
Jakarta, Pintu News – Harga Bitcoin masih bergerak dalam kisaran sempit di sekitar $66.100. Di tengah pergerakan pasar kripto yang secara umum masih cenderung datar, BTC tetap bertahan di area support penting, yang mengindikasikan masih adanya permintaan di level tersebut.
Namun, di balik pergerakan harga yang terlihat tenang ini, perlahan terbentuk situasi pasar dengan taruhan tinggi. Data likuidasi terbaru menunjukkan adanya ketimpangan yang cukup besar di pasar, sehingga pergerakan berikutnya kemungkinan lebih dipengaruhi oleh posisi likuiditas dibanding sentimen pasar.
Dengan kondisi tersebut, arah pergerakan Bitcoin selanjutnya kemungkinan besar akan ditentukan oleh lokasi konsentrasi terbesar dari posisi leverage di pasar. Ini menjadikan situasi saat ini lebih mencerminkan skenario yang digerakkan oleh likuiditas, bukan breakout yang didorong oleh momentum.

Pada 30 Maret 2026, harga Bitcoin tercatat berada di level $66,177 atau setara dengan Rp1.130.269.499, mengalami koreksi tipis 0,14% dalam 24 jam terakhir. Sepanjang periode ini, BTC menyentuh level terendahnya di Rp1.110.471.966 dan harga tertingginya di Rp1.142.504.694.
Saat penulisan, kapitalisasi pasar Bitcoin berada di sekitar Rp22.354 triliun, dengan volume perdagangan dalam 24 jam terakhir yang naik 10% menjadi Rp427,52 triliun.
Baca juga: 2 Altcoin Incaran Investor Institusional Menjelang CLARITY Act, Berpotensi Meledak?
Data likuidasi terbaru menunjukkan adanya ketimpangan besar di pasar derivatif. Saat ini, terdapat akumulasi posisi short senilai lebih dari $12 miliar di atas harga Bitcoin saat ini, sedangkan potensi likuidasi long di bawah harga hanya berada di kisaran $3 miliar.
Distribusi yang timpang ini menegaskan satu hal penting: likuiditas jauh lebih terkonsentrasi di sisi atas, sehingga tekanan pasar saat ini lebih banyak terbentuk di atas rentang harga sekarang.

Dalam jangka pendek, harga BTC dinilai lebih berpeluang bergerak naik untuk memburu kumpulan posisi short tersebut, yang berpotensi memicu short squeeze. Meski begitu, kondisi ini belum tentu menandakan awal tren bullish yang berkelanjutan. Pergerakan yang didorong oleh likuiditas umumnya bersifat sementara dan kerap diikuti koreksi tajam setelah posisi-posisi tersebut tersapu.
Artinya, meskipun harga berpotensi menguat dalam waktu dekat, trader tetap perlu waspada terhadap kemungkinan pullback setelah likuiditas terserap.
Per 29 Maret, Bitcoin sempat diperdagangkan di sekitar level $66.600 dan masih bergerak dalam rentang sempit setelah beberapa kali gagal menembus area $70.000–$72.000. Grafik 4 jam menunjukkan belum adanya momentum arah yang kuat, dengan kecenderungan pergerakan jangka pendek yang sedikit bearish.
Jika dilihat lebih dekat, Bollinger Bands memperlihatkan bahwa BTC masih bergerak di bawah garis tengah, yang menandakan pembeli masih kesulitan mengambil kembali kendali pasar.
Baca juga: 3 Altcoin yang Berpotensi Picu Gelombang Likuidasi Besar Minggu Ini

Walau harga sempat memantul dari lower Bollinger Band di sekitar $65.000, pemulihan tersebut masih terlihat lemah. Ini mengindikasikan bahwa kenaikan yang terjadi kemungkinan hanya bersifat sementara, bukan pembalikan arah yang benar-benar terkonfirmasi.
Sementara itu, Relative Strength Index (RSI) berada di sekitar level 40, mencerminkan momentum yang netral hingga cenderung bearish. Kondisi ini menunjukkan bahwa pasar belum berada di area oversold, tetapi juga belum memiliki kekuatan yang cukup untuk menopang kenaikan yang berkelanjutan.
Level penting yang perlu diperhatikan:
Saat ini, Bitcoin berada di antara sinyal likuiditas yang cenderung bullish dan struktur harga yang masih lemah, sehingga menciptakan kondisi pasar dengan risiko tinggi sekaligus peluang besar.
Dalam jangka pendek, Bitcoin berpotensi mengalami short squeeze menuju kisaran $68.000–$70.000 yang didorong oleh pergerakan likuiditas. Namun, jika BTC gagal bertahan di atas area tersebut, kenaikan itu bisa berubah menjadi bull trap dan diikuti tekanan turun kembali.
Sebaliknya, jika harga menembus ke bawah level $65.600, maka area support penting berikutnya berada di sekitar $63.900, yang diperkirakan menjadi zona masuk bagi para pembeli.
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalaman trading crypto hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihat harga emas perhiasan hari ini dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.
Unduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Nikmati pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi: