
Jakarta, Pintu News āĀ Pemerintah Kanada baru-baru ini mengajukan larangan total terhadap donasi politik menggunakan aset kripto seperti Bitcoin , Ethereum , dan Ripple . Langkah ini diambil sebagai respons atas kekhawatiran meningkatnya potensi campur tangan asing dalam pemilu melalui transaksi digital yang sulit dilacak.
Rancangan undang-undang bertajuk Strong and Free Elections Act ini menargetkan segala bentuk sumbangan anonim yang berpotensi mengancam integritas demokrasi. Usulan ini menandai babak baru dalam upaya pemerintah Kanada menjaga keamanan dan transparansi proses pemilihan umum.
Pemerintah Kanada menilai bahwa aset kripto seperti Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), dan Pepe Coin (PEPE) dapat dimanfaatkan oleh pihak asing untuk menyusup ke dalam sistem politik nasional. Teknologi blockchain yang mendasari kripto memang menawarkan anonimitas dan kemudahan transfer lintas negara, sehingga membuka celah bagi donatur luar negeri untuk mempengaruhi hasil pemilu.
Steven MacKinnon, House Leader pemerintah Kanada, menegaskan bahwa langkah ini diambil demi menjaga kedaulatan dan keadilan pemilu di tanah air. Ia menambahkan, pemerintah juga akan memperkuat koordinasi dan investasi untuk menghadang segala bentuk ancaman terhadap demokrasi. Tidak hanya Kanada, kekhawatiran serupa juga muncul di negara lain seperti Inggris.
Pemerintah Inggris bahkan telah mengumumkan moratorium terhadap donasi politik berbasis kripto setelah melakukan kajian independen dan mendapat tekanan dari sejumlah politisi senior. Fenomena ini menunjukkan bahwa isu keamanan siber dan transparansi dana politik kini menjadi perhatian global. Negara-negara maju berlomba-lomba memperketat regulasi demi mencegah manipulasi hasil pemilu oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Baca Juga:Ā 5 Fakta Besar BVNK Crypto: Mastercard Invest Rp30 Triliun untuk Masa Depan Stablecoin?
Upaya untuk melarang donasi politik berbasis kripto di Kanada sebenarnya bukan hal baru. Pada tahun 2024, Dominic LeBlanc yang saat itu menjabat sebagai Menteri Keamanan Publik, pernah mengajukan rancangan undang-undang serupa. Namun, usulan tersebut gagal melewati pembahasan kedua di House of Commons dan akhirnya gugur sebelum menjadi undang-undang.
Hal ini menunjukkan bahwa proses legislasi terkait isu kripto dan politik di Kanada masih menghadapi tantangan besar. Sejak tahun 2019, donasi politik menggunakan aset digital seperti Solana (SOL), Tether , dan Dogecoin telah diizinkan di Kanada dan diperlakukan layaknya sumbangan properti.
Namun, laporan terbaru dari Kepala Pejabat Pemilu, StƩphane Perrault, merekomendasikan pelarangan total donasi kripto karena sulitnya mengidentifikasi identitas penyumbang. Menurut Perrault, transparansi dan akuntabilitas dana politik menjadi taruhan utama dalam menjaga kepercayaan publik terhadap proses demokrasi. Rekomendasi ini akhirnya menjadi dasar kuat bagi pemerintah untuk kembali mengajukan larangan donasi kripto.

Jika Strong and Free Elections Act disahkan menjadi undang-undang, partai politik dan pihak ketiga yang menerima donasi melalui metode terlarang seperti kripto, money order, atau kartu prabayar wajib mengembalikan, memusnahkan, atau menyerahkan dana tersebut kepada Kepala Pejabat Pemilu.
Aturan ini dirancang untuk menutup semua celah yang memungkinkan masuknya dana gelap ke dalam sistem politik Kanada. Pemerintah juga menyiapkan sanksi tegas bagi pelanggar, baik individu maupun korporasi. Bagi individu yang melanggar, denda maksimal yang dapat dijatuhkan mencapai dua kali lipat dari jumlah donasi yang diterima, ditambah CA$25.000 ($18.000).
Sementara untuk entitas korporasi, denda bisa mencapai CA$100.000 ($72.000) di luar pengembalian dana. Sanksi berat ini diharapkan mampu memberikan efek jera dan memastikan seluruh proses pendanaan politik berjalan transparan. Dengan demikian, integritas pemilu Kanada dapat tetap terjaga dari ancaman intervensi asing maupun praktik korupsi.
Langkah tegas pemerintah Kanada dalam mengusulkan larangan donasi politik berbasis kripto menandai komitmen serius dalam menjaga demokrasi dari ancaman era digital. Dengan regulasi yang semakin ketat, diharapkan proses pemilu di Kanada akan semakin transparan dan bebas dari pengaruh asing. Meski demikian, tantangan dalam implementasi dan pengawasan aturan baru ini tetap menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan bersama. Dunia kini menanti apakah Kanada akan menjadi pelopor dalam mengatur sumbangan politik di era kripto.
Baca Juga:Ā Apa itu Grok AI? AI Real-Time dari Elon Musk yang Jadi Pesaing ChatGPT di 2026
Ikuti kami diĀ Google NewsĀ untuk mendapatkan informasi terkini seputar duniaĀ cryptoĀ dan teknologi blockchain. CekĀ harga Bitcoin,Ā usdt to idrĀ danĀ harga saham nvidiaĀ tertokenisasi lewat Pintu Market.
SebagaiĀ aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalamanĀ trading cryptoĀ hingga aksesĀ investasi emas cryptoĀ secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihatĀ harga emas perhiasan hari iniĀ danĀ harga emas batangan hari iniĀ untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu sertaĀ belajar cryptoĀ lewat Pintu Academy.
UnduhĀ aplikasi cryptoĀ Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Nikmati pengalamanĀ web tradingĀ dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi.Ā Segala aktivitas jualĀ beli BitcoinĀ dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.