
Jakarta, Pintu News ā Harga perak global kembali menjadi sorotan setelah mencetak rekor baru dengan menembus level USD 90 per ounce, sebuah capaian yang menempatkan kapitalisasi pasarnya melampaui USD 5 triliun. Lonjakan ini tidak hanya mencerminkan perubahan besar di pasar logam mulia, tetapi juga memengaruhi dinamika aset lain seperti crypto dan cryptocurrency yang kerap diposisikan sebagai alternatif penyimpan nilai di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Harga perak melonjak hingga USD 90 per ounce, atau setara sekitar Rp1.503.720 per ounce dengan kurs 1 USD = Rp16.708. Kenaikan ini menandai level tertinggi sepanjang sejarah perdagangan perak di pasar global. Lonjakan harga tersebut mencerminkan meningkatnya permintaan terhadap aset safe haven.
Permintaan perak didorong oleh kombinasi faktor investasi dan kebutuhan industri. Di tengah ketidakpastian makroekonomi, perak kembali dipandang sebagai aset lindung nilai yang relevan. Kondisi ini memperkuat posisinya di antara aset tradisional.
Baca Juga: Monero (XMR) Cetak Rekor Baru, Apakah Akan Terus Melonjak di Januari 2026?
Dengan harga yang terus naik, kapitalisasi pasar perak kini dilaporkan melampaui USD 5 triliun. Angka ini menempatkan perak sejajar dengan kelas aset besar lainnya dalam sistem keuangan global. Skala pasar yang membesar menunjukkan peningkatan peran perak dalam portofolio investor global.
Kapitalisasi pasar yang besar juga menandakan likuiditas yang semakin dalam. Hal ini membuat perak semakin menarik bagi investor institusional yang membutuhkan pasar dengan volume besar. Dampaknya, volatilitas jangka pendek cenderung lebih terkelola dibandingkan aset berkapitalisasi kecil.
Kenaikan harga perak tidak terjadi dalam ruang hampa. Tekanan inflasi global, ketidakpastian kebijakan moneter, dan melemahnya kepercayaan terhadap mata uang fiat menjadi pemicu utama. Investor mencari aset yang dianggap mampu menjaga nilai dalam jangka panjang.
Selain itu, meningkatnya penggunaan perak di sektor industri seperti energi terbarukan dan teknologi turut memperkuat permintaan. Kombinasi antara fungsi industri dan investasi membuat perak memiliki daya tarik ganda. Kondisi ini mempercepat kenaikan harga di pasar global.
Lonjakan harga perak memunculkan kembali perbandingan dengan crypto sebagai alternatif penyimpan nilai. Crypto seperti Bitcoin dan Ethereum sering dipandang sebagai āemas digitalā dalam ekosistem cryptocurrency. Namun, kenaikan perak menunjukkan bahwa aset fisik masih memiliki peran dominan saat ketidakpastian meningkat.
Perak menawarkan stabilitas historis yang telah teruji selama puluhan tahun. Sementara itu, crypto menawarkan fleksibilitas dan potensi inovasi teknologi. Perbedaan karakter ini membuat investor cenderung melakukan diversifikasi, bukan memilih salah satu secara eksklusif.
Penguatan perak dapat memengaruhi arus modal di pasar cryptocurrency. Ketika aset safe haven tradisional menguat, sebagian investor cenderung mengalihkan dana dari aset berisiko tinggi. Hal ini dapat menciptakan tekanan jangka pendek di pasar crypto.
Namun, kondisi tersebut tidak selalu berdampak negatif. Dalam beberapa siklus, kenaikan logam mulia justru memperkuat narasi lindung nilai yang juga diadopsi oleh crypto. Hubungan keduanya sering bersifat dinamis dan bergantung pada konteks makro yang lebih luas.
Lonjakan harga perak mencerminkan fenomena rotasi aset dari instrumen berisiko menuju aset defensif. Investor global menyesuaikan portofolio mereka untuk menghadapi potensi perlambatan ekonomi. Perak menjadi salah satu tujuan utama rotasi tersebut.
Rotasi ini juga memengaruhi cara investor memandang cryptocurrency. Crypto semakin diperlakukan sebagai aset alternatif jangka menengah, bukan sekadar spekulasi jangka pendek. Perubahan persepsi ini dapat memengaruhi struktur pasar crypto ke depan.
Harga perak yang menembus USD 90 per ounce menjadi sinyal penting tentang arah sentimen pasar global. Kepercayaan terhadap aset fisik kembali menguat di tengah ketidakpastian ekonomi dan geopolitik. Kondisi ini memperlihatkan bahwa aset tradisional dan digital saling memengaruhi.
Bagi pasar crypto dan cryptocurrency, lonjakan perak menjadi pengingat bahwa diversifikasi tetap menjadi prinsip utama. Investor perlu memahami hubungan antar kelas aset untuk membaca risiko dan peluang secara lebih seimbang. Pergerakan perak dapat menjadi indikator awal perubahan sentimen global.
Baca Juga: 7 Sinyal Oversupply Crypto Bisa Reset Bitcoin ke $10.000 ā Ini Indikatornya!
Ikuti kami diĀ Google NewsĀ untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. CekĀ harga Bitcoin hari ini,Ā harga Solana hari ini,Ā Pepe coinĀ dan harga asetĀ cryptoĀ lainnya lewat Pintu Market.
Nikmati pengalamanĀ trading cryptoĀ yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi kripto Pintu melalui Google Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalamanĀ web tradingĀ dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.