
Jakarta, Pintu News – Harga minyak dunia kembali mencetak level tinggi dengan menembus $105 per barel atau sekitar Rp1.785.315, memicu kekhawatiran di pasar crypto dan cryptocurrency. Secara historis, lonjakan harga minyak sering diikuti koreksi pada Bitcoin , meskipun hubungan keduanya tidak selalu konsisten. Kondisi ini membuat investor kembali mencermati apakah kenaikan energi global bisa memicu tekanan baru di pasar crypto.

Harga minyak mentah jenis WTI yang menembus $105 telah beberapa kali bertepatan dengan penurunan harga Bitcoin (BTC). Dalam beberapa kasus sebelumnya, BTC mengalami koreksi cukup dalam setelah lonjakan harga energi global. Hal ini sering dikaitkan dengan meningkatnya ketidakpastian ekonomi global.
Data historis menunjukkan pola penurunan yang cukup signifikan dalam periode tertentu. Berikut beberapa contoh koreksi yang pernah terjadi:
Meski demikian, pola ini tidak selalu berulang secara konsisten di setiap siklus pasar.
Baca Juga: Fakta Bitcoin ETF Rp950 Triliun: Crypto Kalahkan Emas sebagai Lindung Nilai?

Meskipun terdapat indikasi hubungan antara harga minyak dan Bitcoin (BTC), korelasi ini dinilai belum cukup kuat. Dalam sejarahnya, hanya beberapa kejadian yang menunjukkan pola serupa, sehingga belum bisa dijadikan indikator pasti. Pergerakan harga crypto tetap dipengaruhi banyak variabel lain.
Beberapa faktor besar yang turut memperparah koreksi Bitcoin (BTC) di masa lalu antara lain runtuhnya ekosistem Terra-Luna dan likuidasi Mt. Gox. Peristiwa tersebut memiliki dampak sistemik yang jauh lebih besar dibandingkan kenaikan harga minyak semata. Oleh karena itu, mengaitkan penurunan crypto hanya dengan harga minyak bisa menjadi simplifikasi berlebihan.

Lonjakan harga minyak saat ini dipicu oleh ketegangan geopolitik global, termasuk konflik di kawasan Timur Tengah. Situasi ini meningkatkan ketidakpastian ekonomi dan menekan sentimen pasar secara keseluruhan. Investor cenderung menghindari aset berisiko tinggi seperti cryptocurrency dalam kondisi seperti ini.
Selain itu, kebijakan energi dan pernyataan politik juga turut memengaruhi arah pasar. Ketika risiko global meningkat, aliran dana biasanya berpindah ke aset yang dianggap lebih aman. Hal ini dapat menyebabkan tekanan jual tambahan pada Bitcoin (BTC) dan aset crypto lainnya.
Kenaikan harga minyak ke atas $105 atau Rp1,78 juta menjadi sinyal yang patut diperhatikan oleh investor crypto. Meskipun sejarah menunjukkan potensi koreksi Bitcoin (BTC), hubungan ini tidak selalu terjadi secara langsung. Banyak faktor lain yang lebih berpengaruh dalam menentukan arah pasar cryptocurrency.
Bagi kamu, penting untuk melihat kondisi ini secara menyeluruh dan tidak hanya bergantung pada satu indikator. Analisis makro, sentimen pasar, dan faktor fundamental tetap menjadi kunci dalam memahami pergerakan crypto. Pendekatan berbasis data dan manajemen risiko akan membantu menghadapi volatilitas pasar yang tinggi.
Baca Juga: 5 Fakta Bitcoin Rp1,13 Miliar: Saat Semua Bearish, Justru Sinyal Bullish?
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalaman trading crypto hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihat harga emas perhiasan hari ini dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.
Unduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Nikmati pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

Bayangkan kamu bisa memantau dan berpotensi mendapatkan eksposur terhadap pergerakan harga minyak dunia secara langsung melalui aset crypto. Salah satu caranya adalah melalui Chevron dan saham AS lainnya yang dapat kamu akses di platform Pintu, sehingga investor dapat mengikuti dinamika pasar energi global dari ekosistem cryptocurrency.
Dengan memanfaatkan teknologi blockchain, kamu bisa melihat pergerakan harga, melakukan transaksi dengan mudah, serta menjelajahi peluang diversifikasi portofolio antara aset komoditas global dan crypto dalam satu aplikasi.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.