikel ini akan lebih lanjut membahas apa itu Lighter, cara kerja, fitur utama, model revenue, tokenomics token LIT, hingga potensi dan risikonya yang perlu kamu ketahui.
Untuk memahami posisi Lighter, penting melihat gambaran besar dari kategori ini terlebih dahulu. Pasar perpetual DEX mengalami pertumbuhan pangsa pasar yang signifikan, dari hanya sekitar 2,7% pada 2023 menjadi sekitar 26% dari total volume pasar futures global pada akhir 2025.
Seiring dengan pertumbuhan tersebut, persaingan antar proyek juga semakin ketat. Setiap proyek hadir dengan daya tarik dan keunggulannya masing-masing. Hyperliquid masih mendominasi berkat ekosistem yang matang serta basis pengguna yang loyal. Aster unggul dalam integrasi lintas jaringan dan dukungan figur ternama. Di sisi lain, Lighter memilih cara yang berbeda dengan mengusung konsep verifiable fairness, yaitu sistem perdagangan yang transparan dan dapat diverifikasi sehingga tidak dapat dimanipulasi oleh pihak mana pun.
Pelajari juga selengkapnya mengenai Apa itu Hyperliquid di Pintu Academy

Berdasarkan data terbaru dari DeFiLlama, Lighter saat ini menempati posisi ketiga perpetual DEX terbesar berdasarkan volume 7 hari dengan total $16,068 miliar. Posisi pertama masih didominasi Hyperliquid dengan $52,03 miliar, diikuti Aster di $19,39 miliar.
Namun, metrik yang lebih sesuai untuk menilai aktivitas trading adalah normalized volume, yaitu volume yang telah disaring dari aktivitas tidak organik seperti wash trading. Pada Lighter, normalized volume 24 jam tercatat sekitar $844,67 juta, lebih rendah dari reported volume-nya $1,135 miliar. Ini menunjukkan adanya selisih sekitar $295 juta yang berasal dari aktivitas perdagangan yang tidak sepenuhnya mencerminkan transaksi organik.


Berdasarkan data revenue dari DeFiLlama, pendapatan Hyperliquid dan Lighter berbeda cukup signifikan. Hyperliquid mencatat revenue mingguan $15,2 juta, sekitar 17 kali lebih besar dibanding Lighter yang berada di kisaran $866 ribu. Perbedaan ini sangat wajar karena Hyperliquid lebih dulu membangun loyalitas pengguna dan infrastruktur yang lebih matang.
Data dari Artemis Analytics menunjukkan bahwa Hyperliquid masih mendominasi sektor perpetual DEX dalam hal open interest (OI). Pada puncaknya di sekitar Agustus-September 2025, total OI Hyperliquid sempat menembus angka $15 miliar.

Namun, data terbaru menunjukkan bahwa total open interest (OI) gabungan dari Hyperliquid dan Lighter saat ini berada di kisaran $5 miliar, turun lebih dari 70% dari puncaknya. Penurunan ini menggambarkan melemahnya sentimen pasar dan berkurangnya aktivitas trading di sektor derivatif, seiring meningkatnya sikap risk-off di kalangan investor.
Di dalam angka tersebut, porsi OI Lighter masih jauh lebih kecil dibanding Hyperliquid. Hal ini menunjukkan bahwa Lighter masih berada pada fase awal pertumbuhan, dengan kedalaman likuiditas dan pasar yang belum sebanding dengan Hyperliquid.

Lighter adalah perpetual DEX non-custodial yang berjalan sebagai spesifik aplikasi zk-rollup di atas jaringan Ethereum. Proyek ini dirancang untuk memberikan pengalaman trading sekelas CEX dengan kecepatan tinggi, order book yang dalam, eksekusi yang cepat, serta jaminan keamanan di sisi on-chain yang tidak bisa dimanipulasi oleh siapapun, termasuk tim pengembangnya sendiri.
Lighter dibuat oleh Vladimir Novakovski, mantan insinyur di Citadel, dan mulai berjalan di mainnet pada 2 Oktober 2025 setelah 2 tahun pengembangan. Pada November 2025, Lighter menutup pendanaan sebesar $68 juta dengan valuasi $1,5 miliar yang didukung oleh Founders Fund, Ribbit Capital, Haun Ventures, dan Robinhood Ventures.
Lighter memiliki 4 desain platform yang menjadi inti utama, yaitu:

Lighter punya arsitektur berlapis yang memungkinkan order di platform tetap dieksekusi secara adil.
Sequencer menerima semua order dari pengguna dengan cara first-come-first-served dan menyusunnya menjadi blok untuk diproses. Bagian terpenting, Sequencer hanya menentukan urutan transaksi, bukan mencocokkan order. Pemisahan fungsi ini mencegah Sequencer memanipulasi hasil matching.
Setelah Sequencer menyusun urutan transaksi, Prover bertugas membuktikan bahwa semua order sudah dieksekusi dengan benar dan adil, dengan cara siapa duluan yang masuk, dia duluan yang diproses. Bukti ini bersifat kriptografis, artinya kebenarannya bisa diverifikasi oleh siapapun secara otomatis.
Untuk membuat proses verifikasi ini lebih efisien, Lighter merancang struktur penyimpanan order book mereka sendiri yang disebut Order Book Tree. Bayangkan seperti rak arsip yang sudah diberi label berdasarkan urutan prioritas sejak awal, saat perlu dicek, tidak perlu membuka rak satu per satu dari awal, cukup langsung ke rak arsip yang dituju.
Smart contract di Ethereum menyimpan aset pengguna dan canonical state root protokol. Setiap perubahan state hanya diterima setelah SNARK proof berhasil diverifikasi lewat on-chain. Artinya tidak ada pihak mana pun yang bisa mengubah hasil matching tanpa bukti kriptografis yang valid. Jika ada manipulasi, buktinya langsung gagal dan perubahan ditolak.
Jika Sequencer gagal memproses prioritas transaksi (penarikan dana dan penutupan posisi) dalam batas waktu yang ditentukan, smart contract secara otomatis membekukan sistem dan pengguna bisa menarik aset langsung ke jaringan Ethereum. Mekanisme ini memastikan bahwa tidak ada skenario pembekuan aset termasuk jika Lighter mengalami kebangkrutan dan mengunci dana pengguna secara permanen.

Lighter menawarkan rangkaian fitur produk yang bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh trader. Hal ini yang membuat Lighter bisa bersaing dengan kompetitor lainnya bukan hanya dari sisi inovasi teknis, tapi sebagai proyek Perpetual DEX yang bisa digunakan secara mudah.
Lighter tidak membebankan biaya trading kepada semua pengguna yang memiliki akun standar atau biasa, hal ini merupakan keunggulan yang ditawarkan oleh Lighter untuk menarik pengguna trading di platformnya.
Bagi yang butuh kecepatan ekstra seperti trader atau market maker profesional, tersedia akun premium. Lighter mebebankan biaya sekitar 0,002% maker / 0,02% taker untuk tipe akun ini, tapi benefitnya adalah eksekusi transaksi yang jauh lebih cepat. Order maker diproses hampir instan (0ms), sementara taker sekitar 150ms, sedangkan akun standar berada rentang 200-300ms.
Lighter mengimplementasikan sistem margin tiga tingkat yang memberikan jarak sebelum likuidasi penuh terjadi:
Merupakan batas minimum margin yang diperlukan untuk membuka posisi baru. Jika margin akun turun di bawah level ini, pengguna tidak dapat menambah posisi. Namun, posisi yang sudah berjalan tidak langsung ditutup.
Jika margin akun turun hingga level ini, sistem akan mulai melakukan pengurangan posisi secara bertahap melalui order Immediate-or-Cancel (IOC) untuk memulihkan rasio margin akun.
Jika margin terus menurun hingga mencapai level ini, posisi akan ditutup sepenuhnya. Dalam kondisi di mana likuiditas di order book tidak mencukupi, LLP (insurance fund) akan berperan sebagai backstop terakhir untuk menalangi potensi kerugian.
Selain melisting lebih dari 50 aset kripto, Lighter juga menyediakan berbagai macam pilihan pasar RWA seperti Emas, Forex, Saham dengan leverage beragam mulai dari 2 sampai 50x. Namun, karena harga pasar RWA tersebut hanya tersedia di hari kerja, maka di luar itu perdagangan memasuki mode reduce-only. Artinya, pengguna hanya dapat menutup posisi dan tidak bisa membuka posisi baru.
Public Pools adalah fitur yang bisa digunakan pengguna untuk mendelegasikan modal ke berbagai pilihan operator trading. Operator trading menggunakan modal dari pool tersebut yang kemudian akan digunakan oleh operator trading untuk membuka posisi. Ketika untung, keuntungan dibagikan ke semua depositor setelah dipotong biaya operator. Sebaliknya, jika rugi, kerugian juga ditanggung bersama secara proporsional.
Mark price adalah harga acuan yang dipakai Lighter untuk menghitung margin dan menentukan kapan posisi perlu dilikuidasi. Supaya angka ini tidak bisa dimanipulasi oleh satu pihak tertentu, Lighter menghitungnya dari tiga sumber sekaligus.
Ketiga sumber ini digabungkan, sehingga kalau salah satu harga dari sumber tersebut tiba-tiba melompat tidak wajar, dua sumber lainnya akan menahannya.

Meskipun Lighter menghadirkan zero fee untuk retail trader, proyek ini tetap menghasilkan keuntungan, hanya saja sumbernya bukan dari biaya untuk akun standar tersebut. Berikut ini sumber pendapatan Lighter:
Revenue yang masuk kemudian dialokasikan ke 2 arah. Sebagian diputar kembali untuk mendanai pertumbuhan ekosistem, partnership, dan pengembangan fitur. Sebagian lagi digunakan untuk buyback token LIT di pasar menggunakan mekanisme TWAP harian. Mekanisme buyback ini dilakukan secara otomatis selama platform menghasilkan revenue. Semakin besar volume dan aktivitas di Lighter, semakin besar juga jumlah buyback terhadap token LIT.

LIT (Lighter Infrastructure Token) adalah token ekosistem Lighter yang diluncurkan pada 30 Desember 2025. Total suplai ditetapkan sebanyak 1 miliar token, tanpa inflasi tambahan. Berikut distribusi alokasi token berdasarkan data dari DropsTab:

Pada saat TGE, hanya sekitar 25% dari total suplai yang beredar di pasar, terutama melalui distribusi airdrop kepada peserta program Lighter Season 1 dan Season 2. Sementara itu, sekitar 75% suplai lainnya masih terkunci dan akan dilepas secara bertahap sesuai jadwal vesting masing-masing alokasi.
Berikut ini kegunaan token LIT di dalam ekosistem Lighter:
Seperti proyek kripto pada umumnya, Lighter menyimpan potensi yang menarik sekaligus risiko yang tidak bisa diabaikan. Memahami keduanya adalah langkah kritis yang diperlukan investor sebelum mengambil keputusan apa pun.
Setelah mengetahui Lighter, kamu bisa mulai berinvestasi token LIT dan lainnya langsung melalui Pintu. Selain itu, di Pintu Pro Web, kamu juga bisa langsung trading Futures!
Ayo download aplikasi kripto Pintu di Play Store dan App Store! Keamananmu terjamin karena Pintu diregulasi dan diawasi oleh Bappebti dan Kominfo.
Disclaimer: Semua informasi yang ditampilkan dalam artikel ini disusun untuk tujuan edukasi dan informasi umum. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai saran investasi, rekomendasi, ajakan untuk membeli atau menjual aset crypto tertentu, maupun dasar pengambilan keputusan finansial. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pembaca, dengan mempertimbangkan kondisi keuangan, tujuan investasi, dan toleransi risiko masing-masing.
Lighter adalah proyek ambisius di sektor perpetual DEX yang menawarkan kecepatan eksekusi trading, adil, dan dapat diverifikasi. Infrastruktur zk rollup, zero fee untuk retail trader, dan mekanisme buyback otomatis menjadi daya tarik utamanya. Namun, Lighter masih berada di fase awal sehingga tetap perlu diperhatikan sebelum mempertimbangkan investasi pada token LIT ataupun mencoba platformnya.
Bagikan