Prediksi Harga XRP April 2026: Apa yang Bisa Diharapkan?

Di-update
April 4, 2026
Bagikan
Gambar Prediksi Harga XRP April 2026: Apa yang Bisa Diharapkan?

Jakarta, Pintu News – XRP memasuki April 2026 dalam tekanan, terjebak di dalam pola descending channel yang telah membentuk arah pergerakannya sejak pertengahan Juli 2025. Maret ditutup dengan pelemahan sekitar -1,94%, sehingga memperpanjang rangkaian bulan negatif menjadi enam bulan berturut-turut sejak 2025.

Munculnya death cross pada grafik 3-harian, melemahnya keyakinan holder jangka menengah, serta peningkatan posisi leverage yang berisiko sama-sama mengindikasikan bahwa tekanan terhadap harga masih berlanjut.

Meski begitu, April secara historis termasuk salah satu bulan yang relatif kuat bagi XRP. Karena itu, arah pergerakan token ini pada April akan sangat ditentukan oleh apakah kekuatan musiman mampu mengimbangi kerusakan struktur teknikal yang sudah terbentuk.

Riwayat Historis Memberi Harapan, tetapi Grafik 3-Harian XRP Mengirimkan Peringatan

Grafik imbal hasil bulanan menunjukkan bahwa harga XRP sepanjang 2026 masih mengalami tekanan. Secara historis, Januari, Februari, dan Maret memang cenderung mencatat median return negatif, sehingga pelemahan pada tiga bulan tersebut masih relatif sejalan dengan pola masa lalu.

Baca juga: Saat 40% Altcoin Dekati Level Terendah, 22 Token Ini Masih Menunjukkan Kekuatan!

Namun, April secara historis menampilkan gambaran yang berbeda. Rata-rata return XRP pada April tercatat sebesar +24,8%, dengan median positif di level +2,05%. Meski demikian, karena sepanjang 2026 pola musiman pada aset kripto besar seperti BTC dan ETH sudah beberapa kali meleset dari kecenderungan historisnya, mengandalkan data masa lalu saja tetap berisiko.

Grafik 3-harian menjelaskan mengapa kewaspadaan tetap diperlukan. Sejak pertengahan Juli 2025, XRP bergerak turun dalam pola descending channel, dan tren melemah ini baru-baru ini menghasilkan death cross, yaitu kondisi ketika Exponential Moving Average (EMA) 50 hari, indikator tren yang lebih menitikberatkan pergerakan harga terbaru, turun menembus EMA 200 hari.

Persilangan EMA pada timeframe ini sebelumnya kerap diikuti koreksi yang cukup dalam. Pada Oktober, crossover saat EMA 20 turun menembus EMA 50 memicu penurunan sekitar 32%.

Kemudian pada Januari, crossover lain mendorong koreksi hingga 54%. Sementara itu, death cross yang terjadi saat ini sejauh ini telah menghasilkan pelemahan sekitar 19%.

Jika pola ini berlanjut menuju garis tren bawah dari descending channel, maka target penurunan konservatif berada di kisaran 35%. Jika memperhitungkan bagian kanal yang paling lebar, koreksinya bahkan bisa melebar hingga 54%.

Dalam periode 24 November hingga 23 Maret pada grafik 3-harian, XRP membentuk lower high pada harga, sementara Relative Strength Index (RSI), yaitu indikator momentum, hanya kembali menyentuh level yang sama.

Ketika RSI gagal naik seiring struktur harga yang lebih luas dan muncul hidden bearish divergence, hal itu mengindikasikan bahwa pullback yang dimulai pada 17 Maret masih berpotensi berlanjut. Kondisi ini sekaligus memperkuat dugaan bahwa koreksi yang dipicu oleh struktur EMA kemungkinan belum selesai.

Keyakinan Holder Mulai Melemah

Namun, sinyal teknikal saja belum cukup untuk memastikan koreksi yang lebih dalam. Diperlukan data on-chain sebagai lapisan konfirmasi tambahan.

Metrik HODL Waves, yang melacak persentase suplai berdasarkan kelompok umur kepemilikan, menunjukkan bahwa keyakinan holder jangka menengah mulai melemah menjelang April.

Kelompok holder 6 bulan hingga 12 bulan, yang termasuk salah satu basis pemegang XRP paling solid, sempat meningkatkan porsi kepemilikannya sejak akhir Februari. Kepemilikan mereka naik dari 22,768% menjadi 23,54% pada 27 Maret.

Namun setelah 27 Maret, kelompok ini mulai mengurangi posisinya. Porsi kepemilikan mereka turun dari 23,54% menjadi sekitar 22,98%. Waktu penurunan ini terjadi setelah sinyal RSI yang muncul pada 23 Maret, mengindikasikan bahwa tekanan bearish yang terlihat di grafik kini mulai tercermin dalam perilaku holder.

Apabila holder berkeyakinan tinggi terus mengurangi eksposurnya sepanjang April, maka salah satu lapisan support struktural untuk harga XRP akan melemah. Data cost basis pun menunjukkan dengan cukup jelas di mana area support tersebut berada.

Heatmap cost basis memperlihatkan adanya klaster suplai padat sekitar 19,6 juta XRP yang terkonsentrasi di rentang $1.27 hingga $1.28. Area ini menjadi zona permintaan terdekat yang paling kuat.

Jika XRP turun menembus klaster tersebut, hilangnya basis support ini dapat mempercepat tekanan jual, terutama ketika holder dengan conviction tinggi sudah mulai mundur dari pasar.

Posisi Long Baru Menambah Risiko saat Open Interest Berubah Arah

Gambaran leverage menambah satu kekhawatiran lagi menjelang April. Open interest turun dari $975.77 juta pada 17 Maret ke titik rendah $723.96 juta pada 23 Maret, atau terkoreksi sekitar 26%. Setelah itu, nilainya kembali naik ke $752.98 juta.

Kenaikan ini menunjukkan bahwa posisi baru mulai masuk ke pasar, bukan sekadar posisi lama yang masih dipertahankan.

Baca juga: Akankah Harga Pi Network Menguat Jelang Batas Upgrade Node 6 April?

Funding rate, yaitu indikator yang mencerminkan keseimbangan antara posisi long dan short pada kontrak perpetual, juga bergerak naik dari 0,0015% pada 17 Maret menjadi 0,008% saat ini. Ketika funding rate meningkat dan open interest pulih dari titik terendahnya, kondisi ini umumnya menandakan bahwa posisi long baru sedang dibuka.

Situasi tersebut menciptakan struktur pasar yang rapuh. Posisi short memang sempat terkena likuidasi selama penurunan harga pada 17 hingga 23 Maret, tetapi harga XRP tidak mampu merespons dengan pantulan yang berarti.

Kini, posisi long kembali masuk di tengah funding rate yang lebih tinggi, sementara struktur grafik, perilaku holder berkeyakinan tinggi, dan sinyal RSI masih sama-sama condong ke arah bearish. Jika harga XRP turun menembus klaster $1.27, maka posisi long berleverage ini menghadapi risiko likuidasi, yang pada akhirnya dapat memperbesar tekanan penurunan.

Level Harga XRP yang Perlu Diperhatikan pada April

Level paling krusial bagi XRP pada April adalah $1.29. Area ini bertepatan dengan level Fibonacci 0.786 dan berada sedikit di atas klaster suplai padat pada rentang $1.27 hingga $1.28.

Jika XRP ditutup di bawah $1.29 pada grafik 3-harian, maka klaster tersebut akan langsung berada dalam tekanan. Apabila area itu jebol, support berikutnya berada di $1.20, yang sejalan dengan level Fibonacci 1.0. Setelah itu, pada timeframe yang lebih panjang, area $0.96 menjadi level lanjutan yang patut dicermati.

Di sisi kenaikan, XRP perlu merebut kembali level $1.45 terlebih dahulu untuk menunjukkan tanda awal pemulihan, lalu disusul area $1.50. Jika harga mampu menembus $1.60, itu akan menjadi sinyal breakout yang bersih dari garis tren menurun dan berpotensi mengubah prospek XRP pada April dari defensif menjadi lebih konstruktif.

Untuk saat ini, fokus utama XRP pada April adalah mempertahankan area $1.29. Death cross, mulai melemahnya keyakinan holder, keberadaan klaster suplai padat tepat di bawah harga saat ini, serta penumpukan leverage yang berisiko, semuanya menunjukkan bahwa arah dengan hambatan paling kecil masih mengarah ke bawah.

Dengan demikian, kemampuan harga bertahan konsisten di atas $1.45 akan menjadi pembeda antara reli pemulihan menuju $1.60 atau kelanjutan pelemahan menuju $1.20 atau bahkan lebih rendah.

Ikuti kami diĀ GoogleĀ News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto danĀ teknologi blockchain. CekĀ harga Bitcoin, usdt to idr dan hargaĀ saham nvidiaĀ tertokenisasi lewat Pintu Market.

Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalamanĀ trading cryptoĀ hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihatĀ harga emas perhiasan hari iniĀ dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.

Unduh aplikasi crypto Pintu melaluiĀ PlayĀ Store maupun App Store sekarang juga. Nikmati pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi.Ā Segala aktivitas jualĀ beli BitcoinĀ dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->