7 Fakta Mengejutkan: Reli Emas–Perak China Ambruk Sehari, Harga Anjlok hingga 26%

Di-update
February 2, 2026
Bagikan
Gambar 7 Fakta Mengejutkan: Reli Emas–Perak China Ambruk Sehari, Harga Anjlok hingga 26%

Jakarta, Pintu News – Lonjakan harga emas dan perak yang sempat terlihat tak terbendung akhirnya runtuh dalam hitungan jam. Pasar global mendadak berbalik arah ketika euforia spekulatif berubah menjadi aksi jual agresif. Peristiwa ini menjadi sorotan karena menunjukkan betapa rapuhnya reli komoditas ketika momentum mengalahkan fundamental.

Spekulasi China Mendorong Reli di Luar Nalar

Dalam beberapa pekan sebelum kejatuhan, pasar logam global bergerak seolah terlepas dari logika pasokan dan permintaan. Emas, perak, hingga tembaga melonjak tajam akibat arus spekulasi besar yang banyak dikaitkan dengan aktivitas investor dari China. Pergerakan ekstrem ini membuat pelaku pasar di Eropa dan Amerika menyesuaikan jam kerja demi memantau sesi Asia.

Di pasar fisik, euforia terlihat jelas melalui lonjakan permintaan ritel. Produsen logam mulia bekerja mendekati kapasitas maksimum, sementara beberapa ukuran batangan dilaporkan habis dipesan berminggu-minggu sebelumnya. Antrean panjang di toko logam mulia menunjukkan bahwa reli ini tidak hanya terjadi di layar perdagangan, tetapi juga merembet ke aktivitas nyata.

Baca Juga: 7 Prediksi Harga Ethereum (ETH) 2026: Target Bullish, Risiko & Proyeksi

Reli Berubah Jadi Permainan Momentum

harga emas batangan terkini
Generated by AI

Sejumlah manajer investasi menilai reli tersebut telah berubah menjadi permainan kecepatan, bukan lagi penilaian fundamental. Banyak pelaku pasar hanya menunggangi tren sambil menunggu momen pembalikan arah. Narasi yang mendorong pembelian pun berlapis, mulai dari isu independensi bank sentral hingga ketegangan geopolitik global.

Struktur pasar memperbesar gejolak, terutama pada perak yang ukuran pasarnya relatif kecil. Nilai pasokan tahunan perak diperkirakan sekitar USD 98 miliar atau setara Rp1.645 triliun, jauh di bawah emas yang mencapai sekitar USD 787 miliar atau Rp13.209 triliun. Ketidakseimbangan ini membuat lonjakan dan kejatuhan harga perak terjadi jauh lebih ekstrem.

Puncak Harga Tinggi, Lalu Runtuh Mendadak

Euforia mencapai puncaknya ketika emas menyentuh USD 5.595 per ons atau sekitar Rp93,9 juta. Perak bahkan menembus USD 121 per ons atau sekitar Rp2,03 juta, sementara tembaga sempat mencapai USD 14.527,50 per ton atau sekitar Rp243,9 juta. Level ini dipandang banyak analis sudah terlalu jauh dari kewajaran.

Tanda pembalikan muncul saat dolar menguat dan harga emas jatuh lebih dari USD 200 hanya dalam hitungan menit. Sentimen berubah cepat setelah kabar rencana penunjukan ketua bank sentral AS baru memicu penguatan dolar. Investor di China disebut memilih mengunci keuntungan, sehingga arus beli yang menopang reli mendadak mengering.

Crash Sehari yang Memicu Kepanikan Pasar

Pada Jumat, perak anjlok hingga 26% dan mencatat penurunan harian terdalam dalam sejarah modern. Emas ikut terseret turun sekitar 9%, menjadi kejatuhan paling tajam dalam lebih dari satu dekade. Aksi jual ini menyebar cepat dan berubah menjadi salah satu crash komoditas paling keras dalam waktu singkat.

Volatilitas diperparah oleh aktivitas derivatif dan opsi yang sebelumnya melonjak drastis. Volume transaksi produk berbasis perak meningkat berkali-kali lipat, sementara cerita keuntungan ribuan persen beredar luas di forum daring. Ketika harga berbalik, efek lindung nilai justru mempercepat tekanan jual.

Pelajaran Penting bagi Investor

Kejatuhan satu hari ini menegaskan rapuhnya reli yang ditopang spekulasi, leverage, dan dorongan momentum. Meski belum terlihat kepanikan besar di pasar fisik dan premi masih bertahan, arah selanjutnya sangat bergantung pada arus dana dari China. Episode ini menjadi pengingat bahwa ketika momentum menggantikan fundamental, pembalikan harga bisa datang tanpa peringatan.

Baca Juga: 7 Prediksi Harga Emas Februari 2026: Kenaikan, Skenario & Faktor Risiko!

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga BitcoinUSDT to IDR dan harga saham Nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi

Topik
#Emas

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->