
Jakarta, Pintu News – Harga Ethereum mendekati momen penentuan pada kerangka waktu mingguan, di mana struktur jangka panjang lebih penting dibandingkan volatilitas jangka pendek.
Setelah bertahun-tahun membentuk posisi terendah yang semakin tinggi dalam sebuah saluran naik, ETH baru-baru ini mencoba menembus level resistensi — namun gagal dan ditolak. Penolakan tersebut belum merusak struktur yang ada, tetapi meningkatkan ketegangan pasar.
Saat ini pasar kembali mengalami konsolidasi, dan para trader lebih memilih menunggu konfirmasi daripada berspekulasi lebih awal. Lalu, bagaimana pergerakan harga Ethereum hari ini?

Pada 9 Januari 2026, harga Ethereum tercatat berada di sekitar $3,116 atau setara dengan Rp52.697.328, mengalami penurunan 0,85% dalam 24 jam terakhir. Sepanjang periode ini, ETH sempat menyentuh level terendahnya di Rp51.627.221 dan level tertingginya di Rp53.241.844.
Saat penulisan, kapitalisasi pasar Ethereum kini berada di sekitar Rp6.317 triliun, dengan volume perdagangan harian yang naik 5% menjadi Rp399,19 triliun dalam waktu 24 jam terakhir.
Baca juga: Harga Bitcoin Capai $91.000 Hari Ini (9/1/26): Pembalikan Arah BTC Bisa Jadi Penurunan Lanjut?
Pada grafik mingguan, Ethereum masih mempertahankan saluran naik jangka panjang yang telah terbentuk sejak titik terendah siklus tahun 2022. Setiap koreksi besar selalu menghasilkan titik terendah yang lebih tinggi, yang mengindikasikan adanya permintaan yang tetap kuat di harga yang semakin tinggi.
Namun di sisi lain, ETH masih kesulitan menembus garis tren resistensi jangka panjang, sehingga membentuk rentang pergerakan yang semakin menyempit.
Kombinasi antara dukungan yang terus naik dan kenaikan harga yang tertahan ini merupakan pola klasik dari struktur kompresi volatilitas. Pasar tidak akan terus dalam kondisi terkompresi — pada akhirnya akan terjadi pergerakan yang tajam saat salah satu sisi menyerah. Yang terpenting, ETH belum menembus batas dukungan naik tersebut.
Selama struktur higher-low (titik terendah yang lebih tinggi) tetap terjaga, bias bullish secara keseluruhan pada kerangka waktu mingguan masih berlaku.
Pergerakan Ethereum yang baru-baru ini menembus resistensi namun kemudian tertolak mungkin tampak bearish sekilas. Namun sebenarnya, breakout palsu seperti ini adalah hal yang umum terjadi di dekat titik-titik balik pasar yang signifikan.
Pergerakan seperti ini biasanya:
Kondisi-kondisi ini justru sering menjadi dasar bagi pergerakan besar yang sebenarnya, bukan membatalkan potensi arah pasar. Yang lebih penting bukanlah breakout yang gagal itu sendiri, melainkan bagaimana harga bereaksi setelahnya. Hingga saat ini, Ethereum mampu menyerap penolakan tersebut tanpa menembus dukungan kunci — menunjukkan ketahanan, bukan kelemahan.
Baca juga: Harga ZEC Anjlok Setelah Tim Pengembang Zcash Mundur, Apa yang Terjadi?
Ethereum saat ini masih terjebak di antara dukungan naik dan resistensi jangka panjang. Sinyal paling penting yang sedang dinanti trader adalah penutupan candle mingguan yang bersih di atas garis tren atas, bukan hanya sebuah wick (sumbu) sementara.
Penutupan seperti ini akan mengonfirmasi breakout struktural dan berpotensi membuka jalan menuju target kenaikan ke wilayah $6.500–$7.000, sejalan dengan proyeksi jangka panjang pada grafik.
Sebaliknya, jika penolakan terus terjadi di dekat resistensi atau Ethereum kehilangan dukungan saluran naik secara tegas, maka struktur bullish akan melemah. Skenario ini kemungkinan akan menyebabkan konsolidasi yang lebih lama atau fase koreksi yang lebih dalam, sehingga menunda potensi kenaikan lebih lanjut.
Sampai salah satu dari dua skenario ini terkonfirmasi, trader sebaiknya mengantisipasi volatilitas tanpa arah yang jelas. Penutupan mingguan akan jauh lebih berarti dibandingkan pergerakan intraday, dan kesabaran menjadi kunci dalam fase struktur pasar seperti sekarang.
Kesimpulan
Grafik mingguan Ethereum kini mendekati titik penyelesaian setelah bertahun-tahun berada dalam fase kompresi. Breakout palsu yang terjadi baru-baru ini belum membatalkan struktur jangka panjang, namun menegaskan pentingnya konfirmasi ke depan.
Jika terjadi breakout mingguan yang tegas, itu akan menandai perubahan besar dalam struktur pasar. Sebaliknya, kegagalan untuk menembus resistensi akan membuat harga ETH tetap bergerak dalam rentang yang terbatas.
Sampai ada konfirmasi yang jelas, volatilitas kemungkinan akan terus berlanjut — dan dalam kondisi seperti ini, disiplin jauh lebih penting daripada sekadar prediksi.
Itu dia informasi terkini seputar crypto. Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita crypto terkini seputar project crypto dan teknologi blockchain. Temukan juga panduan belajar crypto dari nol dengan pembahasan lengkap melalui Pintu Academy dan selalu up-to-date dengan pasar crypto terkini seperti harga bitcoin hari ini, harga coin xrp hari ini, dogecoin dan harga aset crypto lainnya lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi kripto Pintu melalui Google Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli crypto memiliki risiko dan volatilitas tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli bitcoin dan investasi aset crypto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi: