Selat Hormuz Kembali Dibuka, Mampukah Bitcoin Tembus $80.000 pada Minggu Ini?

Di-update
April 18, 2026
Bagikan

Jakarta, Pintu News – Bitcoin (BTC) naik melampaui $78.000 pada hari Jumat (17/4), mencapai level tertingginya dalam lebih dari dua bulan terakhir seiring dengan terkonfirmasinya breakout double-bottom yang memacu momentum menuju zona $80.000.

Reli ini terjadi menyusul pembukaan kembali Selat Hormuz oleh Iran di bawah persyaratan gencatan senjata, yang memicu pergerakan risk-on secara luas di pasar ekuitas dan kripto. Namun, para analis masih terbelah tajam mengenai apakah BTC mampu mempertahankan dorongan tersebut untuk menembus level resistance atas yang berat.

Penutupan Mingguan Menjadi Kunci Menuju $80.000

Per 17 April, Bitcoin sempat diperdagangkan di harga $77.922, sedikit di bawah level psikologis $80.000 yang terakhir kali diuji pada 31 Januari 2026. Lonjakan ini terjadi setelah adanya laporan bahwa Iran telah membuka Selat Hormuz secara penuh, di tengah berlangsungnya ketentuan gencatan senjata.

Baca juga: Prediksi Harga Pi Network: Token PI Kembali Bangkit Seiring Membaiknya Sentimen Publik?

Dengan latar belakang ini, semua mata tetap tertuju pada apakah harga Bitcoin mampu merebut kembali level psikologis $80.000 pada akhir pekan ini, yang berpotensi mendapatkan angin segar dari sentimen risk-on yang kuat.

Analis kripto Rekt Capital menyoroti bahwa BTC telah mempertahankan posisinya di atas puncak formasi double-bottom di dekat $73.000, memposisikan harga untuk penutupan mingguan yang positif.

Namun, ia memperingatkan bahwa pola (setup) serupa pada bulan Maret berakhir dengan upside wick (sumbu atas) dan rejection (penolakan) setelahnya.

“Perkembangan Bitcoin pada kerangka waktu Harian (Daily timeframe) cukup menjanjikan, memungkinkan harga untuk bertahan di atas puncak formasi Double Bottom di sekitar $73.000… Penutupan Mingguan (Weekly Close) mendatanglah yang akan menjadi hal paling penting untuk diperhatikan,” tulis Rekt Capital.

Pada grafik harian, BTC telah mengubah level resistance sebelumnya di dekat $73.000 menjadi support, dengan penutupan harian berturut-turut di atas zona breakdown sebelumnya. Jika perilaku ini berlanjut, hal ini dapat mengonfirmasi breakout dari rentang konsolidasi multi-minggu.

Sementara itu, pasar prediksi Kalshi kini memperkirakan peluang sekitar 40% bahwa BTC akan mencapai $80.000 bulan ini, namun beberapa level kunci tetap menjadi fokus untuk Kuartal 2 (Q2).

Trader Ted Pillows mengidentifikasi $76.000 sebagai level reclaim (perebutan kembali) kunci yang dapat mendorong harga ke kisaran $78.000 hingga $80.000.

“Zona kunci untuk Bitcoin di sini adalah $76.000 dan sebuah reclaim dapat mendorong BTC menuju zona $78.000-$80.000. Di sinilah saya akan mengambil posisi short pada Bitcoin,” tulis Ted.

Memang benar, lonjakan Bitcoin melewati $76.000 memberikan titik masuk (entry) untuk posisi long, di mana pengujian singkat pada ambang batas $78.000 di hari Jumat telah mengejutkan banyak pihak yang skeptis. Menurut data Coinglass, posisi short senilai hampir $100 juta telah dilikuidasi dalam satu jam terakhir.

Peringatan Bear Market Meredam Optimisme

Meskipun terdapat struktur bullish jangka pendek, Rekt Capital juga menyoroti adanya hambatan makro yang signifikan.

Ia berpendapat bahwa agar BTC dapat membangun momentum bullish yang berkelanjutan, aset kripto ini perlu merebut kembali level $82.500 dan mematahkan rangkaian lower highs (puncak yang semakin merendah) yang telah berlangsung selama beberapa bulan terakhir.

Baca juga: Reli Meme Coin Memanas: PEPE, FLOKI, BONK, WIF, dan BOME Mendekati Zona Breakout Utama!

Sejarah menunjukkan bahwa kedua pencapaian tersebut kemungkinan tidak akan terjadi, dengan potensi bear market yang diperkirakan masih tersisa sekitar enam bulan lagi.

Exponential moving average (EMA) 21-minggu, yang cenderung bertindak sebagai resistance selama fase bear market, berada tepat di jalur harga saat ini. Kejutan minyak yang lebih luas akibat krisis Hormuz menambah lapisan ketidakpastian makro lainnya.

BTC juga sedang menumpuk di bawah pola segitiga makro (macro triangle) yang ditembusnya ke arah bawah (breakdown) beberapa bulan lalu, sebuah pola yang pada tahun 2014 berakhir dengan distribusi ke arah bawah.

QCP Group turut menggemakan kehati-hatian tersebut, mencatat bahwa para pelaku pasar derivatif masih lebih memilih perlindungan terhadap penurunan harga (downside protection). Reli ini tampaknya didorong oleh pasar spot dan bersifat rapuh, alih-alih sebuah perubahan tren struktural.

Secara terpisah, Ted Pillows mengungkapkan rencananya untuk mengambil posisi short pada BTC di sekitar zona $79.000 hingga $80.000. Ia mengutip pola dari dua puncak lokal sebelumnya di mana harga menembus level tertinggi dari capitulation candle (kandil kapitulasi) sebelum akhirnya berbalik arah.

Data On-Chain Isyaratkan Akumulasi Namun Membutuhkan Konfirmasi

Sementara itu, sejumlah indikator on-chain telah memancarkan sinyal yang beragam sepanjang bulan April. Analis CryptoQuant, Woo Mink Yu, menyoroti Bitcoin Combined Market Index, atau BCMI, yang telah turun ke kisaran 0,2 hingga 0,3.

Secara historis, zona ini menandai kondisi undervaluation (di bawah nilai wajar) yang dalam.

“Kita sedang memasuki ‘Zona Akumulasi Nilai’ (Value-Accumulation Zone). Data tersebut menunjukkan bahwa potensi penurunan menjadi semakin terbatas dibandingkan dengan potensi kenaikan jangka panjang. Namun, tunggulah stabilisasi harga untuk mengonfirmasi sinyal dasar (bottom signal) dari indeks tersebut,” tulis analis CryptoQuant, Woominkyu.

Mendukung argumen untuk reli yang lebih sehat, data CryptoQuant terpisah menunjukkan bahwa open interest di Binance telah anjlok bahkan ketika harga sedang merangkak naik.

Reli yang dibangun atas dasar permintaan spot alih-alih leverage secara signifikan mengurangi risiko terjadinya kaskade likuidasi (liquidation cascades) secara tiba-tiba.

Sementara itu, arus masuk bursa (exchange inflows) di Binance telah turun ke level tahun 2020, menunjukkan bahwa para pemegang (holders) lebih memilih untuk menahan asetnya daripada menjual saat harga sedang naik (sell into strength).

Meski begitu, sebuah titik data terpisah menandai sekitar 11.000 BTC per jam bergerak ke bursa pada minggu ini, yang merupakan tingkat tertinggi sejak Desember 2025.

Para pemegang besar mungkin sedang memposisikan diri untuk melakukan distribusi jika reli meluas lebih jauh.

Prakiraan awal untuk bulan April memproyeksikan BTC akan mencapai kisaran pertengahan $70.000-an pada akhir bulan. Penutupan harian pada hari Jumat kemungkinan akan menentukan apakah breakout BTC di atas $77.000 akan diterjemahkan menjadi dorongan nyata menuju $80.000 atau hanya menjadi upaya gagal lainnya di dalam struktur bear market yang lebih luas.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalaman trading crypto hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihat harga emas perhiasan hari ini dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.

Unduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Nikmati pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->