5 Sinyal Teknis Bitcoin Gagal Tembus Rp1,34 Miliar: Support Rp1,17 Miliar Jadi Sorotan!

Di-update
February 3, 2026
Bagikan
Gambar 5 Sinyal Teknis Bitcoin Gagal Tembus Rp1,34 Miliar: Support Rp1,17 Miliar Jadi Sorotan!

Jakarta, Pintu News – Pergerakan harga Bitcoin kembali menjadi perhatian pelaku pasar cryptocurrency setelah gagal mempertahankan level psikologis USD 80.000 atau sekitar Rp1,34 miliar. Kondisi ini memunculkan diskusi baru terkait arah jangka pendek pasar crypto, khususnya bagi investor pemula yang mulai memperhatikan dinamika teknikal dan level support penting.

1. Bitcoin Gagal Bertahan di Atas USD 80.000

Bitcoin (BTC) tercatat belum mampu merebut kembali level USD 80.000 atau setara Rp1.343.040.000 dengan kurs 1 USD = Rp16.788. Kegagalan ini menandakan bahwa tekanan jual masih cukup dominan dalam jangka pendek di pasar cryptocurrency.

Secara teknikal, area tersebut kini berfungsi sebagai resistance yang cukup kuat. Selama BTC berada di bawah level ini, pergerakan harga cenderung terbatas dan rawan koreksi lanjutan.

Baca Juga: 5 Fakta Sejarah BTC Februari Sering Bangkit Setelah Januari Merosot!

2. Struktur Harga Jangka Pendek Masih Melemah

Dari sisi struktur pasar, Bitcoin (BTC) membentuk tren turun setelah gagal bertahan di area USD 82.500. Penurunan ini menggeser fokus pelaku pasar crypto ke area support yang lebih rendah sebagai referensi pergerakan selanjutnya.

BTC juga diperdagangkan di bawah rata-rata pergerakan sederhana 100 jam, yang sering digunakan untuk mengukur momentum jangka pendek. Kondisi ini mengindikasikan bahwa sentimen pasar masih cenderung berhati-hati.

3. Area Support USD 70.000 Mulai Diperhatikan

Level support berikutnya yang banyak diamati berada di kisaran USD 70.000 atau sekitar Rp1.175.160.000. Area ini dinilai krusial karena berpotensi menjadi titik keseimbangan antara tekanan jual dan minat beli.

Jika support ini mampu bertahan, pasar crypto berpeluang mengalami fase konsolidasi sebelum menentukan arah baru. Namun, jika ditembus, risiko penurunan lanjutan tetap terbuka secara teknikal.

4. Indikator Teknis Memberi Sinyal Konsolidasi

Beberapa indikator teknikal menunjukkan bahwa Bitcoin (BTC) sedang berada dalam fase konsolidasi. Kondisi ini umum terjadi setelah volatilitas tinggi, terutama ketika harga gagal menembus resistance utama.

Bagi investor cryptocurrency, fase konsolidasi sering kali menjadi periode evaluasi pasar. Pergerakan harga cenderung lebih sempit, tetapi tetap menyimpan potensi perubahan arah secara bertahap.

5. Implikasi bagi Investor Pemula di Pasar Crypto

Bagi investor pemula, kondisi ini menegaskan pentingnya memahami level support dan resistance dalam pasar crypto. Pergerakan Bitcoin (BTC) menunjukkan bahwa harga tidak selalu bergerak satu arah meskipun berada di fase bullish jangka panjang.

Pendekatan berbasis data dan analisis teknikal membantu investor memahami risiko tanpa harus terjebak ekspektasi berlebihan. Dengan demikian, pemahaman struktur pasar cryptocurrency menjadi lebih relevan dibandingkan sekadar mengikuti tren harga.

Baca Juga: Michael Saylor Incar Beli Bitcoin saat BTC Turun ke USD 78,000!

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, USDT to IDR dan harga saham Nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->