4 Alasan XRP Dianggap Aset Paling Menarik Sepanjang Tahun Daripada BTC dan ETH

Di-update
January 11, 2026
Gambar 4 Alasan XRP Dianggap Aset Paling Menarik Sepanjang Tahun Daripada BTC dan ETH

Jakarta, Pintu News – Pasar crypto membuka 2026 dengan dinamika yang tidak biasa, di mana Ripple (XRP) justru tampil sebagai aset dengan kinerja terbaik. Dalam sepekan pertama tahun ini, XRP mencatatkan kenaikan signifikan dan mengungguli Bitcoin (BTC) serta Ethereum (ETH).

Performa ini bahkan membuat CNBC menjuluki XRP sebagai ā€œcryptocurrency darlingā€ baru. Namun, di balik lonjakan harga tersebut, terdapat sejumlah faktor fundamental dan sentimen yang ikut membentuk pergerakan pasar.

Kinerja Harga XRP Ungguli Bitcoin dan Ethereum

Sejak 1 Januari 2026, harga XRP melonjak sekitar 25%, jauh melampaui kenaikan Bitcoin yang berada di kisaran 6% dan Ethereum yang naik sekitar 10%. Perbedaan kinerja ini menunjukkan adanya rotasi minat investor ke aset crypto di luar dua pemain utama pasar. Lonjakan XRP terjadi di tengah kondisi pasar yang relatif stabil, sehingga semakin menonjol dibandingkan aset besar lainnya.

Kenaikan harga ini juga memicu narasi baru di kalangan pelaku pasar. XRP mulai dipandang sebagai trade yang ā€œkurang padatā€ dibandingkan Bitcoin dan Ethereum. Kondisi tersebut membuka ruang bagi pergerakan harga yang lebih agresif dalam jangka pendek, meskipun tetap disertai risiko volatilitas.

Dorongan dari ETF XRP dan Arus Modal

total xrp spot etf net inflow
Sumber: Cointelegraph/Coinglass

Salah satu faktor utama penguatan XRP berasal dari momentum exchange-traded fund (ETF). Sepanjang awal tahun, ETF spot XRP mencatatkan arus masuk hampir US$100 juta, atau sekitar Rp1,68 triliun, tanpa satu pun hari arus keluar. Total inflow ETF XRP kini mencapai sekitar US$1,15 miliar, setara Rp19,32 triliun.

Baca juga: Ripple (XRP) Dinobatkan Sebagai Investasi Terbaik di 2026 Menurut CNBC

Menariknya, pola arus dana ETF XRP berbeda dengan ETF Bitcoin dan Ethereum. Saat harga relatif melemah pada kuartal IV 2025, justru terjadi akumulasi pada ETF XRP. Strategi buy-the-dip ini terbukti efektif ketika harga XRP melonjak di awal 2026, mendorong kepercayaan investor jangka pendek.

Sentimen Sosial dan Data On-Chain yang Mendukung

Selain ETF, sentimen sosial juga berperan besar dalam penguatan XRP. Analisis berbasis kecerdasan buatan menunjukkan bahwa sentimen publik maupun ā€œsmart moneyā€ terhadap XRP berada di zona bullish. Narasi positif di media sosial sering kali mempercepat aliran minat ke aset crypto tertentu.

Dari sisi on-chain, cadangan XRP di bursa besar tercatat berada di level terendah dalam dua tahun. Kondisi ini biasanya mengindikasikan berkurangnya tekanan jual karena lebih sedikit token yang siap diperdagangkan. Aktivitas jaringan XRP juga meningkat signifikan, dengan jumlah transaksi naik lebih dari 50% dalam dua pekan terakhir, mencerminkan penggunaan jaringan yang semakin aktif.

Ekspansi Ripple dan Risiko yang Tetap Ada

Di luar faktor pasar, langkah strategis Ripple turut mendukung sentimen positif. Perusahaan ini dilaporkan menjalin kerja sama dengan sejumlah institusi keuangan besar di Jepang untuk mendorong adopsi XRP Ledger. Selain itu, Ripple juga memperoleh persetujuan bersyarat untuk mendirikan bank kustodian nasional di Amerika Serikat, memperkuat posisinya dalam infrastruktur cryptocurrency.

Baca juga: Ripple Tunda Rencana IPO Meski Baru Saja Galang Dana $500 Juta, Kenapa?

Meski demikian, analis mengingatkan bahwa reli berbasis sentimen dan ETF tidak selalu berkelanjutan. Arus dana ETF dapat berbalik dengan cepat, sementara metrik on-chain juga rentan berubah di tengah volatilitas tinggi. Faktor regulasi dan kondisi makroekonomi global tetap menjadi risiko eksternal yang dapat menekan harga XRP meskipun performa awal tahun terlihat kuat.

Sebagai penutup, lonjakan XRP di awal 2026 mencerminkan kombinasi antara arus modal institusional, sentimen pasar, dan langkah strategis Ripple. Keunggulan kinerja dibandingkan Bitcoin dan Ethereum menunjukkan adanya perubahan preferensi investor dalam jangka pendek. Namun, keberlanjutan tren ini masih akan sangat bergantung pada stabilitas arus dana, kondisi regulasi, dan dinamika pasar crypto secara keseluruhan.

Itu dia informasi terkini seputar crypto. Ikuti kami diĀ Google NewsĀ untuk mendapatkanĀ berita cryptoĀ terkini seputar project crypto dan teknologi blockchain. Temukan juga panduan belajar crypto dari nol dengan pembahasan lengkap melalui Pintu Academy dan selalu up-to-date dengan pasar crypto terkini sepertiĀ harga bitcoin hari ini,Ā harga coin xrp hari ini,Ā dogecoinĀ dan harga asetĀ cryptoĀ lainnya lewat Pintu Market.

Nikmati pengalamanĀ trading cryptoĀ yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi kripto Pintu melalui GoogleĀ PlayĀ Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalamanĀ web tradingĀ dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.


*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli crypto memiliki risiko dan volatilitas tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitasĀ jual beli bitcoinĀ dan investasi aset crypto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi

Bagikan

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->