
Jakarta, Pintu News – Seorang analis crypto terkemuka memperingatkan bahwa potensi kejatuhan pasar crypto bisa terjadi pada hari Jumat mendatang. Peringatan ini muncul menjelang keputusan Mahkamah Agung AS terkait tarif Trump.
Tokoh opini terkemuka, Wimar, memperingatkan bahwa hari Jumat, 9 Januari, bisa menjadi titik balik bagi pasar di tahun 2026. Menurutnya, jika Mahkamah Agung memutuskan bahwa tarif Trump tidak sah, hal itu bisa memicu kekacauan di pasar.
Baca juga: Harga Sui Melonjak 30% dalam Seminggu, Kembali Tembus Level $2!
Kekhawatiran ini tampaknya didukung oleh pasar prediksi. Data dari Polymarket menunjukkan adanya kemungkinan sekitar 79% bahwa pengadilan akan membatalkan tarif tersebut.
Jika hal ini terjadi, Wimar menyatakan bahwa pasar akan langsung memperhitungkan tidak hanya kewajiban pengembalian dana, tetapi juga kehilangan pendapatan pemerintah. Dalam pengamatannya, kondisi seperti inilah yang sering memicu penarikan likuiditas besar-besaran, termasuk di pasar obligasi dan aset digital.

Trump sendiri telah berulang kali menyatakan bahwa tarif tersebut menghasilkan hampir $600 miliar. Jika tarif dibatalkan, investor akan bertanya-tanya berapa banyak uang yang harus dikembalikan dan seberapa cepat proses pengembalian tersebut dilakukan.
Wimar memperingatkan bahwa pertanyaan-pertanyaan semacam ini jarang menghasilkan penyesuaian harga yang teratur. Sebaliknya, para trader biasanya langsung menilai ulang seluruh aset sekaligus, yang bisa berujung pada kejatuhan pasar kripto.
Putusan Mahkamah Agung dalam kasus ini diperkirakan akan keluar pada hari Jumat. Dalam sidang yang digelar November lalu, beberapa hakim terlihat meragukan argumen yang diajukan. Dalam kasus tersebut, pihak pendukung kebijakan menyatakan bahwa Presiden memiliki kewenangan berdasarkan undang-undang darurat tahun 1977 untuk menetapkan tarif dagang besar-besaran.
Jika Mahkamah Agung memutuskan menolak kebijakan ini, hal itu akan menjadi kekalahan terbesar Trump di pengadilan sejak ia kembali menjabat. Trump secara terbuka mendukung kebijakan tarif tersebut.
“Saya berharap mereka melakukan yang terbaik untuk negara kita. Saya harap mereka mengambil keputusan yang tepat. Presiden harus bisa bernegosiasi dengan tarif,” ujarnya.
Pada awal April 2025, Trump mengumumkan tarif dasar sebesar 10% terhadap impor dari lebih dari 50 negara. Kebijakan ini langsung memicu kejatuhan pasar kripto. Nilai Bitcoin anjlok lebih dari 10% hanya dalam waktu satu minggu.
Baca juga: Harga Bitcoin Anjlok ke $90.000 Hari Ini (8/1/26): BTC Melemah di Tengah Strategi Yen Carry Trade
Namun, pasar sempat mendapat angin segar ketika Gedung Putih mengumumkan jeda tarif selama 90 hari. Tak lama setelah itu, aset digital kembali menguat, begitu pula saham-saham yang terkait dengan kripto.
Sayangnya, pada Oktober 2025, ketegangan yang kembali memanas antara AS dan Tiongkok menyebabkan pasar kripto kembali terpukul. Setelah adanya peringatan tentang penerapan tarif 100% atas impor dari Tiongkok, harga Bitcoin turun lebih dari $10.000 hanya dalam satu jam.
Lebih dari $19 miliar posisi long dilikuidasi hanya dalam 24 jam—kerugian terbesar yang pernah terjadi di sektor ini. Berdasarkan kejadian-kejadian sebelumnya ini, para pelaku pasar kini sangat mencermati putusan Mahkamah Agung yang akan diumumkan hari Jumat.
Dalam unggahan lainnya, sang analis juga menyebut bahwa Trump tidak akan tinggal diam jika putusan tersebut tidak berpihak padanya.
Itu dia informasi terkini seputar crypto. Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita crypto terkini seputar project crypto dan teknologi blockchain. Temukan juga panduan belajar crypto dari nol dengan pembahasan lengkap melalui Pintu Academy dan selalu up-to-date dengan pasar crypto terkini seperti harga bitcoin hari ini, harga coin xrp hari ini, dogecoin dan harga aset crypto lainnya lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi kripto Pintu melalui Google Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli crypto memiliki risiko dan volatilitas tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli bitcoin dan investasi aset crypto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi: