
Jakarta, Pintu News – Harga perak murni 1 gram hari ini, Sabtu, 20 Juni 2026 berada di level Rp37.160 per gram. Dalam satuan internasional, harga perak tercatat di $2,08 per gram atau setara $64,84 per troy ounce berdasarkan kurs Rp17.786. Perak tetap menjadi alternatif investasi yang diminati karena harganya lebih terjangkau dibanding emas, sekaligus memiliki permintaan industri yang kuat di sektor elektronik, panel surya, dan medis.

| Satuan | Harga (IDR) | Harga (USD) |
|---|---|---|
| Per Gram | Rp37.160 | $2,08 |
| Per Troy Ounce (31,1 g) | Rp1.155.675 | $64,84 |
Data: harga-emas.org, Sabtu 20 Juni 2026 pukul 08:34 WIB. Kurs USD/IDR: Rp17.786
Dibandingkan penutupan sebelumnya (Jumat 19 Juni), harga perak turun 2,07% dari level $66,18/oz. Koreksi ini sejalan dengan pelemahan komoditas logam mulia secara umum di pasar global menjelang akhir pekan, dipicu oleh penguatan dolar AS dan aksi ambil untung pelaku pasar.
Harga perak dipengaruhi oleh kombinasi faktor investasi dan permintaan industri. Berbeda dengan emas yang sebagian besar didorong sentimen safe haven, sekitar separuh permintaan perak dunia berasal dari kebutuhan industri, terutama sektor manufaktur elektronik, panel surya, dan peralatan medis.
Kebijakan suku bunga bank sentral utama, terutama The Fed, juga turut mempengaruhi pergerakan harga perak. Ekspektasi penurunan suku bunga biasanya mendorong harga perak naik karena logam mulia menjadi lebih menarik dibanding instrumen berbasis bunga. Sebaliknya, sinyal hawkish dari bank sentral cenderung menekan harga.
Nilai tukar dolar AS menjadi variabel penting lainnya. Karena perak diperdagangkan dalam denominasi USD di pasar internasional, penguatan dolar membuat komoditas ini lebih mahal bagi pembeli dengan mata uang lain, yang berpotensi mengurangi permintaan dan menekan harga.
Dalam beberapa bulan terakhir, harga perak sempat menyentuh level lebih tinggi di kisaran Rp41.000–Rp45.000 per gram pada pertengahan April hingga awal Mei 2026, seiring dengan ketegangan geopolitik yang mendorong pelarian ke aset safe haven. Namun koreksi bertahap terjadi memasuki Juni 2026 setelah kondisi geopolitik mulai mereda.
Pada level saat ini, perak dinilai masih menarik oleh sebagian analis sebagai instrumen diversifikasi portofolio. Rasio harga emas terhadap perak (gold-silver ratio) yang masih berada di kisaran tinggi mengindikasikan bahwa perak berpotensi menguat lebih besar secara relatif jika sentimen pasar kembali bullish terhadap logam mulia.
Seiring berkembangnya ekosistem aset digital, kini investor bisa mendapatkan eksposur ke harga perak tanpa harus memiliki logam fisik. Silver ETF Tertokenisasi (SLVon) adalah token digital yang diterbitkan oleh Ondo Global Markets dan dirancang mengikuti pergerakan harga iShares Silver Trust (SLV), ETF perak terbesar di dunia yang dikelola BlackRock.
Setiap SLVon memiliki nilai setara dengan satu saham SLV (1:1), sehingga harganya bergerak sesuai dengan harga perak global per troy ounce. Melalui SLVon, investor dapat mengakses pasar perak secara on-chain dalam bentuk aset digital yang mudah diperjualbelikan kapan saja.
Seiring berkembangnya teknologi blockchain, kini emas tidak hanya bisa dimiliki dalam bentuk fisik seperti perhiasan atau batangan, tetapi juga dalam bentuk digital melalui aset crypto berbasis emas seperti PAX Gold (PAXG) dan Tether Gold (XAUT).
Emas crypto menawarkan cara investasi emas yang lebih fleksibel, praktis, dan modern. Beberapa kelebihannya:
Ikuti kami di Google News untuk info terkini crypto dan blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Unduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store. Nikmati web trading dengan pro charting, beragam tipe order, dan portfolio tracker di Pintu Pro.
*Disclaimer:
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.