
Jakarta, Pintu News ā Harga Bitcoin anjlok ke bawah $66.000 (Rp1.110.714.000) pada hari Senin (23/2) seiring aksi jual baru yang mendorong pasar ke level terlemahnya sejak awal Februari. Para trader bereaksi terhadap tekanan yang kian intens menyusul pengumuman Presiden Trump mengenai kebijakan 15% yang baru, yang memicu penurunan tajam.
Penurunan ini memperpanjang tren bearish yang kuat dan memperdalam kekhawatiran di seluruh pasar kripto yang lebih luas hari ini. Mari kita ulas alasan-alasan utama mengapa harga Bitcoin berpotensi menyentuh $60.000 (Rp1.009.740.000) pada minggu ini.
Bitcoin merosot setelah Presiden Donald Trump mengumumkan kenaikan tarif global. Tarif tersebut akan naik dari 10% menjadi 15% menyusul putusan Mahkamah Agung baru-baru ini. Pengumuman ini semakin menekan kondisi pasar yang memang sudah melemah.
Baca juga: Dampak Tarif Global 10% Trump terhadap Bitcoin dan Pasar Crypto: Apa yang Perlu Diketahui?
Ketidakpastian meningkat seiring para trader beralih ke mode risk-off. Penurunan tajam tersebut menyebabkan likuidasi besar-besaran di berbagai bursa utama. Posisi senilai lebih dari $461 juta lenyap hanya dalam hitungan jam.
Sekitar 134.764 trader terdampak, dengan mayoritas kerugian berasal dari posisi long. Likuidasi senilai lebih dari $193 juta dialami oleh Bitcoin saja. Likuidasi individu terbesar tercatat mencapai $61,5 juta di bursa HTX.
Gelombang penjualan tingkat institusional yang terjadi secara tiba-tiba setelahnya memicu kepanikan akan adanya kemungkinan tekanan yang terkoordinasi. Statistik menunjukkan bahwa para pemain besar menjual lebih dari $4,5 miliar Bitcoin dalam waktu sekitar 35 menit. Binance dilaporkan menjual 53.875 BTC.
Wintermute melepas 40.715 BTC, diikuti oleh Coinbase dengan 18.594 BTC. Penjualan masif lebih lanjut dilakukan melalui dompet yang diduga terkait dengan Trump serta melalui BlackRock. Pergerakan tajam ini berkontribusi pada kecemasan mengenai manipulasi pasar dan meningkatkan sentimen bearish.
Kepercayaan pasar melemah tajam seiring dengan jatuhnya Crypto Fear and Greed Index ke angka 5. Penurunan ini menempatkan pasar kembali ke wilayah Ketakutan Ekstrem (Extreme Fear).
Baca juga: 3 Token Unlock yang Layak Diperhatikan Minggu Ini, Berpotensi Naik atau Turun?
ETF Bitcoin dan Ethereum juga terus mengalami arus keluar dana (outflow) di kalangan investor. Produk-produk tersebut mencatatkan penarikan lebih dari $10 miliar dalam waktu empat bulan. Dana Bitcoin mengalami penebusan (redemption) senilai $7,17 miliar, sementara produk Ethereum ditebus hingga kehilangan $2,84 miliar (Rp47.794.360.000.000).
Pasar mata uang kripto secara luas turun 3,22% paada 23 Februari 2026. Total kapitalisasi pasar berkurang menjadi $2,26 triliun.
Bitcoin turun hampir 5%, membalikkan keuntungan terbarunya. Altcoin utama lainnya seperti Ethereum , XRP (XRP), BNB , Solana (SOL), Dogecoin , dan Cardano juga merosot antara 3-6%. Penurunan umum ini memperkuat ekspektasi bahwa Bitcoin mungkin akan menyentuh angka $60.000 (Rp1.009.740.000) dalam waktu dekat seiring dengan berlanjutnya tekanan jual.
Hingga laporan ini dibuat, harga BTC anjlok ke level $65.800 (Rp1.107.348.200). Bitcoin tergelincir setelah kehilangan level support di dekat $66.000 (Rp1.110.714.000).
Garis MACD berpotongan di bawah dan mengindikasikan melemahnya momentum. Histogram juga telah beralih ke sisi negatif. Sementara itu, RSI sedikit memantul dari kondisi jenuh jual (oversold), namun posisinya tetap berada di sisi bawah level netral.

Jika prediksi jangka panjang Bitcoin tetap tertahan di bawah $66.000 (Rp1.110.714.000), pihak bear dapat mendorong harga menuju $63.000 (Rp1.060.227.000). Kemerosotan yang lebih dalam bisa menguji kembali level $60.000 (Rp1.009.740.000), di mana penembusan di bawah angka tersebut berisiko memicu kepanikan pasar yang lebih luas.
Meskipun demikian, pemulihan di atas $67.000 (Rp1.127.543.000) dapat membuka jalan menuju level $69.000 (Rp1.161.201.000). Konfirmasi lebih lanjut mengenai kembalinya kepercayaan bullish baru akan muncul setelah harga berhasil ditutup di atas $70.000 (Rp1.178.030.000).
Ikuti kami diĀ Google NewsĀ untuk mendapatkan informasi terkini seputar duniaĀ cryptoĀ dan teknologi blockchain. CekĀ harga Bitcoin,Ā usdt to idrĀ danĀ harga saham nvidiaĀ tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalamanĀ trading cryptoĀ yang mudah danĀ amanĀ sertaĀ investasi emas cryptoĀ dengan mengunduhĀ aplikasi cryptoĀ Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalamanĀ web tradingĀ dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi.Ā Segala aktivitas jualĀ beli BitcoinĀ dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi: