
Jakarta, Pintu News – Penggunaan stablecoin dalam operasi perbendaharaan (treasury) perusahaan kini telah beralih dari sekadar tren aset digital menjadi infrastruktur krusial untuk manajemen arus kas (cash flow).
Berdasarkan laporan pasar pada tahun 2025 hingga awal 2026, volume pembayaran bisnis-ke-bisnis (B2B) menggunakan stablecoin melonjak tajam hingga lebih dari 730% secara tahunan (YoY), menembus estimasi volume transaksi sebesar $390 miliar.
Perusahaan multinasional dan raksasa tekfin global seperti Stripe dan PayPal mulai mengandalkan stablecoin yang dipatok ke mata uang fiat (seperti USDC atau EURC) untuk menggantikan sistem perbankan tradisional. Hal ini memungkinkan modal berputar secara global dengan instan dan bebas dari kendala waktu operasional perbankan.
Sistem perbankan tradisional terkendala oleh siklus penyelesaian T+2 (dua hari kerja) serta ketergantungan pada bank koresponden, yang sering kali menahan likuiditas perusahaan terlalu lama. Stablecoin memecahkan masalah ini dengan infrastruktur blockchain yang beroperasi 24/7.
Transaksi B2B lintas batas yang sebelumnya membutuhkan waktu berhari-hari dengan biaya potongan tinggi kini dapat diselesaikan dalam hitungan detik hingga menit. Negara-negara dengan tingkat aktivitas bisnis tinggi seperti Amerika Serikat, Tiongkok, Hong Kong, dan Singapura saat ini mendominasi aliran dana stablecoin B2B global.

Stablecoin membawa inovasi uang yang dapat diprogram (programmable money) melalui fungsi smart contract. Tim keuangan perusahaan dapat mengotomatisasi pengeluaran kas seperti pembayaran vendor berbasis pencapaian (milestone), distribusi payroll global, hingga penarikan (sweeping) kelebihan likuiditas dari anak perusahaan ke dompet perbendaharaan pusat secara instan di akhir hari kerja.
Baca juga: Apa itu Manajemen Treasury?
Melalui integrasi API modern, transaksi stablecoin kini dapat langsung terhubung ke sistem Enterprise Resource Planning (ERP), membuat proses pemantauan dan rekonsiliasi arus kas menjadi jauh lebih cepat dan transparan.
Mengelola perbendaharaan menggunakan aset digital membutuhkan standar kontrol institusional yang ketat. Untuk mencegah kebocoran aset, perusahaan mengadopsi teknologi dompet Multi-Party Computation (MPC) yang membagi kunci akses (private keys) ke beberapa belah pihak, menghilangkan risiko kegagalan sistem tunggal.
Selain itu, manajemen kas korporat sangat menghindari volatilitas; oleh karena itu, fokus adopsi tertuju penuh pada fiat-backed stablecoin dengan transparansi cadangan (reserve) yang diaudit, memastikan nilai tukar tetap stabil untuk kebutuhan operasional sehari-hari.
Stablecoin merupakan pembaruan (upgrade) signifikan bagi sistem perbendaharaan perusahaan masa kini. Dengan mengubah jalur perbankan yang lambat dan tertutup menjadi infrastruktur onchain yang cepat, transparan, dan terotomatisasi, stablecoin memfasilitasi kelancaran arus kas secara maksimal.
Tingginya adopsi B2B saat ini menegaskan bahwa instrumen ini bukan lagi produk eksperimental Web3, melainkan infrastruktur keuangan masa depan yang terbukti mampu memangkas biaya operasional dan mempercepat perputaran modal bisnis di skala global.
Dalam pengelolaan treasury perusahaan, salah satu tantangan terbesar adalah memastikan kas yang tidak terpakai (idle cash) tetap bekerja secara optimal. Mengalokasikan kelebihan kas ke instrumen investasi yang tepat bukan sekadar pilihan — ini adalah bagian inti dari strategi manajemen likuiditas yang sehat.
Semakin banyak perusahaan kini melirik aset kripto sebagai instrumen diversifikasi jangka pendek hingga menengah, berkat likuiditasnya yang tinggi dan potensi imbal hasil yang kompetitif.
Pintu hadir sebagai solusi khusus untuk kebutuhan ini. Melalui Pintu Institusional, sebuah perusahaan dapat mengakses pasar kripto dengan infrastruktur berstandar institusi — aman, biaya rendah, dan sepenuhnya berizin serta diawasi oleh OJK.
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalaman trading crypto hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihat harga emas perhiasan hari ini dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.
Unduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Nikmati pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi: