
Jakarta, Pintu News ā Pembahasan CLARITY Act di Senate Banking Committee berpotensi memasuki fase yang lebih jelas pada April. Di saat yang sama, tiga koin crypto Made in USA tengah mendekati titik teknikal krusial yang dapat menentukan arah pergerakannya sepanjang bulan ini.
Analis laman BeInCrypto menyoroti adanya peluang pada tiga koin populer asal Amerika Serikat, ketika kejelasan regulasi, fundamental on-chain, dan struktur grafik mulai bertemu dalam waktu yang bersamaan. Masing-masing token dinilai menawarkan profil risiko yang berbeda menjelang April.
Stellar (XLM) memasuki April dengan kombinasi katalis fundamental dan struktur teknikal yang dinilai paling kuat dibandingkan dua koin Made in USA lainnya dalam daftar ini. Pembahasan CLARITY Act pada April dinilai dapat menjadi sentimen positif bagi Stellar, mengingat jaringan ini dikenal sebagai infrastruktur pembayaran yang kompatibel dengan standar ISO 20022.
Baca juga: Harga Hyperliquid Bersiap Rebound? HYPE Uji Support Penting saat Sinyal Bullish Menguat
Selain itu, dana tokenisasi BENJI milik Franklin Templeton masih berjalan di jaringan Stellar, sementara nilai aset dunia nyata atau real-world assets (RWA) di ekosistem ini telah melampaui $1,4 miliar berdasarkan data rwa.xyz.
Dari sisi grafik harian (2/4), Stellar terlihat sedang membentuk pola inverse head-and-shoulders sejak akhir Januari. Garis neckline berada di sekitar $0,190, dan apabila breakout terjadi, target kenaikannya diperkirakan mengarah ke $0,234, atau sekitar 21,24% dari level tersebut.
Indikator Relative Strength Index (RSI), yang digunakan untuk mengukur kekuatan momentum berdasarkan kecepatan perubahan harga, turut mendukung skenario bullish ini. Dalam periode 25 Januari hingga 29 Maret, harga mencetak titik terendah yang lebih rendah, tetapi RSI justru membentuk titik terendah yang lebih tinggi.
Divergensi bullish ini masih dianggap aktif. Sebelumnya, ketika pola serupa terkonfirmasi sekitar 22 Maret, harga Stellar tercatat melonjak kurang lebih 21%.

Apabila candle harga XLM pada 3 April ditutup di atas $0,163, maka lapisan divergensi bullish tambahan akan terkonfirmasi. Hambatan awal berada di area $0,176, yang merupakan level 0,618. Sebaliknya, jika harga turun menembus $0,154, maka seluruh struktur inverse head-and-shoulders akan batal.
Dalam konteks ini, level $0,163 menjadi batas penting yang membedakan peluang reli lanjutan menuju $0,190 dengan risiko kegagalan struktur jika harga jatuh di bawah $0,154.
Cardano (ADA) menjadi aset dengan sentimen paling bearish dalam daftar ini, meskipun memiliki salah satu katalis April yang paling kuat di antara koin Made in USA. Sentimen tersebut muncul setelah Volatility Shares resmi meluncurkan ETF leverage 2x dan eksposur futures standar untuk Cardano.
Di sisi fundamental, sidechain privasi Midnight telah meluncur pada kuartal pertama 2026 dengan dukungan validator seperti Google Cloud, MoneyGram, dan Vodafone. Namun demikian, pergerakan grafik sejauh ini belum menunjukkan respons positif terhadap katalis tersebut.
Pada grafik harian, ADA terlihat membentuk pola bearish triangle dengan garis tren bawah berada di sekitar $0,2327. Dalam 30 hari terakhir, harga ADA telah turun 13%, dan pada sesi terbaru kembali melemah 4,07%, sehingga semakin mendekati area support itu di setiap pembentukan candle.
Tekanan tambahan datang dari hidden bearish divergence. Dalam periode 6 Februari hingga 1 April, harga membentuk lower high, sementara RSI justru mencetak higher high. Pola ini umumnya menandakan bahwa tren turun yang sedang berlangsung masih tetap dominan, meskipun momentum jangka pendek sempat menunjukkan perbaikan.
Jika harga turun menembus $0,232, maka area berikutnya yang berpotensi menjadi target adalah $0,219, yang merupakan dasar dari struktur pengukuran pola tersebut. Sementara itu, level pemulihan awal berada di $0,271. Sentimen baru akan berubah menjadi bullish apabila ADA mampu bergerak naik secara konsisten di atas $0,354, yang juga merupakan level 0,618.
Baca juga: Akankah Harga Pi Network Menguat Jelang Batas Upgrade Node 6 April?

Sampai hal itu terjadi, perkembangan ETF dan peluncuran Midnight masih sebatas katalis yang belum mendapatkan konfirmasi dari grafik harga. Dalam pandangan teknikal saat ini, level $0,232 menjadi batas penting antara fase konsolidasi yang masih tertahan dalam pola triangle dan potensi penurunan baru menuju titik terendah tahun berjalan di $0,219.
Algorand (ALGO) menjadi token dengan kondisi paling dilematis di antara tiga aset ini menjelang April. Pada awal tahun, Allbridge Core, yakni protokol cross-chain bridge yang memungkinkan perpindahan stablecoin antarjaringan blockchain tanpa proses wrapping, telah membuka jalur transfer USDC native ke Algorand dari Solana (SOL), Ethereum (ETH), Base, Sui (SUI), dan Stellar.
Integrasi ini memberi Algorand akses stablecoin secara langsung dari lima ekosistem besar untuk pertama kalinya, sekaligus menjawab salah satu persoalan likuiditas yang selama ini cukup lama membayangi jaringan tersebut.
Meski begitu, fundamental on-chain Algorand justru menunjukkan pelemahan. Berdasarkan data DefiLlama, total value locked (TVL) sektor DeFi di Algorand turun dari $133,27 juta pada Juli 2025 menjadi $53,76 juta. Penurunan sekitar 60% ini kontras dengan kenaikan harga bulanan sebesar 15%, sehingga muncul ketidaksesuaian antara pergerakan harga dan tingkat penggunaan fundamental jaringan.

Pada grafik harian (2/4), ALGO terlihat berpotensi membentuk pola bull flag and pole, dengan tinggi pole sekitar 39%. Namun, saat ini sedang terjadi fase pullback. Dalam rentang 5 Januari hingga 1 April pada kerangka waktu yang lebih luas, harga mencetak lower high, sementara RSI justru membentuk higher high. Pola hidden bearish divergence ini mengindikasikan bahwa momentum kenaikan mulai melemah dan membuka peluang koreksi lanjutan.
Arah ALGO sepanjang April sangat bergantung pada kemampuan harga bertahan di level $0,095. Jika penutupan harian tetap berada di atas area tersebut, struktur bull flag masih dinilai valid dan membuka peluang kenaikan menuju $0,104, lalu berlanjut ke proyeksi penuh di sekitar $0,145.

Sebaliknya, jika harga turun dan menembus $0,095, maka skenario bullish flag akan gugur. Kondisi itu juga dapat membuka risiko penurunan lebih lanjut ke area $0,079.
Untuk saat ini, level $0,095 menjadi batas yang sangat penting, karena memisahkan potensi proyeksi bull flag sebesar 39% dari kemungkinan kegagalan struktur yang sejalan dengan melemahnya fundamental DeFi Algorand.
Ikuti kami diĀ GoogleĀ News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto danĀ teknologi blockchain. CekĀ harga Bitcoin, usdt to idr dan hargaĀ saham nvidiaĀ tertokenisasi lewat Pintu Market.
Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalamanĀ trading cryptoĀ hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihatĀ harga emas perhiasan hari iniĀ dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.
Unduh aplikasi crypto Pintu melaluiĀ PlayĀ Store maupun App Store sekarang juga. Nikmati pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi.Ā Segala aktivitas jualĀ beli BitcoinĀ dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi: