Harga Bitcoin Anjlok ke $77.000, Benarkah Ini Titik Terendah Siklus?

Di-update
February 2, 2026
Bagikan
Gambar Harga Bitcoin Anjlok ke $77.000, Benarkah Ini Titik Terendah Siklus?

Jakarta, Pintu News – Pasar kripto kembali diguncang ketika Bitcoin merosot sekitar 7% ke area $77.000 pada Sabtu, memicu sentimen panik dan menghapus lebih dari $2.000.000.000 dari kapitalisasi pasar kripto. Di tengah volatilitas tersebut, analis Bitcoin bernama PlanC menilai penurunan ini berpeluang menjadi peluang koreksi terdalam dalam bull run saat ini.

Namun, pandangan itu tidak sepenuhnya sejalan dengan sejumlah analis lain yang masih membuka ruang penurunan lanjutan. Perdebatan pun mengerucut pada satu pertanyaan: apakah $77.000 adalah dasar yang kuat, atau hanya persinggahan sebelum jatuh lebih jauh?

PlanC Nilai $77.000 Berpotensi Jadi Kapitulasi Bull Run

PlanC menilai penurunan menuju $77.000 berpotensi menjadi momen koreksi terdalam pada bull run Bitcoin (BTC) kali ini. Ia menyebut ada peluang besar pasar sedang membentuk “kapitulasi besar” yang biasanya menandai titik balik. Menurutnya, area dasar yang paling masuk akal berada di rentang $75.000 hingga $80.000. Jika skenario ini benar, maka fase saat ini dapat dipandang sebagai kesempatan akumulasi yang jarang muncul.

Untuk memperkuat argumennya, PlanC membandingkan situasi sekarang dengan beberapa peristiwa ekstrem pada siklus sebelumnya. Ia mengingatkan kapitulasi 2018 ketika Bitcoin (BTC) jatuh hingga sekitar $3.000. Ia juga menyinggung crash Maret 2020 yang membawa harga ke sekitar $5.100. Selain itu, runtuhnya bursa FTX yang menekan Bitcoin (BTC) ke sekitar $15.500 dijadikan contoh bahwa pasar kerap membentuk dasar setelah guncangan besar.

Baca juga: Prediksi Harga XRP: Mengapa Target $7 Masih Bertahan Meski Harga Sempat Ambruk

Rajat Soni Ingatkan Risiko Sinyal Palsu di Akhir Pekan

Rajat Soni menyoroti aspek waktu terjadinya penurunan, yakni pada akhir pekan yang dikenal lebih liar di pasar kripto. Ia memperingatkan agar pelaku pasar tidak mudah percaya pada “pump” atau “dump” yang terjadi pada periode tersebut. Menurutnya, likuiditas yang cenderung lebih tipis dapat memperbesar ayunan harga. Kondisi ini membuat pergerakan tampak dramatis, meski belum tentu mengubah tren jangka menengah.

Soni juga menyampaikan keyakinan bahwa Bitcoin (BTC) dapat pulih pada saat yang tidak banyak diperkirakan. Pernyataan itu sejalan dengan pola historis ketika sentimen negatif memuncak, lalu harga berbalik arah.

Meski demikian, ia tidak menyatakan level tertentu sebagai jaminan dasar. Fokus utamanya adalah mengingatkan bahwa reaksi emosional sering menjadi pemicu keputusan yang merugikan. Dengan kata lain, volatilitas akhir pekan lebih tepat dibaca sebagai sinyal risiko, bukan kepastian arah.

Baca juga: Ethereum (ETH) Terjun Bebas di Bawah $2.500, Analis Crypto Ramal Jebol $2.000?

Analis Lain Masih Buka Skenario Turun ke $65.000–$60.000

Di sisi lain, sejumlah analis tetap menilai ruang penurunan masih terbuka lebar. Trader veteran Peter Brandt memperkirakan Bitcoin (BTC) bisa melorot hingga $60.000 pada kuartal ketiga 2026. Proyeksi tersebut menunjukkan bahwa koreksi panjang masih mungkin terjadi meski bull run belum sepenuhnya berakhir. Pandangan ini menempatkan level $77.000 sebagai titik singgah, bukan garis akhir penurunan.

Analis kripto Benjamin Cowen juga memperkirakan titik terendah siklus pasar kemungkinan muncul pada awal Oktober, meski ia mengantisipasi akan ada banyak reli di antara periode tersebut. Sementara itu, Jurrien Timmer dari Fidelity menyebut 2026 berpotensi menjadi “tahun jeda” bagi Bitcoin (BTC).

Ia bahkan membuka kemungkinan harga turun hingga sekitar $65.000 jika kondisi makro dan sentimen pasar tidak mendukung. Kombinasi pandangan ini menegaskan bahwa pasar masih berada dalam fase tarik-menarik antara pemulihan cepat dan koreksi berkepanjangan.

Kesimpulan

Penurunan Bitcoin (BTC) ke $77.000 memunculkan dua kubu besar: pihak yang melihatnya sebagai kapitulasi dan peluang terbaik bull run, serta pihak yang menilai penurunan lebih dalam masih realistis. PlanC menempatkan dasar potensial di $75.000 hingga $80.000, sedangkan proyeksi lain mengarah ke $65.000 bahkan $60.000 pada 2026.

Peringatan Rajat Soni tentang volatilitas akhir pekan menambah konteks bahwa pergerakan jangka pendek bisa menyesatkan. Pada akhirnya, arah berikutnya akan sangat dipengaruhi oleh kombinasi sentimen, likuiditas, dan dinamika makro yang terus berubah.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoinusdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.


*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->