
Jakarta, Pintu News ā Seperti sejumlah meme coin lainnya, Shiba Inu (SHIB) mengawali tahun ini dengan performa yang cukup baik. Namun, dalam tujuh hari terakhir, situasinya mulai berubah karena harga SHIB mengalami penurunan dan kehilangan sebagian dari kenaikan sebelumnya.
Meski begitu, jika dilihat dari data on-chain, sejumlah pemegang besar (whales) tampak enggan untuk menjual aset mereka. Secara historis, kondisi seperti ini sering kali diikuti oleh lonjakan harga SHIB.
Namun, dengan mempertimbangkan kondisi pasar yang saat ini berbeda, muncul pertanyaan: mungkinkah memecoin ini kembali mencetak lonjakan seperti sebelumnya?
Salah satu metrik on-chain utama yang perlu diperhatikan saat ini adalah Saldo SHIB di Bursa (SHIB Balance on Exchanges). Menurut data dari Glassnode, hanya sekitar 23,55% dari total suplai SHIB yang beredar saat ini disimpan di bursa.
Baca juga: Prediksi Harga Shiba Inu: Reli 30% Disambut Aksi Jual Whale, Tren Naik atau Sekadar Hype?

Terakhir kali persentase suplai di bursa serendah ini terjadi pada Mei 2021, ketika harga SHIB masih berada di titik rendah siklusnya. Beberapa bulan kemudian, SHIB mengalami reli besar dan mencapai puncaknya di sekitar $0.000075.
Situasi saat ini terlihat cukup mirip. Hanya sekitar 290,4 triliun SHIB yang tersimpan di bursa, turun dari sekitar 370,3 triliun, dari total suplai beredar sekitar 589,24 triliun SHIB.
Sejak 5 Desember, total arus keluar bersih dari bursa (net exchange outflows) mencapai sekitar 80 triliun SHIB, dan dompet-dompet baru (āfresh walletsā) tercatat telah menarik sekitar 82 triliun SHIB dari bursa terpusat dalam 60 hari terakhir. Ini penting karena saldo SHIB di bursa mencerminkan bagian paling likuid dari suplaiādengan kata lain, koin yang ada di bursa adalah yang paling mudah dijual dengan cepat.
Jadi, ketika jumlah SHIB di bursa menyusut, tekanan jual langsung biasanya ikut berkurang. Artinya, harga SHIB bisa naik lebih mudah karena membutuhkan volume beli yang lebih kecil, selama pasokan di bursa tetap rendah.
Namun, sinyal ini bukan jaminan otomatis. Arus keluar dari bursa memang memberi indikasi positif, tetapi hanya akan berdampak jika permintaan terhadap SHIB tetap kuat. Jika harga melonjak namun banyak investor buru-buru mengirim SHIB kembali ke bursa untuk dijual, maka kondisi bisa cepat berubah dan tekanan jual kembali muncul.
Untuk saat ini, arus keluar SHIB yang terus berlanjut dari bursa menunjukkan pola akumulasi dan suplai yang makin ketat, yang berpotensi membantu SHIB membentuk dasar harga yang lebih kuat dan membuka peluang untuk kenaikan lebih lanjut.
Meskipun SHIB masih berpotensi naik lebih tinggi tahun ini, data dari metrik MVRV Long/Short Difference menunjukkan bahwa kondisi saat ini belum mendukung terjadinya lonjakan besar seperti di tahun 2021 yang sempat mendorong harga ke sekitar $0.000075.
Pada masa breakout di 2021, metrik ini melonjak hingga 232,50%. Angka setinggi itu biasanya mencerminkan pasar yang telah masuk ke mode risiko penuh (full risk-on), di mana para pemegang jangka panjang menikmati keuntungan besar yang belum direalisasikan, dan pembeli jangka pendek berlomba membeli karena terdorong oleh momentum.
Namun, situasi saat ini jauh berbeda. MVRV Long/Short Difference berada di -23,47%, yang berarti tingkat keuntungan belum terealisasi masih rendah, dan sentimen pasar belum panas seperti dulu.
Angka negatif seperti ini umumnya menandakan kondisi pasar yang masih berhati-hati, kinerja harga yang belum optimal, atau fase awal dari pergerakan naikābukan kondisi puncak siklus.

Oleh karena itu, harga SHIB mungkin masih bisa naik secara bertahap, namun data menunjukkan bahwa kembalinya harga ke puncak sebelumnya tidak mungkin terjadi kecuali terjadi perubahan besar dalam hal tingkat profitabilitas, permintaan investor, dan likuiditas pasar secara keseluruhan.
Baca juga: Harga Polygon Melonjak 50% Didukung Permintaan On-Chain: Apakah akan Bertahan?
Dari sisi teknikal, grafik harian menunjukkan bahwa harga SHIB mengalami penurunan sementara (pullback). Namun, struktur harga secara keseluruhan masih menunjukkan kecenderungan bullish. Pola pergerakan harga membentuk bull flag, yang biasanya merupakan pola kelanjutan setelah kenaikan sebelumnya.
Indikator momentum juga mendukung pandangan ini. Indikator MACD (Moving Average Convergence Divergence) telah memberikan sinyal bullish crossover, yang mengindikasikan bahwa momentum kenaikan mulai kembali menguat.
Jika sinyal ini bertahan, harga SHIB diperkirakan mampu bertahan di atas level support $0.0000079, dan menghindari penurunan yang lebih dalam.

Dalam skenario ini, target kenaikan berikutnya berada di sekitar $0.0000096, yang sejalan dengan level Fibonacci 0.618. Jika momentum bullish terus menguat, SHIB bisa naik lebih lanjut menuju $0.000011. Namun, prospek ini sangat bergantung pada aktivitas beli yang konsisten. Jika tekanan jual meningkat dan pola bull flag gagal bertahan, maka setup teknikal ini akan rusak.
Dalam kondisi tersebut, harga SHIB bisa turun lebih jauh dan menguji ulang support di sekitar $0.0000068.
Itu dia informasi terkini seputar crypto. Ikuti kami diĀ Google NewsĀ untuk mendapatkanĀ berita cryptoĀ terkini seputar project crypto dan teknologi blockchain. Temukan juga panduan belajar crypto dari nol dengan pembahasan lengkap melalui Pintu Academy dan selalu up-to-date dengan pasar crypto terkini sepertiĀ harga bitcoin hari ini,Ā harga coin xrp hari ini,Ā dogecoinĀ dan harga asetĀ cryptoĀ lainnya lewat Pintu Market.
Nikmati pengalamanĀ trading cryptoĀ yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi kripto Pintu melalui GoogleĀ PlayĀ Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalamanĀ web tradingĀ dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli crypto memiliki risiko dan volatilitas tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitasĀ jual beli bitcoinĀ dan investasi aset crypto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi: